Tempat istirahat: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
1.129 bita ditambahkan ,  11 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
== Ketentuan istirahat ==
Dalam peraturan perundangan mengenai<ref>Undang-undang No 14 Tahun 1992 tentang Lalu Lintas dan Angkutan jalan</ref> [[Lalu Lintas]] dan Angkutan Jalan ada ketentuan yang menyebutkan bahwa setiap mengemudikan [[kendaraan]] selama 4 [[jam]] harus istirahat selama sekurang-kurangnya setengah jam, untuk melepaskan kelelahan, tidur sejenak ataupun untuk minum [[kopi]] ataupun [[makan]] ataupun ke kamar kecil/[[toilet]].
 
==Keselamatan dan keamanan lalu lintas==
Untuk meningkatkan [[keselamatan lalu lintas]] dari kendaraan yang melewati tempat istirahat dengan kendaraan yang keluar masuk ke tempat istirahat harus direncanakan sedemikian sehingga konflik dapat diminimalisasi, terutama pada tempat istirahat yang ditempatkan pada pada salah satu sisi di jalan dua arah karena akan terjadi konflik bersilangan untuk kendaraan yang memotong jalan masuk ke tempat istirahat. Keadaan ini menjadi masalah besar di jalan arteri nasional yang arus lalu lintasnya sudah tinggi tetapi belum ada [[median jalan]]nya.Di jalan tol tempat istirahat dilengkapi dengan lajur percepatan dan lajur perlambatan agar kendaraan yang masuk ataupun keluar dari tempat istirahat dapat menyesuaikan kecepatan pada lajur percepatan ataupun lajur perlambatan.
 
Masalah lain yang juga ditemukan ditempat istirahat yang tidak terlalu ramai adalah masalah kriminal, dimana dilakukan pencurian ataupun pemerasan terhadap pengguna tempat istirahat, ataupun tempat istirahat dijadikan tempat untuk melakukan Rendezvous, pacaran yang strategis.
 
== Fasilitas tempat istirahat ==
== Referensi ==
{{reflist}}
 
{{Commons category|Rest areas}}
 
[[Kategori:Jalan]]
1.130

suntingan

Menu navigasi