Gossip Girl Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Gossip Girl Indonesia
Gossip Girl Indonesia Season 1.jpg
Genre
Pembuat
  • Josh Schwartz
  • Stephanie Savage
Didasarkan dari
Penulis skenario
Sutradara
Pengarah kreatifAde Gimbal
Pemeran
NaratorAyushita
Penata musikRayssa Dynta
Aghi Narottama
Negara asalIndonesia
Bahasa asliBahasa Indonesia
Jmlh. musim1
Jmlh. episode9
Produksi
Produser eksekutifNia Dinata
ProduserNina Desilina
Lokasi produksi Indonesia
SinematografiEdi Santoso
PenyuntingAhsan Andrian
Bernardes Salvano
Durasi46 menit
Rumah produksiKalyana Shira Films
Rilis
Jaringan asliGoPlay
Tanggal tayang asli14 Februari (2020-02-14) –
10 April 2020 (2020-04-10)
Kronologi
Acara terkaitGossip Girl

Gossip Girl Indonesia adalah seri televisi streaming drama remaja Indonesia yang diadaptasi dari seri buku karya Cecily von Ziegesar dan seri televisi asal Amerika Serikat Gossip Girl yang diproduksi oleh College Hill Pictures, Fake Empire, Alloy Entertainment bersama dengan Warner Bros. Television dan CBS Paramount Television.

Gossip Girl Indonesia dikepalai Nia Dinata sebagai showrunner, sutradara, sekaligus penulis. Nia turut melibatkan Lucky Suwandi, Andri Cung, dan Pritagita Arianegara sebagai sutradara. Sebagai penulis ada Melissa Karim, juga Lucky Kuswandi dan Andri Cung. Ayushita mengisi peran voice over sebagai Gossip Girl.[1]

Premis[sunting | sunting sumber]

Gossip Girl Indonesia menggunakan latar waktu 2019. Isu-isu yang diangkat pun seputar kalangan elit dan menengah di Jakarta. Seperti perilaku anak-anak muda saat berpacaran, tanggapan atas pelecehan seksual, kecanggihan teknologi internet, isu kesehatan mental, hingga hubungan orang tua dan anak.[2][3] Berbeda dengan seri aslinya yang menormalisasi percobaan pemerkosaan yang dilakukan oleh Chuck Bass — Chicco, dalam versi adaptasinya — kepada Jenny yang berumur 14 tahun dan Serena, Gossip Girl Indonesia membahas masalah ini sedikit lebih dalam dengan menunjukkan dampaknya kepada para penyintas.[4][5]

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Cerita berpusat pada sekelompok remaja yang penuh hak istimewa di Jakarta dan akun Instagram terkenal @GossipGirl.Indo yang mengawasi setiap gerak-gerik mereka dan menjadi sumber berita penting dari skandal remaja-remaja ini.

Pemeran[sunting | sunting sumber]

Pemain utama[sunting | sunting sumber]

Pemain berulang[sunting | sunting sumber]

Penampilan spesial[sunting | sunting sumber]

Episode[sunting | sunting sumber]

No.JudulSutradaraPenulis skenarioTanggal rilis asli
1"Serena Is Back!"Nia DinataJosh Schwartz dan Stephanie Savage
Script associates: Lucky Kuswandi dan Nia Dinata
14 Februari 2020 (2020-02-14)
2"Sunday Brunch Punch"Nia DinataJosh Schwartz dan Stephanie Savage
Script associates: Lucky Kuswandi dan Nia Dinata
21 Februari 2020 (2020-02-21)
3"These Girls Are on Fire"Nia DinataFelicia D. Henderson
Script associates: Lucky Kuswandi dan Nia Dinata
28 Februari 2020 (2020-02-28)
4"Not So Model Like"Pritagita ArianegaraJoshua Safran
Script associates: Melissa Karim dan Nia Dinata
6 Maret 2020 (2020-03-06)
5"Truth or Dare"Pritagita ArianegaraLenn K. Rosenfeld
Script associates: Melissa Karim dan Nia Dinata
13 Maret 2020 (2020-03-13)
6"Masquerade Drama"Pritagita ArianegaraJessica Queller
Script associates: Melissa Karim dan Nia Dinata
20 Maret 2020 (2020-03-20)
7"Roller Disco Ride"Andri CungK.J. Steinberg
Script associates: Andri Cung dan Nia Dinata
27 Maret 2020 (2020-03-27)
8"Bitter Sweet 17"Andri CungFelicia D. Henderson dan Joshua Safran
Script associates: Andri Cung dan Nia Dinata
3 April 2020 (2020-04-03)
9"Ramadhan Wonder"Andri CungLenn K. Rosenfeld, K.J. Steinberg, dan Jessica Queller
Script associates: Andri Cung dan Nia Dinata
10 April 2020 (2020-04-10)

