Kuliah daring

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Kuliah daring (bahasa Inggris: Online lecture) adalah sistem perkuliahan yang memanfaatkan akses internet sebagai media pembelajaran yang dirancang dan ditampilkan dalam bentuk modul kuliah, rekaman video, audio atau tulisan oleh pihak akademi/universitas.

Perkuliahan daring dikelola dan diselenggarakan oleh lembaga pendidikan tinggi; akademi dan atau universitas yang telah memenuhi standar kelayakan penyelenggaraan sistem perkuliahan daring yang diperuntukkan bagi segenap pembelajar yang ingin menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, baik untuk tujuan keilmuan maupun praktisi. Pada awalnya, kuliah daring merupakan solusi kuliah untuk karyawan yang ingin memiliki kesempatan untuk kuliah sambil bekerja. Seiring dengan tuntutan gaya hidup dan fleksibilitas, sistem perkuliahan daring menjadi salah satu solusi alternatif dalam pemerataan pendidikan bagi pembelajar khususnya karyawan untuk mendalami ilmu dan pengetahuan.

Perkuliahan daring tentunya harus memiliki standarisasi yang ditetapkan oleh penyelenggara pendidikan dengan pengawan lembaga pemerintah.

Manfaat[sunting | sunting sumber]

Kuliah daring atau kuliah terbuka, baik di universitas terbuka maupun di perguruan tinggi yang menyelenggarakan sistem kuliah ini memberikan solusi alternatif bagi setiap karyawan/pegawai yang ingin kuliah sambil bekerja. Dengan kuliah daring, mahasiswa dapat menyesuaikan jadwal sendiri atau berdasarkan kebijakan pihak kampus. Intinya, sistem kuliah daring lebih fleksibel - tidak terikat waktu dan tempat - selain itu, sumber materi tidak hanya didapatkan melalui materi kuliah yang telah ditetapkan sebagai sumber wajib perkuliahan. Akan tetapi, bisa juga diperoleh secara daring dengan melakukan proses menjelajah internet, penyaringan dan pengembangan wawasan mahasiswa.

Hambatan[sunting | sunting sumber]

Mengikuti sistem perkuliahan daring juga mengandung hambatan-hambatan yang cukup signifikan. Hal ini dilihat dari sisi pembelajar dan kelengkapan proses pembelajaran.

Pelajar[sunting | sunting sumber]

Dengan kuliah daring, mahasiswa akan lebih sering berinteraksi dengan internet. Tidak semua data dan informasi di dunia internet itu benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Kurangnya informasi kebenaran informasi membuat mahasiswa menjadi kurang sensitif di dalam mensikapi validitas aspek keilmuannya.

Selain itu, mahasiswa yang sudah terbiasa berinteraksi dengan dunia daring, tidak sedikit yang malah membuang-buang waktu ke hal-hal lain yang tidak berkaitan dengan materi kuliah, misalnya, karena tertarik dengan iklan dimana informasi dan materi kuliah itu berada.

Perlengkapan[sunting | sunting sumber]

Kelengkapan proses pembelajaran merupakan salah satu faktor penting. Kurangnya persiapan dalam hal perlengkapan proses pembelajaran dalam bentuk akses internet menjadi hal vital. Dengan kata lain, mahasiswa yang mengambil program kuliah daring secara tidak langsung telah memiliki kelengkapan akses internet yang memadai untuk mendukung proses pembelajaran.