Hari Kemerdekaan (Pakistan)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Hari Kemerdekaan Pakistan
یوم آزادی
Bendera Pakistan dikibarkan di puncak Monumen Nasional
Bendera Pakistan dikibarkan di puncak Monumen Pakistan di Islamabad.
Nama resmiHari Kemerdekaan Pakistan
Nama lainYoum-e-Azaadi
Dirayakan oleh Pakistan
JenisHari libur nasional
MaknaMemperingati kemerdekaan Pakistan
PerayaanPengibaran bendera, pawai, acara-acara penghargaan, menyanyikan lagu-lagu patriotik dan lagu kebangsaan, pidato-pidato dari presiden dan perdana menteri, program hiburan dan kebudayaan
Tanggal14 Agustus
FrekuensiTahunan

Hari Kemerdekaan (bahasa Urdu: یوم آزادی; Yaum-e Āzādī), diadakan setiap tahun pada 14 Agustus, setelah peringatan pertamanya pada tanggal tersebut pada tahun 1947 (sehari sebelum pemisahan India resmi terjadi), adalah sebuah hari libur nasional di Pakistan. Hari tersebut memperingati peristiwa pembentukan Pakistan dan pendeklarasiannya sebagai sebuah negara berdaulat setelah pemisahan India pada 15 Agustus 1947. Pakistan berdiri sebagai hasil dari Gerakan Pakistan yang bertujuan untuk membentuk sebuah negara Muslim terpisah dengan memisahkan wilayah barat laut dan timur laut dari India yang belum terbagi. Gerakan tersebut dipimpin oleh Liga Muslim Seluruh India di bawah kepemimpinan Muhammad Ali Jinnah. Hal ini didukung dengan pengecahan Undang-Undang Kemerdekaan India 1947 yang disahkan parlemen Inggris, sehingga memberikan pengakuan terhadap Dominion Pakistan yang baru didirikan (kemudian Republik Islam Pakistan) yang terdiri dari Pakistan Barat (sekarang Pakistan) dan Pakistan Timur (sekarang Bangladesh). Dalam kalender Hijriah, hari kemerdekaan tersebut bertepatan dengan tanggal 27 Ramadan, pada malam yang disucikan oleh kaum Muslim dan disebut Lailatulkadar.

Acara Hari Kemerdekaan utama dilakukan di Islamabad, dimana bendera nasional dikibarkan di gedung Presidensial dan Parlemen. Pengibaran tersebut diiringi oleh lagu kebangsaan dan pidato-pidato siaran langsung oleh para pemimpin. Acara-acara dan perayaan-perayaan lazim pada tanggal tersebut meliptui upacara pengibaran bendera, pawai, acara kebudayaan, dan pelantunan lagu-lagu patriotik. Sejumlah acara penghargaan sering diadalah pada tanggal tersebut, dan warga-warga negara seringkali mengibarkan bendera nasional di atas rumah-rumah mereka atau memasangnya di kendaraan-kendaraan dan atribut-atribut mereka.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]