Karantina wilayah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Karantina wilayah (padanan istilah dalam bahasa Inggris: lockdown) adalah penerapan karantina terhadap suatu daerah atau wilayah tertentu dalam rangka mencegah perpindahan orang, baik masuk maupun keluar wilayah tersebut, untuk tujuan tertentu yang mendesak.[1] Kebijakan karantina wilayah ditetapkan oleh sebuah negara yang mengalami keadaan darurat seperti perang atau wabah penyakit menular. Istilah ini banyak dikenal akibat adanya pandemi penyakit koronavirus 2019 (COVID-19) yang tersebar secara masif di berbagai negara.

Penerapan di Indonesia[sunting | sunting sumber]

Dalam catatan sejarah, Indonesia pernah menerapkan karantina wilayah pertama kali ketika pada masa Hindia Belanda. Tepatnya pada tahun 1911−1916. Kala itu, Pulau Jawa dan Sumatra mengalami wabah pes yang episentrumnya, terletak di kota Malang. Tercatat pada kisaran waktu tersebut, wabah pes di dua pulau itu memakan sebanyak 1911 korban jiwa. Karantina wilayah pun diadakan dan menjadi karantina wilayah yang pertama kali di Indonesia. Akhirnya, karantina ini pun menghasilkan efek yang signifikan berupa turunnya angka penularan wabah pes yang kemudian berangsur dengan hilangnya wabah tersebut.[2][3]

Saat ini, karantina wilayah diatur dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.[4] Dalam Undang-Undang ini, karantina wilayah didefinisikan sebagai pembatasan penduduk dalam suatu wilayah termasuk wilayah pintu masuk beserta isinya yang diduga terinfeksi penyakit dan/atau terkontaminasi sedemikian rupa untuk mencegah kemungkinan penyebaran penyakit atau kontaminasi. Pemerintah pusat Indonesia dapat menetapkan karantina wilayah sebagai respons terhadap Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia (KKMMD).

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "LOCKDOWN | meaning in the Cambridge English Dictionary". dictionary.cambridge.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-03-18. 
  2. ^ Permana, Rakhmad Hidayatulloh. "Penjajah Belanda Pernah Karantina Wilayah Saat Wabah Pes, Apa Hasilnya?". detiknews. Diakses tanggal 2020-04-07. 
  3. ^ "Sejarah Mencatat, Indonesia Pernah Diserang Wabah Penyakit Menular Hingga Karantina Wilayah yang Diabaikan". Jatim TIMES. 2020-03-31. Diakses tanggal 2020-04-07. 
  4. ^ Pemerintah Indonesia (2018). Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Jakarta: Sekretariat Negara.