Lompat ke isi

Kepulauan Batu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kepulauan Batu
Geografi
Koordinat0°12′S 98°30′E / 0.200°S 98.500°E / -0.200; 98.500
Luas1202,1 km2
Pemerintahan
NegaraIndonesia
Kependudukan
Penduduk21.643 jiwa
Peta
Rumah masyarakat di Pulau Tello, 1922.

Kepulauan Batu adalah sebuah kepulauan yang terletak di sebelah barat Pulau Sumatra, antara Pulau Nias dan Pulau Siberut, Kepulauan Mentawai. Kepulauan Batu termasuk ke dalam daerah Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara. Kepulauan Batu terbagi menjadi tujuh kecamatan di bawah Kabupaten Nias Selatan yaitu:

Kecamata Luas daerah dalam km2 Jumlah penduduk dalam sensus 2010 Jumlah penduduk dalam sensus 2020 Ibu kota (pulau) Jumlah desa Kode pos
Tanah Masa 451.43 (b) 4,807 Baluta (di Pulau Tanamasa) 12 22887
Pulau-Pulau Batu Timur 372.05 2,483 3,091 Labuhan Hiu (di Pulau Pini) 10 22884
Hibala(a) 225.75 9,620 7,716 Eho (di Pulau Tanabala) 17 22881
Pulau-Pulau Batu (c) 105.09 16,365 9,731 Pasar Pulau Tello (di Pulau Tello) 22 22882
Pulau-Pulau Batu Barat(e) 21.06 (d) 2,320 Bawositora (di Pulau Sigata) 9 22883
Simuk 20.42 (d) 1,934 Gobo (di Pulau Simuk) 6 22886
Pulau-Pulau Batu Utara (f)

(North Batu Islands)

6.30 (d) 3,894 Silima Banua Marit (di Pulau Marit) 12 22885
Total 1,201.10 28,468 33,493 88

Catatan:

(a) Kecamatan Hibala sekarang terdiri atas 42 pulau, terutama Pulau Tanahbala, namun juga termasuk Pulau Bojo di sebelah selatannya.

(b) Jumlah penduduk Kecamatan Tanah Masa pada tahun 2010 (yang mencakup bagian Pulau Tanahmasa yang sebelumnya merupakan bagian dari Kecamatan Hibala) termasuk dalam jumlah penduduk Kecamatan Hibala tahun 2010.

(c) Kecamatan Pulau-Pulau Batu sekarang mencakup berbagai pulau kecil, termasuk Tello, Batumakele, dan Sibele.

(d) Jumlah penduduk tahun 2010 untuk Kecamatan Simuk (Pulau Simuk), Kecamatan Pulau-Pulau Batu Barat, dan Kecamatan Pulau-Pulau Batu Utara termasuk dalam jumlah penduduk Kecamatan Pulau-Pulau Batu tahun 2010.

(e) Mencakup sejumlah pulau kecil termasuk Sigata, Sipika, Pono, Sibaranu, Hayo, dan Bintuang.

(f) Mencakup sejumlah pulau kecil termasuk Marit, Lorang, Memong, dan Lorang.

Garis khatulistiwa melintasi kepulauan ini, di sebelah utara Tanahmasa dan di selatan Pini. Secara administratif, Pulau Pini beserta pulau-pulau kecil di sekitarnya membentuk Kecamatan Pulau-Pulau Batu Timur di Kabupaten Nias Selatan. Sisa kepulauan ini pada Sensus 2010 sebelumnya terdiri atas Kecamatan Pulau-Pulau Batu dan Kecamatan Hibala dalam kabupaten yang sama, tetapi keduanya kemudian telah dimekarkan menjadi kecamatan-kecamatan baru: Kecamatan Tanahmasa dibentuk dari sebagian Kecamatan Hibala, dan tiga kecamatan baru dibentuk dari bagian Kecamatan Pulau-Pulau Batu, yaitu Kecamatan Pulau-Pulau Batu Barat, Pulau-Pulau Batu Utara (yang terletak di utara Tanahmasa), dan Kecamatan Simuk. Kecamatan-kecamatan awal tetap ada tetapi dengan wilayah dan jumlah penduduk yang berkurang, sehingga kini pulau-pulau tersebut membentuk tujuh kecamatan yang terpisah.

Kepulauan ini dapat diakses melalui jalur laut serta melalui jalur udara lewat Bandar Udara Lasondre.

Masyarakat

[sunting | sunting sumber]

Penduduk Kepulauan Batu telah memiliki interaksi yang cukup intens dengan penduduk Nias di sebelah utaranya, dan sama seperti penduduk Nias, penduduk Kepulauan Batu menggunakan bahasa yang sama (Bahasa Nias). Pulau-pulau ini kadang-kadang menjadi tujuan para budak yang melarikan diri dari Nias, dan dalam dekade terakhir telah menjadi tujuan bagi kapal charter peselancar dari Padang, Sumatera Barat.

Kepulauan ini pernah dikunjungi oleh Simon Reeve dalam acara Equator, sebuah serial TV BBC tahun 2006.

Bibliografi

[sunting | sunting sumber]
  • Badan Pusat Statistik Kabupaten Nias Selatan (2017). Kabupaten Nias Selatan Dalam Angka 2017. Telukdalam: Badan Pusat Statistik Kabupaten Nias Selatan. ISBN 978-602-6345-65-3.