Kategori konservasi IUCN

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari

Kategori konservasi IUCN dikeluarkan IUCN untuk membantu dalam melakukan klasifikasi terhadap spesies-spesies yang terancam kepunahan. Kategori konservasi IUCN telah mengalami beberapa kali revisi:

  • Versi 1.0: Mace and Lande (1991). Dokumen pertama yang mendiskusikan aturan baru untuk klasifikasi.
  • Versi 2.0: Mace et al. (1992). Revisi besar terhadap versi 1.0.
  • Versi 2.1: IUCN (1993).
  • Versi 2.2: Mace and Stuart (1994)
  • Versi 2.3: IUCN (1994).
  • Versi 3.0: IUCN/SSC Criteria Review Working Group (1999)
  • Versi 3.1: IUCN (2001).

Kategori konservasi versi 3.1[sunting | sunting sumber]

Punah (Extinct; EX)[sunting | sunting sumber]

Suatu takson dinyatakan Punah apabila tidak ada keraguan lagi bahwa individu terakhir sudah mati. Takson diasumsikan punah ketika survai secara terus menerus pada habitat yang diketahui pada rentang waktu tertentu gagal untuk menemukan satu individu. Survai dilakukan sesuai dengan siklus kehidupan dari spesies yang dipelajari.

Punah di alam liar (Extinct in the wild; EW)[sunting | sunting sumber]

Sebuah takson dinyatakan punah di alam liar ketika taxon tersebut diketahui hanya bisa ditemui di penangkaran tertentu.

Kritis atau sangat terancam punah (Critically endangered; CR)[sunting | sunting sumber]

Sebuah takson dinyatakan Kritis atau sangat terancam akan kepunahan apabila memenuhi salah satu kriteria A sampai E untuk sangat terancam punah (bagian V) sehingga dianggap sedang menghadapi risiko tinggi kepunahan di alam liar.

Terancam (Endangered; EN)[sunting | sunting sumber]

Sebuah takson dinyatakan genting ketika dinyatakan memenuhi salah satu kriteria A sampai E untuk keadaan genting (bagian V), sehingga dianggap sedang menghadapi risiko tinggi kepunahan di alam liar.

Rentan (Vulnerable; VU)[sunting | sunting sumber]

Sebuah takson dinyatakan Rentan ketika data-data mengindikasikan kesesuaian dengan salah satu kriteria A sampai E untuk Rentan atau Rawan (bagian V), sehingga dianggap sedang menghadapi risiko tinggi kepunahan di alam liar.

Risiko Rendah (Low Risk; LR)[sunting | sunting sumber]

Tergantung Konservasi (Conservation Dependant; CD)[sunting | sunting sumber]

Hampir Terancam (Near Threatened; NT)[sunting | sunting sumber]

Sebuah takson dinyatakan mendekati terancam punah apabila dalam evaluasi tidak memenuhi kategori Kritis, Genting, atau Rentan pada saat ini tetapi mendekati kualifikasi atau dinilai akan memenuhi kategori terancam punah dalam waktu dekat.

Risiko Rendah (Least Concern; LC)[sunting | sunting sumber]

Sebuah takson dinyatakan berisiko rendah ketika dievaluasi, tidak memenuhi kriteria Kritis (Critically Endangered; EN), Genting (Endangered; EN), Rentan (Vulnerable; VU), atau Mendekati Terancam Punah (Near Threatened; NT).

Data Kurang (Data Deficient; DD)[sunting | sunting sumber]

Sebuah takson dinyatakan "informasi kurang" ketika informasi yang ada kurang memadai untuk membuat perkiraan akan risiko kepunahannya berdasarkan distribusi dan status populasi.

Tidak dievaluasi (Not Evaluated; NE)[sunting | sunting sumber]

Sebuah takson dinyatakan "tidak dievaluasi" ketika tidak dievaluasi untuk kriteria-kriteria di atas.

Tidak diketahui (Not Recognized; NR)[sunting | sunting sumber]

Kemungkinan punah (Possibly extinct; PE)[sunting | sunting sumber]

Kemungkinan punah di alam liar (Possibly extinct in the wild; PE)[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]