Hiperparatiroidisme

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Adenoma Paratiroid

Hiperparatiroidisme adalah suatu penyakit dimana kelenjar paratiroid mengeluarkan hormon paratiroid dalam jumlah yang lebih banyak daripada keadaan normal.[1] Kelenjar paratiroid terletak di leher, dekat atau menempel pada bagian belakang kelenjar tiroid.[2] Kelenjar tersebut menghasilkan hormon paratiroid.[2] Hormon ini berfungsi untuk mengontrol kalsium, fosfor, dan kadar vitamin D dalam darah dan tulang.[2] Hiperparatiroidisme ini terbagi menjadi dua tipe yaitu hiperparatiroidisme primer dan hiperparatiroidisme sekunder.[1] Hiperparatiroidisme primer, kelenjar paratiroid terlalu aktif sehingga menghasilkan hormon yang juga berlebih.[1] Hiperparatiroidisme sekunder terjadi biasanya karena penyakit gagal ginjal yang menyebabkan kelenjar paratiroid terlalu aktif dan menghasilkan hormon paratiroid berlebih.[1] Penyakit ini paling sering terjadi pada orang di atas usia 60, tetapi juga dapat terjadi pada orang dewasa yang lebih muda.[2] Wanita lebih beresiko mengidap penyakit ini dibandingkan laki-laki.[2] Hiperparatiroidisme pada masa kecil sangat jarang terjadi.[2] Radiasi pada kepala dan leher meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami hiperparatiroidisme.[2] Kadang-kadang, penyakit ini disebabkan oleh kanker kelenjar paratiroid.[2]

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d (Inggris) "Hyperparathyroidism". Diakses tanggal June 27 2014. 
  2. ^ a b c d e f g h (Inggris) Shehzad Topiwala, MD (2012). "Hyperparathyroidism". MedilinePlus. Diakses tanggal June 27 2014.