Limbad: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
2.278 bita dihapus ,  3 tahun yang lalu
Menolak perubahan teks terakhir (oleh 120.188.79.81) dan mengembalikan revisi 13159675 oleh RaymondSutanto
(Menolak perubahan teks terakhir (oleh 120.188.79.81) dan mengembalikan revisi 13159675 oleh RaymondSutanto)
 
== Kehidupan pribadi ==
Limbad dahulu merupakan seorang PNS di salah satu instansi pemerintahan di Kabupaten Tegal yang mulai berdinas sejak tahun 1991 setelah lulus test CPNS.
 
Selama menjadi PNS, Limbad bukannya bahagia malah sering mengalami dilema lantaran kerap melanggar peraturan seperti bolos kerja dan absen' bahkan Limbad sendiri mengaku pernah dipotong gajinya lantaran tidak mau ikut Kampanye Pemilu 1997 yang mewajibkan semua PNS mencoblos partai penguasa kala itu, Golkar.
 
Menjelang tahun 1999, Limbad memutuskan untuk pensiun dini ketika usianya masih 27 tahun' hal ini diakibatkan oleh kerasnya hukuman dari atasannya sendiri.
 
Tidak kuat jadi sasaran kemarahan atasannya itu, ia pun banting setir jadi kuli bangunan.
 
Uang dari hasil kerjanya sebagai kuli bangunan ia gunakan untuk membeli burung gagak setelah ia memperolehnya dari seorang penadah hewan-hewan langka di kawasan Kecamatan [[Jatinegara, Tegal]].
 
Setelah membeli burung gagak itu, Limbad memeliharanya dengan ulet bahkan sampai tidak lupa diberi pakan yang lengkap.
 
Limbad mengaku mengalami kejadian yang diluar nalar semenjak memelihara burung gagak itu di rumahnya, ada semacam aura ghaib yang membuat dirinya memiliki kemampuan metafisika layaknya dukun. Akhirnya Limbad pun membuktikannya dengan menyayat urat nadi dengan silet, tapi ternyata siletnya justru patah' pasca patahnya silet yang digunakan untuk memotong urat nadinya, Limbad menganggap ini adalah mukjizat dari Allah SWT atas ketegarannya selama ini.
 
Ia pun mantap menjadi pesulap kala ia pertama kali mempraktekkan keahliannya di depan anggota keluarganya' dan keluarganya pun terkagum-kagum atas aksi hebatnya itu.
 
Lalu, Limbad pun berkarir sebagai pesulap keliling sambil menjelajahi beberapa Kabupaten/Kota di Jawa Tengah bahkan sampai ke Jakarta hingga membawanya menjadi salah satu kontestan ajang pencarian bakat sulap nasional yang diberi nama The Master.
 
Limbad pun sukses merajai panggung sulap dan membuatnya kembali merasakan kesejahteraan seusai pensiun dini dari dunia kerja sebagai PNS.
 
Dari hasil pernikahannya dengan Susi Indrawati, Limbad dikaruniai tiga orang putra/putri masing-masing: Muhammad Mahardika, Gina, dan Kesya. Keluarga ini sebelumnya menetap di Desa Dukuhwringin, [[Slawi, Tegal|Kecamatan Slawi]], [[Kabupaten Tegal]]. Namun kini, setelah menandatangani 'kontrak bisu' dengan salah satu stasiun televisi nasional, Limbad beserta istri dan putri bungsunya pindah di [[Jakarta]]. Selain para asistennya, Susi Indrawati merupakan juru bicara yang menyampaikan pemikiran Limbad kepada media cetak dan media elektronik.
 
Limbad pernah membuat heboh publik ketika memproklamirkan diri sebagai Calon Bupati Tegal Periode 2013-2018 lewat Partai Hanura, namun karena dianggap sebagai pencitraan semata' maka urunglah niat Limbad menjadi orang nomor satu di Tegal itu.
 
== Penghargaan ==
1.465

suntingan

Menu navigasi