Iqbal Alan Abdullah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Iqbal Alan Abdullah
220px
Lahir11 Januari 1960 (umur 59)
Bendera Indonesia Jakarta
KebangsaanBendera Indonesia Indonesia
PekerjaanPengusaha dan politisi
Dikenal atas- Tokoh pariwisata
- Anggota DPR-RI
Suami/istriEvita Nursanty

Iqbal Alan Abdullah (lahir di Jakarta, 11 Januari 1960; umur 59 tahun) [1] adalah seorang pengusaha dan politisi Indonesia. Ia merupakan pemimpin perusahaan PT Royalindo Expo Duta yang bergerak di dunia pariwisata, dan telah banyak melaksanakan iven-iven pariwisata, baik tingkat nasional maupun internasional. Ia juga dipercaya untuk memimpin organisasi sebagai Ketua Umum Asosiasi Kongres dan Konvensi Indonesia (AKKINDO) dan Ketua Umum Dewan Pariwisata Indonesia.[2]

Di dunia politik, Iqbal pernah duduk sebagai anggota dewan di DPR-RI periode 2009 - 2014 mewakili Partai Hanura melalui daerah pemilihan Banten. Oleh fraksinya, Iqbal ditugaskan di Komisi VII yang mengurusi bidang Energi Sumber Daya Mineral, Riset, Teknologi, dan Lingkungan Hidup.[2]

Dalam bursa calon menteri kabinet Jokowi - JK pada 2014 lalu, Iqbal Alan Abdullah mendapatkan paling banyak dukungan dari kalangan industri pariwisata nasional di samping nama Sapta Nirwandar dan Yanti Sukamdani yang diusulkan sebagai calon menteri pariwisata pada Kabinet Kerja tersebut.[3][4]

Iqbal Alan Abdullah merupakan cucu dari salah seorang pejuang nasional Indonesia, Bagindo Dahlan Abdullah asal Pariaman, Sumatra Barat.[5]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Profil Iqbal Alan Abdullah" Detik.com. Diakses 05 Juni 2015.
  2. ^ a b "Iqbal A. Abdullah, Presdir PT Royalindo Expo Duta" RMOL, 10 September 2008. Diakses 05 Juni 2015.
  3. ^ "Industri pariwisata usulkan tiga nama kepada Jokowi" Antara, 02 September 2014. Diakses 05 Juni 2015.
  4. ^ "Tiga Nama Diusulkan Industri Pariwisata Jadi Menteri Pariwisata" Bisniswisata.co.id, 02 September 2014. Diakses 05 Juni 2015.
  5. ^ "Dahlan Abdullah Pantas Jadi Pahlawan Nasional" Surya Suryadi, Singgalang, 25 Agustus 2014. Diakses 05 Juni 2015.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]