Injil Istri Yesus

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Injil Istri Yesus, recto.

"Injil Istri Yesus" merupakan sebuah nama yang diberikan untuk sebuah fragmen papirus yang ditulis dalam bahasa Koptik Mesir yang memuat tulisan: "Yesus berkata kepada mereka, 'istriku...'".[1] Naskah fragmen ini diduga merupakan hasil terjemahan pada abad ke-4 dari "sebuah injil yang kemungkinan ditulis dalam bahasa Yunani pada pertengahan kedua abad ke-2."[2] Naskah ini sekarang terbukti adalah suatu pemalsuan, yang diakui pula oleh orang yang pertama kali mengumumkannya.[3]

Pengumuman dan bantahan[sunting | sunting sumber]

Profesor Karen L. King (yang mengumumkan penemuan papirus ini pada tahun 2012) dan mahasiswinya AnneMarie Luijendijk menamai fragmen ini "Injil Istri Yesus" sebagai referensi,[4] namun selanjutnya mengakui bahwa penamaan tersebut kontroversial. King sendiri menekankan bahwa fragmen ini tidak dijadikan bukti bahwa Yesus pernah menikah.[5] Luijendijk dan ahli papirologi Roger S. Bagnall mendukung keaslian papirus ini, bahkan Luijendijk sendiri berpendapat bahwa papirus ini tidak mungkin dipalsukan. Profesor Alberto Camplani dari Universitas Roma La Sapienza, yang diminta melakukan analisis yang menjadi dasar artikel surat kabar Vatikan tersebut di atas, selanjutnya meragukan kepalsuan fragmen papirus ini dan menyatakan pada tahun 2012 dalam sebuah dokumenter televisi, "Kesan pertama saya adalah bahwa itu palsu, tetapi saya melihat fragmen tersebut di surat kabar dalam sebuah foto yang buruk. Sekarang saya cenderung percaya bahwa itu merupakan papirus kuno dan bukan pemalsuan dari zaman modern."[6] Pada kesempatan lain, Profesor Camplani menambahkan bahwa teks papirus tersebut, "harus ditafsirkan secara simbolis."[7] Namun kemudian, surat kabar semi-resmi Vatikan, L'Osservatore Romano, telah menyebut fragmen ini sebagai "pemalsuan yang sangat modern".[8] Sejumlah pakar independen kemudian membuktikan hal ini, misalnya dengan menunjukkan bahwa papirus tersebut memuat kesalahan tipografi yang sama dengan kesalahan yang terdapat pada salinan daring modern dari teks bersangkutan.[9]

Penanggalan radiometrik memastikan bahwa papirus itu dari Abad Pertengahan, dan analisis lebih lanjut mengenai bahasa membuat kebanyakan sarjana menyimpulkan bahwa naskah itu disalin dari Injil Tomas.[10] Asal usul fragmen dan kemiripannya dengan fragmen lain yang secara luas diyakini palsu dari pemilik yang sama dan tidak diketahui namanya itu mendukung konsensus di antara para sarjana bahwa teks itu adalah pemalsuan modern yang ditulis di atas suatu lembaran papirus dari abad pertengahan.[10]

Analisis teks[sunting | sunting sumber]

Bahan papirus itu telah dianalis dengan metode penanggalan radiometrik oleh Harvard University dan Woods Hole Oceanographic Institution dan menghasilkan rata-rata tarikh 741 M.[11] Namun, teks yang tertulis di atasnya terbukti memuat sejumlah kesalahan yang menunjukkan kepalsuannya.[12][13][14][15]

Pada bulan Oktober 2012, Andrew Bernhard mengamati adanya kemiripkan kuat antara "Grondin's Interlinear of the Gospel of Thomas" dengan teks ini dan rupanya orang yang memalsu itu menggunakan pustaka tersebut untuk menyusun teks Injil Istri Yesus ini. Karen King sekarang menyediakan terjemahan interlinear yang diberikan kepadanya oleh pemilik papirus itu, dan Bernhard memperlihatkan bahwa setiap barisnya terbukti merupakan salinan dari Grondin's Interlinear.[16]

Karena adanya kemiripan luar biasa antara dua teks yang berbeda itu, sangatlah mungkin bahwa Gos. Jes. Wife ("Injil Istri Yesus") sesungguhnya adalah suatu "sulaman" ("patchwork") Gos. Thom ("Injil Tomas"). Kemungkinan besar, naskah itu disusun setelah tahun 1997 ketika Grondin's Interlinear pertama kali diterbitkan online.[16]

