Japan Pencak Silat Association

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Japan Pencak Silat Association
Japsa.jpg
JAPSA
Tanggal pembentukan 1996 oleh Both Sudargo di Jepang
Jenis Organisasi Pencak Silat
Kantor pusat 4F M6 BLDG, 6-4-8, Shinbashi, Minato-ku, Tokyo 105 - 0004 Japan
Wilayah layanan
Jepang
President
Kyoko Soda

Japan Pencak Silat Association adalah organisasi asosiasi pencak silat di Jepang yang didirikan oleh Both Sudargo pada tanggal 28 November 1996 dan diresmikan oleh Duta Besar RI untuk Jepang, Wisber Louis[1].

Pada saat mendirikan Japan Pencak Silat Association atau yang disingkat JAPSA ini, Both Sudargo bertugas sebagai Atase Perhubungan di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tokyo, Jepang. Both adalah pendekar dari Kelatnas Indonesia Perisai Diri yang sebelumnya adalah pendiri Perisai Diri di Bandung pada tahun 1964.

Pada saat pertama kali JAPSA dibuka, 65 orang langsung ikut berlatih, sebagian besar di antaranya adalah orang Jepang. Both pada awalnya membawa tiga pelatih pencak silat dari Indonesia ke Jepang. Mereka adalah Soesilo Soedarmadji (dari Perisai Diri), Yulie Purwanto (dari Merpati Putih)[2] dan Djaja (dari Panglipur). Mereka bersama-sama mengembangkan pencak silat di Jepang, walaupun untuk itu Both mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk keperluan ketiga orang pelatih itu selama mereka berada di Jepang.

Dalam perkembangannya ternyata salah seorang pelatih, yaitu Djaja yang sudah berkeluarga, pada suatu saat kembali ke Indonesia dan tidak kembali lagi. Soesilo sekarang sudah dapat membawa keluarga untuk mendampinginya di Jepang.

Ternyata usaha Both tidak sia-sia. Pertama kali diperkenalkan, hanya terdapat dua tempat latihan, yaitu Sasana Pencak Silat Indonesia di Balai Indonesia dan di Hirasuka. Kini akan ditambah satu sasana lagi di Osaka dengan tempat latihan beranggotakan 30 s.d. 40 orang. Both mengembangkan pencak silat ini di Jepang karena dulu belum ada.

Berdasarkan pengalaman di negara-negara lain dan di Indonesia sendiri, pencak silat ini terlalu banyak ragamnya dan lebih banyak menonjolkan perguruan atau aliran daripada pencak silatnya sendiri. Kadang-kadang secara tidak sadar mereka lebih bangga terhadap perguruan daripada pencak silatnya sendiri. Alasan inilah yang menyebabkan Both selalu menekankan kepada murid-muridnya bahwa yang nomor satu adalah pencak silat, baru perguruan, walaupun nantinya akan kembali juga ke perguruannya masing-masing untuk memperdalamnya. Karena itu dalam JAPSA tidak ada yang menonjolkan nama perguruan, semuanya menjadi kesatuan pencak silat Indonesia.

Falsafah Palem Raja yang diperoleh dari hasil renungannya selama ini mengandung arti pohon yang indah dan kuat. Walaupun diterpa berbagai macam cobaan, pohon itu tetap tegar dan kokoh. Both seratus persen yakin, suatu saat bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang besar dan menjadi panutan dunia, asalkan bergantung kepada Yang Satu.

Bertempat di gedung Padepokan Nasional Pencak Silat Indonesia TMII Jakarta, digelar acara penganugrahan kepada Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Yutaka Iimura, atau biasa disapa Iimura San, sebagai Pendekar Kehormatan Pencak Silat. Gelar ini diberikan oleh Persilat (Persekutuan Pencak Silat Antara-Bangsa) pada tanggal 19 Maret 2006 yang lalu[3].

Iimura memang cukup dikenal sebagai duta besar yang sangat perhatian terhadap seni dan budaya Indonesia, termasuk pencak silat itu sendiri, karena jasa-jasanya yang tidak sedikit dalam memperkenalkan pencak silat sebagai beladiri tradisional nusantara, baik di negara Jepang maupun di kancah internasional.

Pemberian gelar Pendekar Kehormatan berkaitan dengan masa tugas Iimura sebagai Duta Besar di Indonesia yang akan segera berakhir. Harapan Persilat melalui acara penganugrahan ini adalah untuk memberikan pengharagaan dan ungkapan terima kasih atas kerja sama selama ini dan juga yang akan datang agar pencak silat dapat diperkenalkan kepada dunia sebagai salah satu olahraga beladiri yang memiliki potensi yang baik, karena kita mengetahui bahwa Jepang sendiri memiliki beberapa olahraga beladiri yang cukup dikenal oleh dunia karena mereka memiliki system yang cukup baik dalam mengelola dan menyebarkan ke seluruh dunia. Sedangkan, semoga perkembangan pencak silat di Jepang akan berdampak baik kepada perkembangan olahraga beladiri pencak silat di dunia.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Website Persilat (Persekutuan Pencak Silat Antarabangsa) Website Kelatnas Indonesia Perisai Diri Komisariat Jepang Website Kelatnas Indonesia Perisai Diri Kota Batam Website PPS Betako Merpati Putih Kolat Gerung Website Batampos Cyber Website Cizma

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Majalah Duel
  2. ^ Batam Post, Jumat 7 Agustus 2015
  3. ^ Bali Post, Selasa 21 Maret 2006