Lompat ke isi

Bairawa

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Bhairawa)
Bairawa
Nama lainDandapani, Swaswa
Genderpria
AfiliasiSiwa
MantraOṁ Bhairavāya Namaḥ
Senjatatrisula, katwangga, pedang, sabit, bajra, pasa, pinaka, panah pasupati, alu,damaru
Wahanaanjing
HariMinggu, Selasa, Senin
Angka33
Pemujaan
Dipuja umatHindu, Buddha
AliranSaiwa (Hindu), Vajrayana (Buddha)
PerayaanBhairava Ashtami
Keluarga
IstriBairawi

Bairawa (Dewanagari: भैरव; ,IAST: Bhairava, भैरव) atau Kalabairawa (Dewanagari: कालभैरव; ,IAST: Kālabhairava, कालभैरव), adalah dewa dalam Hinduisme aliran Saiwa, dan Buddhisme aliran Vajrayāna. Dalam aliran Saiwa, dia adalah perwujudan yang hebat―atau awatara―dari Dewa Siwa.[1][2][3] Dalam tradisi Saiwa di Kashmir, Bairawa merupakan manifestasi dari "Realitas Tertinggi" yang sepadan dengan konsep Parabrahman.[4]

Dalam agama Hindu secara umum, Bairawa juga disebut Dandapani (Daṇḍapāni; "[yang memegang] danda di tangan[nya]"), karena dia membawa tongkat atau danda untuk menghukum orang yang bersalah. Dia disebut pula Swaswa (Śvāśva; "[yang] kendaraannya [adalah] anjing").[5] Dalam Buddhisme Vajrayana, dia dianggap sebagai emanasi yang menakjubkan dari bodhisatwa Mañjuśrī, dan juga disebut Heruka, Vajrabhairava, Mahākāla, dan Yamantaka.[6][7]

Bairawa dipuja di India, Nepal, Indonesia, Sri Lanka, dan Japan, dan dalam praktik Buddhisme Tibet.[8][9]

Dia digambarkan berhiaskan belitan ular yang dikenakan sebagai anting, gelang, gelang kaki, dan tali kasta (yajnopavita). Dia mengenakan cawat kulit harimau dan berhiaskan rangkaian tengkorak manusia.[10]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Kramrisch, Stella (1994). The Presence of Śiva. Princeton, NJ: Princeton University Press. p. 471. ISBN 0691019304
  2. Gopal, Madan (1990). Gautam, K.S. (ed.). India through the ages. Publication Division, Ministry of Information and Broadcasting, Government of India. hlm. 76.
  3. "Bhairava: The Wrathful". Diarsipkan dari asli tanggal 13 February 2015. Diakses tanggal 13 May 2015.
  4. Wallis, Christopher D. (2013-08-15). Tantra Illuminated: The Philosophy, History, and Practice of a Timeless Tradition (dalam bahasa Inggris). Mattamayura Press. ISBN 978-0-9897613-6-9.
  5. Sehgal, Sunil (1999). Encyclopaedia of Hinduism: C-G, Volume 2. Sarup & Sons. hlm. 491–492. ISBN 978-81-7625-064-1.
  6. Whalen-Bridge, John; Storhoff, Gary (2009). The Emergence of Buddhist American Literature. State University of New York Press. p. 170. ISBN 978-1-4384-2659-4.
  7. Davidson, Ronald M. (2003) Indian Esoteric Buddhism: A Social History of the Tantric Movement. Columbia University Press. p. 211. ISBN 0231126190
  8. Johnson, W. J (1 Januari 2009), A Dictionary of Hinduism (dalam bahasa Inggris), doi:10.1093/ACREF/9780198610250.001.0001, OL 3219675W, Wikidata Q55879169 berlangganan atau keanggotan Perpustakaan Umum Britania Raya diperlukan
  9. Elizabeth Chalier-Visuvalingam (28 Mei 2013). "Bhairava". Oxford Bibliographies Online (dalam bahasa Inggris). Oxford University Press. doi:10.1093/OBO/9780195399318-0019. Wikidata Q55919026. berlangganan atau keanggotan Perpustakaan Umum Britania Raya diperlukan
  10. Bhairava statuette Diarsipkan 2011-01-30 di Wayback Machine. in copper from 15th-16th century Nepal, in collection of Smithsonian Institution. Accessed August 11, 2007.

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]