Hurikan Katrina
Katrina mencapai intensitas puncaknya di Teluk Meksiko pada tanggal 28 Agustus | |
| Sejarah meteorologi | |
|---|---|
| Terbentuk | 23 Agustus 2005 |
| Ekstratropis | 30 Agustus 2005 |
| Menghilang | 31 Agustus 2005 |
| Badai besar kategori 5 | |
| 1-minute sustained (SSHWS/NWS) | |
| Angin tertinggi | 150 |
| Tekanan terendah | 902 mbar (hPa); 26,64 inHg |
| Efek keseluruhan | |
| Korban jiwa | 1.392 |
| Hilang | 652 |
| Kerusakan | $125 miliar (2005 USD) (Siklon tropis termahal dalam sejarah badai Atlantik) |
| Daerah yang terkena dampak |
|
| IBTrACS | |
Bagian dari Musim badai Atlantik 2005 | |
Hurikan Katrina atau Badai Katrina) adalah sebuah siklon tropis besar yang melanda wilayah tenggara Amerika Serikat pada 24–31 Agustus 2005 dan menyebabkan kerusakan yang besar. Lebih dari 200.000 km² (seukuran Britania Raya) wilayah tenggara AS terpengaruh badai ini, termasuk Louisiana, Mississippi, Alabama, Florida, dan Georgia. Badai Katrina menewaskan 1.392 orang dan menyebabkan kerusakan yang diperkirakan mencapai US$125 miliar, terutama di dalam dan sekitar kota New Orleans, pada akhir Agustus 2005. Badai ini setara dengan Badai Harvey sebagai siklon tropis termahal di cekungan Atlantik. Katrina adalah siklon tropis kedua belas, badai kelima, badai besar ketiga, dan badai Kategori 5 kedua pada Musim badai Atlantik 2005. Badai ini juga merupakan badai Atlantik terkuat keempat yang menerjang daratan di Amerika Serikat, berdasarkan tekanan barometrik.
Sekitar 80 persen wilayah New Orleans, serta wilayah yang luas di paroki-paroki tetangga, terendam banjir. Diperkirakan sekitar 100.000 hingga 150.000 orang masih berada di Kota New Orleans, meskipun ada perintah evakuasi wajib. Banjir ini mendorong upaya respons nasional dan internasional yang besar, termasuk operasi penyelamatan federal, lokal, dan swasta. Korban jiwa terbesar disebabkan oleh banjir yang disebabkan oleh cacat teknis pada sistem perlindungan badai yang dibangun pemerintah federal, terutama tanggul di sekitar New Orleans.
Kehancuran dan hilangnya nyawa yang disebabkan oleh badai tersebut menyebabkan nama Katrina dipensiunkan oleh Organisasi Meteorologi Dunia pada bulan April 2006. Pada tanggal 4 Januari 2023, NHC memperbarui data korban tewas Katrina berdasarkan laporan tahun 2014, yang mengurangi jumlah total korban tewas dari perkiraan 1.833 menjadi 1.392.
Kronologi
[sunting | sunting sumber]
Badai tropikal (39–73 mph, 63–118 km/h)
Kategori 1 (74–95 mph, 119–153 km/h)
Kategori 2 (96–110 mph, 154–177 km/h)
Kategori 3 (111–129 mph, 178–208 km/h)
Kategori 4 (130–156 mph, 209–251 km/h)
Kategori 5 (≥157 mph, ≥252 km/h)
Tidak diketahui
Hurikan Katrina awalnya terbentuk pada 24 Agustus 2005, Katrina mempunyai tekanan pusat minimum sebesar 918 mb, sehingga merupakan sistem bertekanan tertinggi ketiga dalam sejarah Amerika Serikat. Kerusakan yang diakibatkannya—hingga kini terhitung dapat mencapai US$200 miliar—diperkirakan menjadikannya badai Atlantik dengan kerugian terbesar dalam sejarah AS. Hurikan ini menyebabkan mati listrik yang memengaruhi sekitar 1 juta jiwa di Louisiana, Mississippi and Alabama, dan banjir besar di wilayah New Orleans. Hingga 3 September, diperkirakan setidaknya 1289 orang telah meninggal dunia; 1029 orang secara langsung dan 260 lainnya secara tidak langsung. Jumlah ini diyakini akan terus meningkat.
Efek bencana alam
[sunting | sunting sumber]
Akibat bencana ini, terjadi penjarahan dan penodongan di berbagai tempat. Sekitar 25.000–60.000 warga New Orleans awalnya dievakuasi ke stadion Superdome. Saat mereka sedang dipindahkan dari Superdome ke Astrodome di Houston, Texas karena keadaan di Superdome yang sudah tidak layak ditinggali lagi, helikopter yang direncanakan membawa para warga untuk evakuasi sempat ditembaki orang-orang tak dikenal. Pemerintah Federal Amerika Serikat akhirnya mengerahkan 25.000 prajurit dan para veteran dari Irak untuk menjaga keamanan di New Orleans dan sekitarnya.
Selain itu, produksi minyak mentah AS di Teluk Meksiko juga hampir terhenti seluruhnya, sehingga harga minyak sempat mencapai rekor tertinggi pada US$70. Secara tidak langsung, mata uang Indonesia, rupiah, yang sedang berada dalam posisi lemah saat itu, juga sempat makin terpuruk akibat naiknya harga minyak ini.
Garis waktu peristiwa
[sunting | sunting sumber]Ini adalah garis waktu kejadian saat Badai Katrina terjadi. Tanggal di sini berada pada tahun 2005.[1]
- 23 Agustus: Depresi Tropis terbentuk di sekitar Bahama.
- 24 Agustus: Statusnya meningkat menjadi Badai Tropis Katrina.
- 25 Agustus: Statusnya meningkat menjadi Badai Katrina, yang menyebabkan longsor di Florida.
- 26 Agustus: Statusnya menurun menjadi Badai Tropis Katrina, statusnya meningkat lagi menjadi Badai Katrina di Teluk Meksiko. Negara bagian Lousiana yang pertamakali memberi peringatan akan terjadi longsor yang mungkin terjadi.
- 27 Agustus: Darurat pemerintah dikeluarkan untuk Lousiana dan evakuasi dimulai.
- 28 Agustus: Angin telah menjapai kecepatan 280 km/jam. Evakuasi telah disiapkan untuk New Orleans.
- 29 Agustus: Longsor terjadi sekitar pukul 6:10 pagi waktu setempat, dan tanggul pertama hancur pukul 8:14 waktu setempat. Beberapa bagian dari kota telah terendam air, lalu tanggul yang lain runtuh sektiar pukul 2 siang, dan korban pertama ditemukan sekitar pukul 3 sore.
- 31 Agustus: 85% kota terendam banjir.
- 1 September: Kelompok khusus dikerahkan untuk mencari korban hilang.
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]- (Inggris) National Hurricane Center
- (Inggris) Berita di The Age
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Storm: The Awesome Power of Wheather. The Five Mile Press. hlm. 13. ISBN 978-1-74211-846-8. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)