Hemasitometer

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Hemasitometer

Hemasitometer adalah suatu alat yang dapat digunakan untuk melakukan perhitungan sel secara cepat dan dapat digunakan untuk konsentrasi sel yang rendah.[1] Hemasitometer pada mulanya diperuntukkan untuk menghitung sel darah, yang ditemukan oleh Louis-Charles Malassez.[1] Bentuknya terdiri dari 2 counting chamber dan tiap chamber-nya memiliki garis-garis mikroskopis pada permukaan kaca.[1] Luas total dari chamber adalah 9 mm2.[1] Chamber tersebut nantinya akan ditutup dengan coverslip dengan ketinggian 0.1 mm di atas chamber floor.[1]

Perhitungan sel[sunting | sunting sumber]

Penghitungan konsentrasi sel pada hemasitometer ini bergantung pada volume dibawah coverslip.[2] Pada chamber terdapat 9 kotak besar berukuran 1 mm2 dan kotak-kotak kecil, di mana satu kotak besar sama dengan 25 kotak kecil sehingga satu kotak besar tersebut memiliki volume sebesar 0.0001 ml.[2] Adapaun kotak yang paling kecil berfungsi untuk mempermudah perhitungan sel.[2]

Kelebihan[sunting | sunting sumber]

Kelebihan perhitungan sel dengan menggunakan hemasitometer adalah dapat menghitung jumlah sel yang hidup maupun yang mati, tergantung dari pewarna yang digunakan.[1] Misalnya, bila pewarna trypan blue dicampukan ke dalam larutan sel maka sel yang hidup tidak akan berwarna dan sel yang mati akan berwarna biru.[1] Kelebihan lainnya adalah morfologi sel dapat diamati, dapat mengevaluasi homogenitas dan data mendeteksi kontaminasi.[1]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e f g h (Inggris) Rouge M. 2002. Counting cells with a hemacytometer [terhubung berkala]. http://www.vivo.colostate.edu/hbooks/pathphys/reprod/semeneval/hemacytometer.html [1 Des 2009].
  2. ^ a b c (Inggris) Hansen PJ. 2000. Use of a hemacytometer. [terhubung berkala]. http://www.animal.ufl.edu/hansen/protocols/hemacytometer.htm [1 Des 2009].