Bose Corporation

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Bose Corporation
Swasta
IndustriElektronik konsumen
Didirikan1964; 57 tahun lalu (1964)
PendiriAmar Bose[1]
Kantor
pusat
Framingham, Massachusetts, Amerika Serikat
Tokoh
kunci
Philip W. Hess
(Presiden dan CEO)
ProdukPengeras suara, headphone, peralatan audio, audio mobil, audio profesional
PendapatanKenaikan US$ 4,0 milyar (2019)[2]
Karyawan
9.000+ (2019)[2]
Situs webwww.bose.com

Bose Corporation (/bz/) adalah sebuah produsen peralatan audio asal Amerika Serikat. Perusahaan ini didirikan oleh Amar Bose pada tahun 1964 dan berkantor pusat di Framingham, Massachusetts. Bose terkenal berkat produk sistem audio dan pengeras suara rumahan, headphone penghilang derau, produk audio profesional, dan sistem audio otomotifnya.[3][3][4][5] Bose juga terkenal sangat melindungi paten, merek dagang, dan mereknya.

Mayoritas saham Bose Corporation dimiliki oleh Massachusetts Institute of Technology, yang menerima deviden saham melalui saham tanpa hak suara yang didonasikan oleh pendiri Bose pada tahun 2011. Berdasarkan laporan tahunannya untuk tahun fiskal 2019, Bose Corporation mencatatkan pendapatan sebesar US$4,0 miliar dan mempekerjakan lebih dari 9.000 orang.[2]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Gerai Bose di Century City

Perusahaan ini didirikan di Massachusetts pada tahun 1964 oleh Amar Bose dengan pendanaan dari sejumlah investor malaikat, salah satunya profesor dan pembimbing tesis Amar, Y. W. Lee.[6] Ketertarikan Amar pada sistem pengeras suara dimulai pada tahun 1956, saat ia membeli sebuah sistem stereo, tapi kecewa dengan performanya.[7] Tujuan dari perusahaan ini adalah untuk mengembangkan sebuah sistem pengeras suara yang berupa sejumlah pengeras suara dihadapkan pada dinding, untuk memantulkan suara dan mereplikasi suara pada aula konser.[6]

Pada tahun 1966, Bose 2201 menjadi produk pertama yang dijual oleh perusahaan ini.[8] Sistem pengeras suara ini sangat unik, karena terdiri dari 22 pengeras suara, yang sebagian besar justru membelakangi pendengarnya. Bose 2201 dirancang untuk ditempatkan di pojok ruangan, dan menggunakan pantulan dari dinding untuk meningkatkan persepsi ukuran ruangan. Pengeras suara ini tidak terlalu sukses, sehingga penjualannya dihentikan tiga atau empat tahun kemudian.[8]

Setelah kegagalan ini, Amar menyimpulkan bahwa teknik pengukuran sistem audio pada saat itu (seperti mengukur distorsi dan respon frekuensi) tidak efektif untuk mengevaluasi tujuan reproduksi suara alami. Amar berargumen bahwa cara paling baik untuk mengukur kualitas suara adalah melalui persepsi pendengar.[9][10][11] Pada tahun 1968, perusahaan ini memperkenalkan sistem pengeras suara stereo Bose 901, yang dilengkapi delapan lubang pengeras suara menghadap dinding, dan hanya satu lubang yang menghadap pendengar. Tujuan dari desain ini adalah agar suara yang dipantulkan oleh dinding lebih dominan daripada suara yang langsung mengarah ke pendengar. Desain 901 ini sangat unik jika dibandingkan dengan yang ada pada saat itu, di mana lubang pengeras suara langsung dihadapkan ke pendengar.[12] Bose 901 pun sukses di pasaran, dan Bose Corporation tumbuh pesat pada dekade 1970-an. Bose 901 pun diproduksi dari tahun 1968 hingga tahun 2016.[13][14]

Pada tahun 1991, sekelompok periset dari Bose membantah eksperimen tahun 1989 yang mengklaim telah menciptakan energi melalui fusi dingin.[15]

