Cempaka, Talun, Cirebon

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Cempaka
Desa
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Barat
KabupatenCirebon
KecamatanTalun
Luas159,00 Ha
Jumlah penduduk6376 orang
Kepadatan240,00 per KM

Cempaka adalah desa di kecamatan Talun, Cirebon, Jawa Barat, Indonesia.

SEJARAH[sunting | sunting sumber]

Asal usul Desa Cempaka, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon[sunting | sunting sumber]

Dahulu kala disuatu Pedukuhan yang masih sedikit penduduknya dan masih mempercayai aliran tahayul, dengan Sesaji kepada pohon-pohon besar, batu besar, bukit/semak belukar yang dianggap angker,

Datanglah seorang pengembara yang belakangan diketahui bernama Raden Cempah/ pangeran Cempah, Melihat keadaan kondisi masyarakat yang seperti itu Raden Cempah memutuskan untuk menetap didaerah tersebut,

Raden Cempah mengajarkan nilai-nilai kebaikan pada masyarakat di pedukuhan/kampung tersebut, dan sampai akhirnya masyarakat yang dahulunya mempercayai aliran tahayul, dengan Sesaji kepada pohon-pohon besar, batu besar, bukit/semak belukar yang dianggap angker sudah tidak lagi melakukan kegiatan tersebut, dan kemudian berkembangnya Agama Islam Pada saat itu,

Dalam kurun waktu beberapa lama di pedukuhan/kampung tersebut, Raden Cempah kedatangan tamu seorang wanita yang berparas cantik dan mempunyai ilmu kanuragan yg tinggi yg berasal dari skitar kerajaan Cirebon. Yang bernama Nyimas ( nama masih dalam pencarian), Parasnya yang cantik Nyimas tersebut sampai mendapatkan julukan sebagai Kembang (bunga) dipedukuhan/kampung tersebut,

Raden Cempahpun tertarik dan jatuh hati pada wanita tersebut, Namun Nyimas memberikan syarat kepada Raden Cempah jika ia ingin meminangnya, Dan syarat pada saat itu adalah dengan mengalahkan sang Nyimas, Maka akhirnya Raden Cempah dan Nyimas pun keduanya Sepakat untuk mengadu kesaktianya, setelah beberapa hari bertempur, akhirnya sang Nyimas pun kalah, Tapi sang wanita tidak menepati janjinya, ia lari kabur melesat menghilang entah ke mana, Raden Cempah yang punya kesaktian pun menghilang mengejar wanita tersebut, Dan tidak kembali lagi ke pedukuhan/kampung tersebut.

Kemudian Penduduk yang sudah mengenal baik sangat kehilangan panutannya, Banyak penduduk yang mencari dan bertanya, tapi tidak ada seorang pun yg mengetahui keberadaan Raden Cempah dan Nyimas sang Kembang (bunga).

ketika ada orang yang bertanya maka jawaban semua orang mengatakan "Raden cempah langka" (Langka = Tidak ada) Raden cempah sudah tidak ada, Raden cempah langka,,, Cempah langka,,, Cempah langka,,,

Seiring berjalanya waktu penduduk menyebut dengan " cempahka " dan akhirnya penduduk menamakan daerah tempat di mana Raden Cempah menghilang dengan sebutan "Cempaka" tapiada dikalangan penduduk atas kejadian tersebut menyebutnya sebagai “Cempaka Kembang”.

KELOMPOK KEPEMUDAAN[sunting | sunting sumber]

Grup Marawis Hadroh dari Desa Cempaka Kec.Talun[sunting | sunting sumber]

Grup Marawis Hadroh dari Desa Cempaka Kec.Talun sering di juluki juga AR terbentuk nya AR itu dari perpecahan grup Hadroh Anasyid yang sudah melambung tinggi di kenal di mana-mana khususnya di Kec.Talun,

