Gugus bola

Gugus bola adalah kumpulan bintang yang berbentuk bola mengorbit inti galaksi sebagai satelit. Gugus bola sangat erat terikat oleh gravitasi, yang membuatnya berbentuk bulat dan kepadatan bintang yang relatif tinggi terhadap pusat galaksi. Nama kategori gugus bintang ini berasal dari bahasa Latin globulus-bola kecil.
Sejarah Penemuan
[sunting | sunting sumber]Gugus bola pertama yang diketahui, yang kini disebut M 22, ditemukan pada tahun 1665 oleh Abraham Ihle, seorang astronom amatir Jerman.[1] Gugus Omega Centauri yang mudah terlihat di langit selatan dengan mata telanjang, dikenal oleh astronom kuno seperti Ptolemy sebagai bintang, namun diklasifikasi ulang sebagai nebula oleh Edmond Halley pada tahun 1677, kemudian akhirnya sebagai gugus bola pada awal abad ke-19 oleh John Herschel.[2]
Distribusi di Galaksi Bima Sakti
[sunting | sunting sumber]Galaksi Bima Sakti mengandung lebih dari 150 gugus bola yang tersebar dalam halo yang hampir berbentuk bola mengelilingi galaksi, dengan relatif sedikit yang berada menuju bidang galaksi.[3] Banyak gugus bola di Bima Sakti berada dalam orbit retrograde, artinya mereka mengorbit pusat galaksi dalam arah yang berlawanan dengan sebagian besar objek di Bima Sakti.[4]
Usia dan Komposisi Kimia
[sunting | sunting sumber]Usia semua gugus bola yang telah diukur berkisar dari 11 miliar hingga 13 miliar tahun, menjadikan mereka objek tertua di Galaksi.[5] Bintang-bintang dalam gugus bola sangat miskin logam, yang berarti mereka memiliki jumlah elemen yang lebih berat dari helium yang sangat sedikit dibandingkan dengan medium antarbintang sekitarnya.[6] Gugus bola mengandung elemen yang lebih berat dari helium hanya sekitar 0,02 persen, sementara gas antarbintang di lingkungan tata surya mengandung sekitar 2 persen massa elemen yang sama.[7]
Peran dalam Penelitian Astronomi
[sunting | sunting sumber]Dalam penggunaan awal (1915-1919) gugus bola dalam studi struktur galaksi, Harlow Shapley menurunkan jarak untuk banyak gugus bola dan berargumentasi bahwa objek masif seperti gugus bola kemungkinan besar berpusat di sekitar pusat galaksi, sehingga pusat Bima Sakti berjarak 15 kpc dari Matahari menuju Sagittarius.[8]
Klasifikasi dan Morfologi
[sunting | sunting sumber]Pada tahun 1927-1929, Shapley dan Sawyer mengkategorikan gugus berdasarkan tingkat konsentrasi bintang menuju setiap inti. Sistem mereka, yang dikenal sebagai Shapley–Sawyer Concentration Class, mengidentifikasi gugus paling terkonsentrasi sebagai Kelas I dan berkisar hingga Kelas XII yang paling tersebar.[9]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- 1 2 "Hubble Images a Swarm of Ancient Stars". HubbleSite News Desk. Space Telescope Science Institute. 1999-07-01. Diakses tanggal 2006-05-26.
{{cite news}}: - ↑ "Globular cluster". Wikipedia (dalam bahasa Inggris). 2025-11-01.
- ↑ "Globular cluster | Astronomy, Star Formation & Galaxies | Britannica". Encyclopedia Britannica (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-28.
- ↑ "Star Clusters: Inside the Universe's Stellar Collections - NASA Science" (dalam bahasa American English). 2023-05-03. Diakses tanggal 2025-11-28.
- ↑ "Globular cluster | Astronomy, Star Formation & Galaxies | Britannica". Encyclopedia Britannica (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-28.
- ↑ Briggs, Andy (2025-08-29). "What's a globular cluster? The Milky Way has about 150" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-28.
- ↑ "Globular cluster | Astronomy, Star Formation & Galaxies | Britannica". Encyclopedia Britannica (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-28.
- ↑ "Galatic Structure, Globular Clusters". ned.ipac.caltech.edu. Diakses tanggal 2025-11-28.
- ↑ "Globular cluster". Wikipedia (dalam bahasa Inggris). 2025-11-01.
Sumber Umum
[sunting | sunting sumber]- (Inggris) NASA Astrophysics Data System Diarsipkan 2011-02-27 di Wayback Machine. has a collection of past articles, from all major astrophysics journals and many conference proceedings.
- (Inggris) SCYON Diarsipkan 2007-11-16 di Wayback Machine. is a newsletter dedicated to star clusters.
- (Inggris) MODEST Diarsipkan 2021-04-04 di Wayback Machine. is a loose collaboration of scientists working on star clusters.
Buku
[sunting | sunting sumber]- (Inggris) Binney, James; Tremaine, Scott (1987). Galactic Dynamics (Edisi First). Princeton, New Jersey: Princeton University Press. ISBN 0-691-08444-0.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) - (Inggris) Heggie, Douglas; Hut, Piet (2003). The Gravitational Million-Body Problem: A Multidisciplinary Approach to Star Cluster Dynamics. Cambridge University Press. ISBN 0-521-77486-1.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) - (Inggris) Spitzer, Lyman (1987). Dynamical Evolution of Globular Clusters. Princeton, New Jersey: Princeton University Press. ISBN 0-691-08460-2.
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]- (Inggris) Globular Clusters Diarsipkan 2008-02-24 di Wayback Machine., SEDS Messier pages
- (Inggris) Milky Way Globular Clusters Diarsipkan 2006-01-18 di Wayback Machine.
- (Inggris) Catalogue of Milky Way Globular Cluster Parameters Diarsipkan 2006-10-02 di Wayback Machine. by William E. Harris, McMaster University, Ontario, Canada
- (Inggris) A galactic globular cluster database Diarsipkan 2011-01-28 di Wayback Machine. by Marco Castellani, Rome Astronomical Observatory, Italy
- (Inggris) Key stars have different birthdays Diarsipkan 2021-04-04 di Wayback Machine. article describes how stars in globular clusters are born in several bursts, rather than all at once
- (Inggris) Globular Clusters Blog Diarsipkan 2015-04-25 di Wayback Machine. News, papers and preprints on Galactic Globular Clusters
- (Inggris) Globular Clusters Group Diarsipkan 2012-03-06 di Wayback Machine. on CiteULike
- (Inggris) Clickable Messier Object table including globular clusters