Himeji

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Himeji, Hyogo)
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Himeji
姫路
Kota inti
姫路市 · Himeji
Istana Himeji Festival Berkelahi Nada, Engyō-ji Pemandangan kota dari Istana Himeji, Ieshima, Gunung Seppiko
Istana Himeji
Festival Berkelahi Nada, Engyō-ji
Pemandangan kota dari Istana Himeji, Ieshima, Gunung Seppiko
Lambang resmi Himeji
Bendera
Lokasi Himeji di Prefektur Hyogo
Lokasi Himeji di Prefektur Hyogo
NegaraJepang
WilayahKansai
PrefekturPrefektur Hyogo
Pemerintahan
 • Wali KotaToshikatsu Iwami (sejak April 2003)
Luas
 • Total534,43 km2 (20,634 sq mi)
Penduduk (1 April 2011)
 • Total535.945
 • Kepadatan1.002,83/km2 (259,730/sq mi)
Lambang
 • PohonQuercus
 • BungaPecteilis radiata
 • BurungKuntul
Zona waktuJST (UTC+9)
Alamat balai kota4-1 Yasuda
670-8501
Situs webwww.city.himeji.lg.jp
Kuil Shoshazan Engyōji

Himeji (姫路市, Himeji-shi) adalah kota di Jepang yang terletak di pulau Honshu, sebelah barat daerah Kansai, bagian barat daya Prefektur Hyogo. Kota Himeji pada awalnya adalah kota yang berkembang di sekeliling Istana Himeji.

Kota Himeji adalah kota inti yang mengelola sendiri bidang-bidang tertentu seperti kesejahteraan, kebersihan dan pembangunan kota. Pada tanggal 27 Maret 2006, kota Himeji menjadi lebih luas dengan bergabungnya beberapa kota yang ada di sekelilingnya.

Di kota Himeji terdapat banyak lembaga keuangan jenis Shinkin Bank (信用金庫, shinyō kinko) yang menerima simpanan dan menyalurkan kredit antarnasabah. Di dalam kota Himeji terdapat kantor pusat Himeji Shinyō Kinko, Banshū Shinyō Kinko, dan Hyōgo Shinyō Kinko.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Kota Himeji terletak di tengah-tengah Dataran Harima, sebelah barat Prefektur Hyogo. Di bagian timur kota mengalir Sungai Ichi, sedangkan di tengah kota mengalir Sungai Senba, dan Sungai Noda. Di sebelah barat mengalir Sungai Yumesaki serta Sungai Ōtsuma, dan Sungai Ibo mengalir di ujung bagian barat. Seluruh aliran sungai bermuara ke selatan di daerah laut yang disebut Harima-nada.

Di tengah-tengah kota terdapat Istana Himeji yang didirikan di atas gunung Hime. Di bagian utara terdapat Gunung Hiromine dan Gunung Masui, sedangkan di bagian barat terdapat Gunung Shosha.

Jalur kereta Shinkansen, Jalur utama Sanyo, dan Jalan Raya Nasional nomor 2 membelah kota dari barat ke timur.

Iklim dipengaruhi iklim Laut Pedalaman Seto dengan sedikit curah hujan dan suhu pagi hari di musim dingin yang sangat rendah.

Tujuan wisata[sunting | sunting sumber]

Kuil sekte Tendai di puncak Gunung Shosha, lokasi film The Last Samurai

Festival[sunting | sunting sumber]

Sakakibara Masamine mengajak penduduk yang melihat perayaan musim panas di lingkungan Istana Himeji agar mengenakan Yukata sehingga dinamakan Yukata Matsuri.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]