Hernia Nukleus Pulposus

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas


struktur tulang belakang
struktur tulang belakang

Hernia Nukleus Pulposus (HNP) adalah penyakit Saraf Terjepit/Kejepit yang terjadi karena bantalan ruas tulang belakang yang berbentuk tulang rawan bergeser atau tumbuh menekan saraf di dalam tulang belakang.[1][2]

HNP ini mengakibatkan rasa nyeri di leher, di punggung, di pinggang, di lengan tangan hingga jari-jari, di kaki atau bisa seluruh tubuh tergantung lokasi titik HNP yang menekan aliran saraf ke tubuh.[3][4]

Prevalensi[sunting | sunting sumber]

HNP berkisar antara 1 – 2 % dari populasi (Pinzon R, 2012). Di Indonesia belum ada pencatatan yang akurat tentang populasi dan jumlah penderita HNP yang mutakhir.

Penderita HNP terbanyak adalah laki-laki dibanding perempuan. 90 % HNP terjadi pada sektor lumbar (L5-S1 lalu L4-L5) disusul pada bagian tulang leher (C6-C6 dan C6-C7). NHP dialami oleh manusia berusia 25-55 tahun.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ fakultas kedokteran, unhas. "BAHAN AJAR IV HERNIA NUCLEUS PULPOSUS" (PDF). https://med.unhas.ac.id/. Diakses tanggal 02 Oktober 2020.  line feed character di |title= pada posisi 14 (bantuan); Hapus pranala luar di parameter |website= (bantuan)
  2. ^ "Kenali Gejala Penyakit Saraf Kejepit". Republika Online. 2019-11-18. Diakses tanggal 2020-10-02. 
  3. ^ Media, Kompas Cyber. "Kenali Gejala dan Faktor Risiko Sakit Pinggang Akibat Saraf Kejepit Halaman all". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2020-10-02. 
  4. ^ "Nyeri Pinggang dan Herniated Nucleus Pulposus (HNP)". www.pdpersi.co.id. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-01-27. Diakses tanggal 2020-10-02.