Lompat ke isi

Cheng Nan-jung

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Cheng Nan-jung
鄭南榕
Potret Cheng Nan-jung diarak dalam upacara pelantikan presiden Taiwan
Lahir(1947-09-12)12 September 1947
Taipei, Taiwan
Meninggal7 April 1989(1989-04-07) (umur 41)
Taipei, Taiwan
Sebab meninggalBakar diri
Nama lainNylon Cheng
AlmamaterUniversitas Nasional Cheng Kung
Universitas Katolik Fu Jen
Universitas Nasional Taiwan
Pekerjaanpenerbit, aktivis demokrasi
Dikenal atasBakar diri, kemerdekaan Taiwan
Suami/istriYeh Chu-lan
Cheng Nan-jung
Hanzi tradisional: 鄭南榕

Cheng Nan-jung (鄭南榕, bahasa Hokkien: Tēnn Lâm-iông; juga dikenal sebagai Nylon Cheng; 12 September 1947  7 April 1989) adalah seorang penerbit dan aktivis pro-demokrasi Taiwan. Ia adalah pendiri majalah Mingguan Era Kebebasan. Ia paling dikenal secara internasional karena membakar diri untuk mendukung kebebasan berpendapat.

Latar belakang dan karier

[sunting | sunting sumber]

Ayah Cheng merupakan seorang imigran asal Fuzhou yang pindah ke Taiwan saat pendudukan Jepang dan ibunya berasal dari Keelung, Taiwan. Orang tuanya memiliki empat putra.[1] Cheng was lahir pada tahun terjadinya Insiden 28 Februari. Dalam resume pertamanya untuk mencari kerja, Cheng Nan-jung menuliskan: "Saya dilahirkan pada tahun terjadinya Insiden 28 Februari, dan insiden ini telah menekanku sepanjang hidupku.... Hanya karena kami dilindungi oleh tetangga kami, kami Waishengren aman dari gelombang pembalasan dari orang-orang Taiwan." Ia menulis bahwa pengalamannya tumbuh besar di masa Teror Putih mendorongnya untuk berkomitmen mendukung kemerdekaan Taiwan.

Cheng menempuh studi dalam bidang teknik di Universitas Provinsial Cheng Kung Taiwan, dan bidang filsafat di Universitas Katolik Fu Jen dan Universitas Nasional Taiwan. Ia menolak untuk mengambil kuliah mengenai Pemikiran Sun Yat-sen (國父思想), yang baru menjadi opsional pada tahun 2006, dan mengembalikan sertifikat kelulusan Universitas Nasional Taiwan-nya.

Pada bulan Maret 1984, ia mendirikan majalah Mingguan Era Kebebasan dan mendeklarasikan bahwa "[Mingguan Era Kebebasan] berjuang bagi kebebasan berpendapat 100 persen." Cheng Nan-jung telah mendaftarkan 18 majalah yang berbeda sebagai "ban serep" untuk digunakan ketika Kuomintang melarang majalah tersebut dan menghentikan penerbitan. Ia berkata, "Aku tidak takut ditangkap atau pun dibunuh, pada dasarnya, aku akan melawan mereka sampai titik akhir." Majalah tersebut dilarang beberapa kali oleh pihak berwenang tetapi terus dicetak dan disebarluaskan.

Pembakaran diri dan kelanjutannya

[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1989, Cheng didakwa atas tuduhan pemberontakan karena mencetak proposal untuk sebuah konstitusi bagi Republik Taiwan. Sebuah surat perintah penangkapan dikeluarkan.[2] Ia menolak untuk tampil di pengadilan. Ketika kepolisian berusaha mendobrak masuk ke kantornya untuk memangkapnya pada tanggal 7 April, ia melakukan bunuh diri dengan cara bakar diri. Ia membakar kantornya dan mati dalam kobaran api.[2] Protes pembakaran dirinya terhadap Kuomintang diliput oleh Televisi Formosa beberapa tahun kemudian.[3]

Di penguburan Cheng pada tanggal 19 Mei, aktivis pro-demokrasi Taiwanese lainnya, Chan I-hua, juga membakar dirinya ketika prosesi penguburan dihalangi oleh kepolisian.

Janda Cheng, Yeh Chu-lan, memegang jabatan senior dalam pemerintahan Partai Progresif Demokrat antara tahun 2000 dan 2005. Sebagai mantan Wakil Perdana Menteri, ia menjabat sebagai pelaksana tugas wali kota Kaohsiung dari bulan Juli 2005 hingga Desember 2006. Pada tahun 2007, ia disebut-sebut berpotensi menjadi calon wakil bagi Frank Hsieh pada Pemilihan Presiden Taiwan 2008, tetapi pada akhirnya Hsieh memilih Su Tseng-chang.

Pada tahun 1999, sebuah museum yang didedikasikan untuk Cheng yang bernama Museum Kebebasan Cheng Nan-jung dibuka di Taipei. Museum ini berada di tempat Cheng membakar dirinya.[4] Pada tanggal 22 Desember 2016, Yuan Eksekutif mengumumkan bahwa tanggal 7 April setiap tahun akan menjadi Hari Kebebasan Berekspresi untuk memperingati kematiannya.[5]

Pada bulan November 2013, Universitas Nasional Cheng Kung yang dikenal atas program studi ilmu politik mengadakan pemungutan suara untuk nama alun-alun baru. Nama Cheng memenangkan pemungutan suara tersebut, tetapi kepala sekretaris universitas memilih untuk mengabaikan hasil pemungutan suara tersebut.[6]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Lai, Sunny (7 April 2024). "FEATURE/35 years later, freedom of speech defender Nylon Cheng's legacy lives on". Central News Agency. Diakses tanggal 14 April 2024.
  2. 1 2 Copper, John F. (2003). Taiwan: Nation-State Or Province? (Edisi 4th). Boulder: Westview. ISBN 9780813339559.
  3. Rawnsley, Gary D.; Rawnsley, Ming-Yeh T., ed. (2003). Political Communications in Greater China: The Construction and Reflection of Identity. London: RoutledgeCurzon. ISBN 9780700717347.
  4. "Taiwanease • Cheng Nan-Jung Liberty Museum". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-02-01. Diakses tanggal 2013-10-08.
  5. "Executive Yuan declares Freedom of Expression Day - Taipei Times". 23 December 2016.
  6. "南榕廣場爭議 學生要校長道歉 | 重點新聞 | 中央社 CNA". Diarsipkan dari asli tanggal 2018-10-13.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]