Produksi[sunting | sunting sumber]

Pemilihan pemeran[sunting | sunting sumber]

Pada 19 Desember 2019, diumumkan Amanda Rawles akan berperan sebagai Serena Darsono, Jihane Almira sebagai Blair Hadiningrat, Rayssa Dynta sebagai Jenny Hakim, Baskara Mahendra sebagai Danny Hakim, Jerome Kurnia sebagai Chicco Salim, Arya Vasco sebagai Nathaniel “Nate/Nathan” Siregar, dan Tatyana Akman sebagai Vanessa.[6] Kemudian pada 27 Januari 2020, terungkap bahwa Chanceline Ebel dan Yovia Carissa akan berperan sebagai minions dari Blair.[7]

Syuting[sunting | sunting sumber]

Produksi syuting musim pertama dilakukan selama satu bulan pada Desember 2019.

Pada Mei 2020, Gossip Girl Indonesia diperbarui untuk musim kedua.[8] Syuting untuk musim kedua dimulai pada September 2020, tetapi kemudian dihentikan karena PSBB Jakarta dan syuting tidak pernah dilanjutkan.[9]

Penghargaan dan nominasi[sunting | sunting sumber]

Tahun Penghargaan Kategori Penerima Hasil
2021 Festival Film Bandung Pemeran Wanita Terpuji Serial Web Jihane Almira Nominasi

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Cinemags. "Gossip Girl Indonesia Karya Nia Dinata Tayang di GoPlay per tanggal 14 Februari 2020". LINE TODAY. Diakses tanggal 2020-04-28. 
  2. ^ developer, medcom id (2020-02-08). "Perbedaan Gossip Girl Indonesia dengan Versi Asli". medcom.id. Diakses tanggal 2020-04-28. 
  3. ^ Cinemags. "Gossip Girl Indonesia Karya Nia Dinata Tayang di GoPlay per tanggal 14 Februari 2020 | Cinemags". LINE TODAY. Diakses tanggal 2021-12-12. 
  4. ^ "'Gossip Girl Indonesia': Masihkah Kelakuan Chuck Bass Bisa Ditoleransi?". magdalene.co (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-12-12. 
  5. ^ developer, medcom id (2020-02-08). "Perbedaan Gossip Girl Indonesia dengan Versi Asli". medcom.id. Diakses tanggal 2021-12-12. 
  6. ^ fdvs.io. "Inilah Para Pemain Seri Gossip Girl Indonesia Garapan Nia Dinata". www.dewimagazine.com (dalam bahasa Indonesia). Diakses tanggal 2021-12-12. 
  7. ^ "Rise and shine, warga Jakarta! Gossip Girl di sini. Put your headband and make up on karena #GossipGirlIndonesia official poster akan dirilis 29 Januari ini". 
  8. ^ "UDAH FINAL!!! Yeay, Sirkel elit Jakarta favorit kamu akan kembali di Gossip Girl Season 2! Terus pantengin ya, biar gak ketinggalan tanggal tayangnya. XOXO". 
  9. ^ "#GossipGirlIndonesia was back on the set before we pause again for Jakarta's second lock down and filming in times of pandemic feels like walking on egg shells indeed". 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]