Homoseksualitas dan psikologi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Homoseksualitas telah dikaji oleh ilmu psikologi. Berdasarkan konsensus ilmiah yang ada saat ini, ketertarikan sesama jenis adalah hal yang lumrah dan merupakan ragam orientasi seksual manusia.[1] Saat ini juga banyak bukti-bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa menjadi gay, lesbian, atau biseksual itu sejalan dengan kesehatan kejiwaan yang normal.[2] American Psychiatric Association menghapus homoseksualitas dari DSM-II (daftar penyakit kejiwaan) pada tahun 1973. Setelah meninjau data-data yang ada, American Psychological Association juga melakukan hal yang sama pada tahun 1975. Pada tahun 1993, National Association of Social Workers mengakui bukti-bukti ilmiah yang telah dihasilkan dan mengambil sikap yang sama dengan American Psychiatric Association dan American Psychological Association.[3] World Health Organization, yang pernah memasukkan homoseksualitas ke dalam ICD-9 pada tahun 1977, turut menghilangkan homoseksualitas dari ICD-10 pada tanggal 17 Mei 1990.[4]

Sebagian besar orang yang memiliki orientasi gay, lesbian, atau biseksual mengikuti psikoterapi dengan alasan yang serupa dengan orang-orang yang berorientasi heteroseksual, misalnya kesulitan dalam hubungan, kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar, stres, dan lain-lain. Orientasi seksual mereka bisa berdampak besar ataupun kecil, tergantung pada orangnya. Walaupun begitu, kaum LGB menghadapi risiko yang lebih tinggi akibat prasangka dan stigma yang dikenakan terhadap mereka oleh masyarakat.[5]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ American Psychological Association: Appropriate Therapeutic Responses to Sexual Orientation
  2. ^ "Submission to the Church of England's Listening Exercise on Human Sexuality". The Royal College of Psychiatrists. Diakses tanggal 13 Juni 2013. 
  3. ^ In re Marriage Cases, 183 P.3d 384 .
  4. ^ "Stop discrimination against homosexual men and women". World Health Organisation — Europe. 17 May 2011. Diakses tanggal 8 March 2012. Templat:Indent"The decision of the World Health Organisation 15 years ago constitutes a historic date and powerful symbol for members of the LGBT community". ILGA. Diarsipkan dari versi asli tanggal 30 October 2009. Diakses tanggal 24 August 2010. 
  5. ^ Cabaj, R; Stein, T. eds. Textbook of Homosexuality and Mental Health, hal. 421

Pranala luar[sunting | sunting sumber]