Gerai ritel pertama Bose resmi dibuka pada tahun 1993 di Kittery, Maine.[16] Bose mengumumkan bahwa mereka akan menutup semua gerai ritelnya di Amerika Utara, Eropa, Jepang, dan Australia pada tahun 2020, namun akan tetap mempertahankan 130 gerainya di India, Asia Tenggara, Korea Selatan, Tiongkok, dan Uni Emirat Arab.[17]

Pada tahun 2011, Amar Bose mendonasikan sebagian besar saham tanpa hak suara Bose ke almamaternya, Massachusetts Institute of Technology. Deviden pun tiap tahun diberikan untuk "memperkuat misi riset dan edukasi MIT". Walaupun begitu, MIT tidak diperbolehkan menjual saham ini maupun berpartisipasi dalam manajemen dan kepemimpinan perusahaan.[18][19][20] Pasca kematian Amar Bose pada tahun 2013, Bob Maresca resmi menjadi CEO perusahaan ini.[21][22][23]

Pabrik[sunting | sunting sumber]

Produk Bose diproduksi di Amerika Serikat, Meksiko, Tiongkok, dan Malaysia.[24][25][26] Pabrik Bose di Amerika Serikat berada di Framingham, Massachusetts (juga menjadi lokasi kantor pusat), Westborough, Massachusetts, dan Stow, Massachusetts.[27] Pabrik Bose di Meksiko berada di Tijuana dan San Luis Río Colorado. Pabrik Bose di Malaysia berada di Batu Kawan (juga menjadi pusat distribusi untuk Asia-Pasifik dan Timur Tengah.[28]

Pada tahun 2015, dua pabrik Bose di Columbia, South Carolina dan Carrickmacross, Ireland, resmi ditutup (dengan pegawai masing-masing sebanyak 300 dan 140 orang), sebagai bagian dari penyederhanaan rantai pasok global Bose. Bose pun menggunakan pabrik di Columbia, yang dibuka pada tahun 1993, untuk keperluan distribusi, perbaikan, produksi, dan perakitan sejumlah headsets. Sementara pabrik Carrickmacross yang mulai beroperasi pada tahun 1978, melakukan perakitan sejumlah sistem teater rumahan, radio gelombang, dan lain sebagainya.[29] Operasional pabrik San Luis dan Batu Kawan telah diambil alih oleh Flex pada tahun 2016, namun tetap memproduksi produk Bose.[30]

Produk[sunting | sunting sumber]

Produk Bose pada sebuah gerai Staples

Otomotif[sunting | sunting sumber]

Pasca gagal menjual pengeras suara untuk mobil di pasaran, Bose kemudian menjadi OEM untuk instalasi audio pada Cadillac Seville tahun model 1983.[31][32] Sejak saat itu, Bose pun memasok sistem audio untuk sejumlah produsen mobil. Pada tahun 2007, sistem media Bose memenangkan Penghargaaan Telematika Internasional untuk kategori "Solusi Penyimpanan Terbaik untuk Hiburan Dalam Mobil".[33]

Pada tahun 2004, Bose memperkenalkan purwarupa sistem suspensi aktif, menggunakan motor elektromagnetik, bukannya hidraulis/pneumatik[34][35] dan rencananya dirilis pada tahun 2009,[36][37] namun gagal terlaksana karena kendala berat dan biaya.[38] Sistem ini menggunakan motor linear elektromagnetik untuk menaikkan roda mobil saat menghadapi jalan bergelombang atau lubang di jalan.[39] Rodanya dinaikkan saat mendekati lubang untuk menjaga mobil tetap datar, menggunakan prinsip seperti di perangkat audio penghilang derau. Mobil yang dipasangi purwarupa inipun dapat melompati rintangan.[20][40] Bose menyatakan bahwa sistem ini terlalu mahal dan berat, walaupun telah dikembangkan selama lebih dari 20 tahun dan menghabiskan dana pengembangan sebanyak $100 juta.[35][41] Pada bulan November 2017, diumumkan bahwa Bose telah menjual teknologi ini ke ClearMotion.[42] Pada bulan Mei 2018, diumumkan bahwa lima produsen mobil besar menyatakan ketertarikannya pada teknologi ini, dan mungkin akan menerapkannya secara terbatas pada tahun 2019, lalu akan menerapkannya secara luas pada tahun 2020.[43][44]

