Ferdinandus

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari

Ferdinandus adalah salah satu Mata Rumah atau Fam Maluku yang ada di Haruku Pulau Haruku, Maluku Tengah

Awal mula Mata Rumah Ferdinandus (Raja) adalah Sahurata Ruhupessy (1584-1608) yang merupakan anak dari Ibrahim Pati Rupesi (Ruhu = Roh: Roh, putih = Putih; (Ruhupessy, Ruhuputi) asal Gilgajah-Malabar (India) datang ke Nusa Ina (Seram) dan tinggal di Soahuku.

Ibrahim Pati Rupesi (1430) memiliki 3 Putra

  1. Urumaenalu/Urumainalo Ruhupessy tetap tinggal di Soahuku dan menjadi Kapitan Soahuku
  2. Sahurata Ruhupessy berlayar ke Haruku dan menjadi raja dengan gelar Boangbesi (bahasa tanah) yang merupakan penghargaan bagi mata Rumah Ruhupessy/Ruhuputty untuk Tuan Laut dari Soahuku. Saat berperang melawan Portugis megganti nama menjadi Ferdinandus untuk alasan tertentu.
  3. Ruhuputty Ruhupessy berlayar ke Tulehu menetap di Seith dan mengganti nama menjadi Nahumarury dan mememeluk agama Islam.(catatan Museum Budaya Suku AlifuruTempo Dulu)

Mata Rumah Ferdinandus terdiri atas tiga kelompok yaitu :

- Ferdinandus Kapten (Soa Raja Teun Noraitu Amapati)

- Ferdinandus Sondakh (ke Manado dan Menjadi Mata Rumah Sondakh)

- Ferdinandus (Soa Bebas, Penduduk Biasa (rakyat Jelata) yaitu Ferdinandus yang diperoleh atas pemberian karena alasan tertentu dan bukan merupakan turunan Soa Raja)

Ferdinandus (Soa Raja) di kemudian hari terpecah lagi menjadi 2 (dua) yaitu yang tetap mempertahankan Mata Rumah Ferdinandus dan Mata Rumah Bernardus. Ini terjadi setelah masa pemerintahan Raja Bernard Ferdinandus (1864), yang diakibatkan oleh perselisihan di antara turunan Raja,tentang moyang siapa Ibrahim Rupesi Pati

Ada sebuah legenda dari mulut ke mulut tentang perubahan nama dari Ruhupessy menjadi Ferdinandus tersebut ; saat pertempuran melawan portugis Sahurata Ruhupessy berhadapan dengan pimpinan Portugis yang bernama Ferdinand, kemudian terjadilah perkelahian di antara mereka. sebelum perkelahian tersebut kedua orang tersebut melakukan kesepakatan "yang memenangkan pekelahian tersebut akan mengambil nama dari yang kalah" akhir kata Sahurata Ruhupessy yang memenangkan dan mengganti namanya menjadi Ferdinandus.

catatan:

Sistem pemerintahan di Soahuku disebut dengan Henapayari

Henapayari I Regita Ruhupessy

Henapayari II Siauta Ruhupessy

Henapayari III Warlatu Ruhupessy

Henapayari IV Emhoi Ruhupessy

Henapayari I - III memeluk agama asli (Soahuku), baru pada periode ke IV baru memeluk agama Kristen.

Ferdinandus terambil dari kata Ferdinand yang arti secara etimologisnya adalah: "suka berpetualang atau perdamaian melalui keberanian" (dari bahasa Gothic)

tambahan "us" pada Ferdinandus, adalah akhiran yang umum bagi nama-nama orang Indonesia yang berasal dari wilayah Timur

Sumber :

catatan Museum Budaya Alifuru Tempo Dulu; Indonesian Scientific Journal Database; Chris Margarite@NL dan cerita dari mulut ke mulut turun temurun. dan bebbagai sumber lainnya juga Keterangan Raja-raja yang memegang pemerintahan pada Tahun 1540 di Haruku sesuai perintah Contraleur Saparua membuat Slak Bom Raja-raja tertanggal 05 April 1907 Nomor 406