Ular terbang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Chrysopelea)
Lompat ke: navigasi, cari
?Ular terbang
Ular pohon emas, Chrysopelea ornata
Ular pohon emas, Chrysopelea ornata
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Sauropsida
Ordo: Squamata
Upaordo: Serpentes
Famili: Colubridae
Genus: Chrysopelea
Boie, 1826
Spesies

Chrysopelea ornata
Chrysopelea paradisi
Chrysopelea pelias
Chrysopelea rhodopleuron
Chrysopelea taprobanica


Chrysopelea, atau lebih dikenal sebagai ular terbang, adalah genus yang masuk ke dalam famili Colubridae. Ular terbang termasuk golongan ular yang berbisa menengah,[1] meskipun mereka dianggap tidak berbahaya karena racunnya tidak berbahaya bagi manusia.[2] Ular ini tersebar luas di Asia Tenggara,[3] kepulauan Melanesia,[4] dan sebagian India.[5][6] Chrysopelea dikenal sebagai ular terbang, namun hal ini kurang tepat, karena ular-ular tersebut sebenarnya tidak terbang, melainkan meluncur atau melompat di udara.

Teknik Meluncur[sunting | sunting sumber]

Ular-ular tersebut biasanya meluncur dari pohon ke pohon untuk mencari mangsa atau menghindari bahaya. Mereka melayang di udara dengan cara membentuk tubuh seperti huruf "S" lalu meloncat kemudian memipihkan badan dan meregangkan tulang iga sehingga terlihat seperti sedang terbang. Ular ini mengarahkan gerakannya dengan ekornya. Begitu akan sampai di pohon tujuan, ular ini mengembalikan posisi tulang iganya. Setelah mendarat di ranting, badan ular ini kembali ke bentuk silindris seperti biasa.

Kebiasaan dan Makanan[sunting | sunting sumber]

Ular terbang adalah hewan diurnal, mereka berburu pada siang hari. Hewan buruan mereka adalah kadal, kodok, burung dan kelelawar.[6][7] Ular ini juga sering berada dekat dengan manusia, dan akan menggigit jika terganggu. Meskipun begitu, racun ular ini hanya berbahaya bagi mangsanya dan tidak berbahaya bagi manusia.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ hers reveal secrets of snake flight|date=2005-05-12 |accessdate=2007-11-27 |format= html}}
  2. ^ "University of Chicago researchers reveal secrets of snake flight". The University of Chicago Medical Center. May 13, 2005. Diakses 14 July 2009. 
  3. ^ Ferner, J.W.; Brown, R.W., Sison, R.V. and Kennedy, R.S. (2000). "The Amphibians and Reptiles of Panay Island, Philippines". Asiatic Herpetological Research 9: 1–37. Diakses 2009-07-14.  Unknown parameter |coauthors= ignored (help)
  4. ^ Socha, J. (1999-2005). "Approximate distribution of Chrysopelea". flyingsnake.org. Diakses 14 July 2009. 
  5. ^ Pawar, S. and Birand, A. "A survey of amphibians, reptiles and birds in northeast India" CERC Technical Report No.6 . Centre for Ecological Research and Conservation, Mysore. 2001. Accessed 2009-07-14.
  6. ^ a b De Rooij, N. (1915). "The reptiles of the Indo-Australian archipelago" Leiden : E.J. Brill. Accessed 2009-07-14.
  7. ^ Socha, J. (1999-2005). "Flying Snake Frequently Asked Questions". flyingsnake.org. Diakses 15 July 2009. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]