Bose juga memperkenalkan sistem kursi truk yang diberi nama Bose Ride pada tahun 2010.[45][46] Sistem kursi aktif ini bertujuan untuk mengurangi kelelahan, cedera punggung, dan tekanan fisik pada para pengemudi dengan mengurangi getaran dari jalan.[47] Bose mengklaim dapat mengurangi hingga 90% getaran pada kursi pengemudi.[48]

Merek mobil yang saat ini menyediakan sistem audio Bose adalah Chevrolet, Buick, Cadillac, GMC, Fiat, Audi, Porsche, Hyundai, Kia, Mazda, Nissan, dan Infiniti.[49]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Spotlight: Amar Bose, the guru of sound design", International Herald Tribune, May 11, 2007. Retrieved November 17, 2012
  2. ^ a b c "Bose 2019 sustainability report", 2019. Retrieved December 26, 2019
  3. ^ a b "Founder of Mass.-based Bose audio firm dies at 83". Associated Press: The Big Story. 12 July 2013. 
  4. ^ "Bose Knows a Bit About Pro". FOH Online. July 2014. Diarsipkan dari versi asli tanggal August 29, 2014. 
  5. ^ "The history of Bose in-car audio, from an '83 Seville, to the 2015 Escalade". Digital Trends. 8 October 2014. 
  6. ^ a b Rifkin, Glenn (July 12, 2013). "Amar G. Bose, Acoustic Engineer and Inventor, Dies at 83". The New York Times. Diakses tanggal July 21, 2019. 
  7. ^ Lemley, Brad (October 1, 2004). "Amar Bose Interview". Discover. Diakses tanggal October 21, 2012. 
  8. ^ a b "University of Massachusetts: Pioneers of Innovation – Sherwin Greenblatt Conversation". Massachusetts.edu. Diarsipkan dari versi asli tanggal December 2, 2012. Diakses tanggal 2012-10-21. 
  9. ^ Amar Bose (1968). "On The Design, Measurement, and Evaluation of Loudspeakers". Aes.org. Diakses tanggal 2012-10-21. 
  10. ^ "Review:Bose Wave Music System". Gadget Guy. May 16, 2006. Diakses tanggal July 23, 2019. 
  11. ^ "AES paper". Aes.org. Diakses tanggal 2012-10-21. 
  12. ^ "Bose 901 Direct/Reflecting Speaker System". www.bose.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal August 1, 2016. Diakses tanggal October 20, 2019. 
  13. ^ "901 Direct/Reflecting® speaker system". www.bose.com. Diakses tanggal 25 July 2019. 
  14. ^ "901® Direct/Reflecting® speaker system series VI". www.bose.com. Diakses tanggal 25 July 2019. 
  15. ^ "Bose Once Debunked Cold Fusion. Yes, that Bose". www.mashable.com. Diakses tanggal 4 August 2019. 
  16. ^ "Innovations/achievements". www.bose.com. Diakses tanggal 26 July 2019. 
  17. ^ Carlock, Catherine (15 January 2020). "Bose to close all North American, European retail stores". Boston Business Journal. American City Business Journals. Diakses tanggal 15 January 2020. 
  18. ^ "Gift to MIT". MIT website. 29 April 2011. 
  19. ^ Gift to MIT from Amar Bose raises Tax Questions, by Stephen Stom, New York Times 30 April 2011
  20. ^ a b "A car that can jump over obstacles". NBC News. 2005-11-28. Diakses tanggal 2012-10-21. 
  21. ^ Rifkin, Glenn (July 12, 2013). "Amar G. Bose, Acoustic Engineer and Inventor, Dies at 83" – via NYTimes.com. 
  22. ^ "Bose CEO Bob Maresca to step down on Dec. 31". www.cnet.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 25 July 2019. 