pada masa itu tp krna ada masalah yg tidak saling cocok dari personil 1 sama lain ahir nya grup anasyid itu di nyatakan bubar dan di bagi 2 grup disitu lah berdiri grup AR yg berpersonil cuma 7 org di wktu itu yaitu uki,udin,bakul enta,mamduh,miftah dan riski tp kami tidak menyerah untuk menyempurnakan personil grup AR dan terbentuklah grup AR dengan personil yg hampir sempurna dengan di tambah nya hamzah, dan Asep pada bulan Februari 2017 dan di Pilkada serentak thn 2018 AR pertama kali mengikuti lomba Hadroh dan AR mendapatkan juara 2 di kontes Pilkada tersebut,AR semakin ingin mencari pengalaman lomba dan AR kembali mendapatkan juara harapan 2 di kontes Genjring rhamadan di Ramayana,di wktu itu jg AR hrs di eliminasi di lain tempat kontes Genjring yaitu di kontes Genjring rctv,dari situ qta bnyk mendapatkan pengalaman dan bnyk undangan dari org2 hajatan,masjid2,dan org tasyakuran untuk mengisi acara tersebut,dan di bulan Mei tanggal 5 thn 2019 AR kembali mengikuti kontes Genjring Ramadhan rctv,dan menambahkan personil yaitu Fauzan,ade,lutfi,dan makrus, Dito dan Alhamdulillah AR mendapatkan juara 2 di kontes Genjring rctv 2019 yg di hadiri oleh bpk plt Bupati Cirebon dan anggota dewan Siska karila beserta jajaran petinggi desa cempaka yg sllu mensuport perjuangan AR di kontes rctv tersebut dan personil AR yg skrg yaitu Hamzah,fauzan,udin, di vocal

Uki,dito Lutfi di backing vocal

Dan di bagian Hadroh terisi,sunenta,bakul,mamduh,makrus,dan miftah,serta Asep di trumbuk dan riski di bagian bass

Marawis Hadroh Ahbaburrosul Desa Cempaka adalah salah satu grup musik Marawis yang memiliki unsur keagamaan yang kental. Itu tercermin dari berbagai lirik lagu yang dibawakan yang merupakan pujian dan kecintaan kepada Sang Pencipta.

Grup Marawis Hadroh Ahbaburrosul dari Desa Cempaka Kec.Talun sering di juluki juga dengan AR. terbentuk nya Hadroh Ahbaburrosul berawal dari perpecahan dari grup Hadroh Anasyid. Hadroh Anasyid salah satu grup marawis yang namanya sudah melambung tinggi dan dikenal dimana-mana khususnya diwilayah Kec.Talun, perpecahan grup marawis Hadroh Anasyid berasal dari ketidak cocokan antara salah satu personilnya, kemudian atas sebab itu grup Hadroh Anasyid menyatakan bubar. lalu salah satu mantan personil grup Hadroh Anasyid yang bernama Ahmad Dasuki membentuk grup Marawis Hadroh Ahbaburrosul Desa Cempaka pada pada tanggal 12 Januari 2017 yang beranggotakan sebagai berikut :

-Ahmad Dasuki, (vocal) -Udin, (vocal) -Bakhul, (Hadroh) -Sunenta, (Hadroh) -Mamduh, (Hadroh) -Miftah, (Hadroh) -Riski, (bass) -Hamzah(vocal) -Asep, (trumbuk) -Fauzan, (vocal) -Ade, (Hadroh) -Lutfi, (Hadroh) -Makrus, (Hadroh) -Dito, (Hadroh) -Endang Sudrajat, (Kecrek)

kemudian dengan personil yang ada mereka bahu membahu tidak pantang menyerah untuk membesarkan grup Marawis Hadroh Ahbaburrosul Desa Cempaka, dengan suporrt serta doa orang tua setra peran serta pemerintah Desa Cempaka yang sangat luar biasa membuat Grup Marawis Hadroh Ahbaburrosul semakin memiliki kemampuan yang bersaing dengan grup-grup genjring yang lain, ini terbukti di beberapa perlombaan yang pernah di ikuti.

Perlombaan yang pernah di ikuti : 1.April 2018, (Kontes genjring pilkada) Pertama kali mengikuti lomba Hadroh dan AR mendapatkan juara 2. 2.April 2018, (Kontes genjring Ramayana)juara harapan 2. 3.April 2018, (Kontes genjring Genjring rctv) Tereliminasi di babak penyisihan. 4.5 mei 2019, (Kontes genjring Genjring rctv) juara 2

Dengan Prestasi yang ada membuat semangat dan kebanggaan bagi warga Desa Cempaka, menjadi bagian dari contoh pemuda-pemuda yang hebat berprestasi, sehingga menginspirasi pemuda-pemudi lainnya untuk bagaimana saling berlomba berkontibusi hal-hal positih terhadap Desa dan Membanggakan nama desa agar lebih harum lagi.