Lompat ke isi

Kompartementalisasi (psikologi)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Kompartementalisasi adalah mekanisme pertahanan psikologis di bawah alam sadar untuk menghindari disonansi kognitif atau ketidaknyamanan dan kecemasan pikiran yang terjadi ketika seseorang memiliki nilai dan kepercayaan yang saling bertentangan. Dengan cara ini, individu dapat memperlakukan setiap persoalan secara terpisah. Kompartementalisasi sering berfungsi sebagai mekanisme koping dalam menghadapi aspek kehidupan yang kompleks serta berisiko menimbulkan konflik.[1]

Dengan melakukan kompartementalisasi, gagasan-gagasan yang saling berlawanan tersebut dapat dianut pada saat yang sama dengan menghalangi interaksi antara keadaan diri yang "terkompartementalisasi" atau terpisah-pisah.[2]

Menurut ilmu psikoanalisis, isolasi memisahkan pikiran dari perasaan, tetapi kompartementalisasi memisahkan kepercayaan-kepercayaan yang saling berlawanan.[3] Kompartementalisasi mungkin terkait dengan rasionalisasi sebagai pertahanan intelektual sekunder.[4]

Otto Kernberg telah menggunakan istilah "intervensi yang menjembatani" yang mengacu kepada upaya profesional untuk membatasi komponen yang terkompartementalisasi di dalam pikiran seorang pasien.[5]

Konsep kompartementalisasi berakar dari psikologi, terutama dalam teori psikoanalitik yang dikembangkan Sigmund Freud pada awal abad ke-20. Freud menempatkannya dalam kerangka mekanisme pertahanan ego, dengan pandangan bahwa individu cenderung memisahkan pikiran, emosi, dan dorongan yang bertentangan ke dalam bagian-bagian mental terpisah untuk mereduksi kecemasan sekaligus menjaga konsistensi diri. Pemikiran Freud mengenai kompartementalisasi menjadi landasan bagi pengembangan lebih lanjut oleh para psikolog dan ahli teori berikutnya. Pada paruh kedua abad ke-20, munculnya psikologi kognitif dan perilaku menandai tahap penting dalam evolusi konsep ini, karena memberikan ruang untuk kajian lebih mendalam mengenai cara kompartementalisasi berfungsi dalam berbagai konteks, termasuk respons terhadap stres dan strategi koping.[6]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Compartmentalize: Psychology Definition, History & Examples". Dr. Philip G. Zimbardo (dalam bahasa American English). 2023-12-03. Diakses tanggal 2025-09-17.
  2. Tangney. Handbook of self and identity. Guilford Press. hlm. 58–61. ISBN 978-1-4625-0305-6.
  3. Nancy McWilliams, Psychoanalytic Diagnosis (2011) hlm. 135-6
  4. McWilliams, hlm. 200 dan hlm. 136
  5. Salman Akhtar, Comprehensive Dictionary of Psychoanalysis (2009) p. 42
  6. Zeittafel Anna Freud. Wien: Böhlau Verlag. 2014-12-31.