  23. ^ "Maresca Interview". www.sportsbusinessdaily.com. Diakses tanggal 25 July 2019. 
  24. ^ "10 popular products in the US you didn't know were made in Mexico". www.cnbc.com (dalam bahasa Inggris). 30 January 2017. Diakses tanggal 26 July 2019. 
  25. ^ "Bose Quiet Comfort 25". www.kenrockwell.com. Diakses tanggal 26 July 2019. 
  26. ^ "Bose QuietComfort 20 Review". www.webbikeworld.com. 21 September 2013. Diakses tanggal 26 July 2019. 
  27. ^ "bizjournals.com – Bose nixes N.Y. expansion, chooses Stow instead". Boston.bizjournals.com. Diakses tanggal 2012-10-21. 
  28. ^ "Bose to open manufacturing plant in Malaysia". Diakses tanggal 2016-08-21. 
  29. ^ "Bose in Columbia to close in September". Diakses tanggal 2016-08-21. 
  30. ^ "Bose Selling Pair Of Factories To Flex". 2016-06-17. Diakses tanggal 2016-08-21. 
  31. ^ "The history of Bose in-car audio, from an '83 Seville, to the 2015 Escalade". www.youtube.com. 8 October 2014. Diakses tanggal 27 July 2019. 
  32. ^ "Bose Global Press Room - Bose Celebrates 30 Years of Automotive Sound". 
  33. ^ "World News: Finalists revealed for the 2007 Telematics Awards TU-Automotive - Tracking Automotive Technology & Innovation". Diarsipkan dari versi asli tanggal July 16, 2011. Diakses tanggal February 16, 2009. 
  34. ^ Howard, By Bill; August 26, 2004 3:59PM EST; August 26, 2004. "Bose Reimagines Auto Suspension". PCMAG (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-03-27. 
  35. ^ a b "Popular Science" magazine, December 2004
  36. ^ Harris, William (2005-05-11). "The Bose Suspension System". Auto.howstuffworks.com. Diakses tanggal 2012-10-21. 
  37. ^ Walton, Chris. "Inside Line 'Bose Suspension'". Edmunds.com. Diakses tanggal 2012-10-21. 
  38. ^ "Bose at 50: beyond sound". The Telegraph. 3 October 2014. 
  39. ^ Bose bumps di YouTube
  40. ^ French Interview "Suspension BOSE" di YouTube (car jumping appears at 3:20)
  41. ^ Shuldiner, Herb (November 30, 2007). "Bose Says Suspension Drawing Interest From OEMs". WardsAuto.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2010-07-08. Diakses tanggal July 31, 2010. 
  42. ^ "Bose Sells Off Its Revolutionary Electromagnetic Suspension - ExtremeTech". www.extremetech.com. Diakses tanggal 2019-03-27. 
  43. ^ "World's first digital car chassis technology to reach roads in 2019 | Autocar". www.autocar.co.uk. Diakses tanggal 2019-03-27. 
  44. ^ Cheromcha, Kyle. "The Bose 'Magic Carpet' Car Suspension System Is Finally Headed For Production". The Drive. Diakses tanggal 2019-03-27. 
  45. ^ Miles, Gerry (March 15, 2010). "Potholed Boston streets inspire Bose truck seat". Boston.com. Diakses tanggal 2012-07-15. 
  46. ^ "Study of Bose Ride System Indicates Reduction in Back Pain for Drivers". Heavy Duty Trucking: Truckinginfo. 27 March 2014. 
  47. ^ Williams, Stephen (January 29, 2010). "Bose's New System Is a Truck Seat". The New York Times. Diakses tanggal 2012-07-15. 
  48. ^ Vanderwerp, Dave (December 2010). "The Bose Ride Truck Seating System: Bose makes 'trucker butt' a thing of the past". Car and Driver. Diakses tanggal 2012-07-15. 
  49. ^ https://automotive.bose.com/vehicles