Bill Bright

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

William R. "Bill" Bright (lahir 19 Oktober 1921 – meninggal 19 Juli 2003 pada umur 81 tahun) adalah seorang pengajar Kristen asal Amerika Serikat. Pada tahun 1951 di University of California, Los Angeles ia mendirikan Campus Crusade for Christ sebagai suatu pelayanan untuk para mahasiswa.[1] Pada tahun 1952 ia menulis The Four Spiritual Laws. Pada tahun 1979 ia memproduksi Jesus Film.

Pada tahun 1996 Bill Bright dihadiahi $1,1 juta Templeton Prize untuk "Progress in Religion", dan menyumbangkan uang itu bagi promosi kegunaan rohani puasa dan berdoa.[2] Pada tahun 2001 ia mundur sebagai kepala organisasi dan digantikan sebagai presiden oleh Rev. Steve Douglass became president.[1] Ia meninggal pada tahun 2003.

Empat Hukum Rohani[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1952, ia menulis "The Four Spiritual Laws" ("Empat Hukum Rohani"), suatu traktat evangelikal Kristen. Di dalamnya ia menjabarkan pandangan esensiel iman Kristen mengenai keselamatan, yang disarikan menjadi empat hukum rohani atau prinsip rohani yang melandasi hubungan manusia dan Allah. Traktat ini tersedia dari Campus Crusade for Christ, dan lebih dari seratus juta salinan telah didistribusikan ke semua bahasa utama di dunia.[3][4] Buku kecil ini diakhiri dengan suatu doa pertobatan.

Ringkasan empat hukum atau prinsip rohani itu adalah:[5]

1. Allah mengasihi manusia dan menawarkan rencana ilahi bagi kehidupan mereka.
  • Yohanes 3:16  Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.[6]
  • Yohanes 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.[7]
2. Manusia jatuh dalam dosa dan terpisah dari Allah. Karenanya, manusia tidak tahu dan tidak mengalami kasih serta rencana Allah bagi hidupnya.
  • Roma 3:23 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah.[8]
  • Roma 6:23 Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.[9]
3. Yesus Kristus adalah satu-satunya penebusan Allah untuk dosa manusia. Melalui Dia, Anda dapat mengetahui dan mengalami kasih dan rencana Allah bagi kehidupan Anda.
  • Roma 5:8 Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.[10]
  • 1 Korintus 15:3-6 Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci; bahwa Ia telah menampakkan diri kepada Kefas dan kemudian kepada kedua belas murid-Nya. Sesudah itu Ia menampakkan diri kepada lebih dari lima ratus saudara sekaligus; kebanyakan dari mereka masih hidup sampai sekarang, tetapi beberapa di antaranya telah meninggal.[11]
  • Yohanes 14:6 Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku."[12]
4. Kita harus secara pribadi menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat dan Tuhan; barulah kita dapat mengetahui dan mengalami kasih dan rencana Allah bagi kehidupan kita.
  • Yohanes 1:12  Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;[13]
  • Efesus 2:8-9 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah. Itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.[[14]
  • Yohanes 3:1-8 Adalah seorang Farisi yang bernama Nikodemus, seorang pemimpin agama Yahudi. Ia datang pada waktu malam kepada Yesus dan berkata: "Rabi, kami tahu, bahwa Engkau datang sebagai guru yang diutus Allah; sebab tidak ada seorangpun yang dapat mengadakan tanda-tanda yang Engkau adakan itu, jika Allah tidak menyertainya." Yesus menjawab, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah." Kata Nikodemus kepada-Nya: "Bagaimanakah mungkin seorang dilahirkan, kalau ia sudah tua? Dapatkah ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya dan dilahirkan lagi?" Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah. Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh. Janganlah engkau heran, karena Aku berkata kepadamu: Kamu harus dilahirkan kembali. Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh."[15]
  • Wahyu 3:20  Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.[16]

Bacaan tambahan[sunting | sunting sumber]

  • Turner, John G. (2008). Bill Bright and Campus Crusade for Christ : the renewal of evangelicalism in postwar America. Chapel Hill, NC: The University of North Carolina Press. ISBN 978-0-8078-3185-4. 

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]