Leo Depuydt dari Brown University menemukannya lucu bahwa dalam Injil Istri Yesus, kata "[punya-]ku" pada frasa "istriku" ditulis dalam huruf tebal, sepertinya menekankan gagasan bahwa Yesus telah menikah. Depuydt juga mengatakan tidak pernah melihat tulisan huruf tebal digunakan dalam teks Koptik manapun sebelumnya. Ia menulis: “Efeknya adalah seperti: ‘Istriku. Tahu? istri-KU. Anda sudah mendengar jelas.’ Fragmen papirus ini sepertinya dari sketsa parodi semacam Monty Python …. Jika si pemalsu menggunakan tambahan huruf miring, orang akan hampir kehilangan pegangan (untuk tidak tertawa).”[17] Christian Askeland melakukan analisis teks secara linguistik dan menunjukkan bahwa teks ditulis dalam suatu dialek yang sudah tidak dipakai jauh sebelum tahun 741. Ia menyimpulkan bahwa teks itu tentunya ditulis di atas fragmen papirus abad pertengahan oleh pemalsu modern.[12] Dr. Askeland juga menjadi curiga bahwa si pengarang fragmen menulis huruf yang sama dengan cara-cara berlainan.[14] Lagi pula, Askeland menunjukkan bahwa fragmen itu "cocok dengan suatu fragmen papirus yang jelas merupakan pemalsuan." Fragmen kedua ini, memuat bagian Injil Yohanes, juga dimiliki oleh pemilik yang sama yang tidak diketahui namanya, dan sekarang jelas dianggap palsu. Ini karena fragmen Injil Yohanes itu rupanya disalin dari setiap dua baris suatu terjemahan online Injil Yohanes dalam dialek Koptik kuno yang disebut Lycopolitan; pula, bahasa Lycopolitan sudah punah sebelum abad ke-6, sedangkan fragmen Injil Yohanes itu berdasarkan penanggalan radiometrik bertarikh atntara abad ke-7 sampai ke-9. Askeland berargumen bahwa Injil Yohanes ditulis oleh orang yang sama, dengan tinta yang sama, dan alat tulis yang sama dengan Injil Istri Yesus.[12][15] Profesor King merasa argumen-argumen itu sah, tetapi masih ada kemungkinan bahwa Injil itu otentik.[14] The Atlantic melaporkan, bahwa meskipun King masih ragu-ragu,teks itu secara luas dianggap palsu.[10] King kemudian mengaku bahwa bukti-bukti menunjukkan Injil Istri Yesus adalah suatu pemalsuan.[3]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ The Lessons of Jesus' Wife by Tom Bartlett (The Chronicle of Higher Education, 1 October 2012)
  2. ^ "The Gospel of Jesus's Wife: A New Coptic Gospel Papyrus". Harvard Divinity School. Diakses tanggal 2012-09-19. 
  3. ^ a b Sabar, Ariel. "The Scholar Who Discovered the 'Jesus's Wife' Fragment Now Says It's Likely a Fake". The Atlantic. Diakses tanggal June 18, 2016. 
  4. ^ "Harvard scholar's discovery suggests Jesus had a wife". Fox News. via Associated Press. 18 September 2012. Diakses tanggal 2012-09-19. 
  5. ^ Laurie Goodstein, A Faded Piece of Papyrus Refers to Jesus' Wife (New York Times, 18 September 2012)
  6. ^ The Gospel of Jesus's Wife, directed by Andy Webb (Blink Films for Smithsonian Channel, September 2012)
  7. ^ A papyrus adrift by Alberto Camplani (L'Osservatore Romano, 28 September 2012)
  8. ^ O'Leary, Naomi (28 September 2012). ""Gospel of Jesus' wife" fragment is a fake, Vatican says". Reuters. Diakses tanggal 16 Oktober 2012. 
  9. ^ Brown, Andrew (16 October 2012). "The gospel of Jesus's wife: a very modern fake". The Guardian. Diakses tanggal 16 Oktober 2012. 
  10. ^ a b c Joel Baden and Candida Moss (December 2014). "The Curious Case of Jesus's Wife". The Atlantic. 
  11. ^ King, Karen L. (2014). "Jesus said to them, 'My wife...': A New Coptic Papyrus Fragment". Harvard Theological Review. 107 (2): 131–159. doi:10.1017/S0017816014000133. Diakses tanggal April 10, 2014. 
  12. ^ a b c Pattengale, Jerry (May 1, 2014). "How the 'Jesus' Wife' Hoax Fell Apart". The Wall Street Journal. 
  13. ^ Jarus, Owen (April 25, 2014). "Authenticity Of The 'Gospel Of Jesus's Wife' Called Into Question". The Huffington Post. Diakses tanggal April 25, 2014. 
  14. ^ a b c Goodstein, Laurie (May 4, 2014). "Fresh Doubts Raised About Papyrus Scrap Known as 'Gospel of Jesus' Wife'". The New York Times. 
  15. ^ a b Baden, Joel S.; Moss, Candida R. (April 29, 2014). "New clues cast doubt on 'Gospel of Jesus' Wife'". CNN. 
  16. ^ a b Bernhard, Andrew (October 11, 2012). "How The Gospel of Jesus's Wife Might Have Been Forged" (PDF). gospels.net. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal March 5, 2016. Diakses tanggal June 11, 2017. 
  17. ^ Depuydt, Leo (September 22, 2012). "The Alleged Gospel of Jesus's Wife: Assessment and Evaluation of Authenticity". Cambridge University Press. Diakses tanggal May 30, 2017. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]