Emesis gravidarum

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Emesis gravidarum atau nama lainnya nausea gravidarum (NVP), atau lebih dikenal dengan istilah morning sickness adalah gejala mual - biasanya disertai muntah - yang umumnya terjadi pada awal kehamilan, biasanya pada trisemester pertama. Kondisi ini umumnya dialami oleh lebih dari separuh wanita hamil yang disebabkan karena meningkatnya kadar hormon estrogen. Dalam beberapa kasus, gejala yang sama pula dialami oleh para wanita yang menggunakan kontrasepsi hormonal, atau menjalani bentuk-bentuk terapi hormonal tertentu. Gejala ini biasanya timbul di pagi hari dengan frekuensi yang akan menurun setiap harinya sering dengan bertambahnya usia kehamilan.

Penyebab[sunting | sunting sumber]

Hingga saat ini penyebab atas gejala ini belum diketahui secara pasti, namun perkiraan beberapa penyebab yang menimbulkan gejala ini antara lain adalah:

  • Meningkatnya kadar sirkulasi hormon estrogen dalam tubuh.[1] Kadar hormon estrogen dalam tubuh umumnya akan meningkat pada masa kehamilan, namun hingga saat belum anda penelitian yang dapat membuktikan keterkaitan antara peningkatan kadar hormon ini dengan gejala emesis gravidarum tersebut.
  • Kadar gula dalam darah yang rendah (hipoglicemia) yang disebabkan penyerapan energi yang dilakukan oleh plasenta,[2] namun belum ada penelitian yang berhasil membuktikannya.
  • Meningkatnya kadar hormon hCG. Meskipun tidak terkait secara langsung, peningkatan hormon ini memancu peningkatan hormon estrogen sehingga menimbulkan gejala ini.[3]
  • Meningkatnya sensitivitas terhadap bau.
  • Peningkatan kadar bilirubin yang disebabkan karena meningkatnya kadar enzim dalam hati.

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "First Trimester Pregnancy". The Visible Embryo. Diakses 2008-07-06. 
  2. ^ Erick, Miriam (2004). Managing Morning Sickness: A Survival Guide for Pregnant Women. Bull Publishing Company. ISBN 0923521828. Diakses 2008-07-06. 
  3. ^ Niebyl, Jennifer R. (2010). "Nausea and Vomiting in Pregnancy". New England Journal of Medicine 363 (16): 1544–1550. doi:10.1056/NEJMcp1003896. PMID 20942670.