Aswamedha

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Aswamedha atau Korban kuda merupakan tradisi ritual Korban yang berasal dari zaman Veda sebagai symbol representasi kekuatan dan kekuasaan yang tertinggi atas raja-raja lain, yang merupakan taklukannya.[1][2] Pada awalnya dilakukan oleh raja yang menginginkan keturunan.[2] Tetapi kemudian menjadi korban untuk membuktikan kekuasaannya dan apabila seorang raja telah merasakan diri telah berkuasa penuh dalam wilayahnya, maka ia akan mengadakan korban Aswamedha.[2] Untuk itu seekor kuda dari warna tertentu (putih atau coklat muda keemas-emasan) dilepaskan dan diikuti (dijaga oleh sekelompok satria, yang harus melindunginya terhadap serangan orang atau pencuri).[2] Selama setahun kuda itu berkelana kemanapun ia suka tanpa diganggu dan dilindungi oleh satu pasukan bersenjata.[1] Bila ia melewati perbatasan kerajaan lain, rajanya akan melawan berperang atau menyerah.[1] Setelah kuda itu aman berkeliaran demikian, maka kedudukan raja yang melepaskannya kuda-kuda itu telah terbukti.[2] Pada akhir tahun kuda itu akan kembali ke ibu kota dan disambut dengan upacara besar Lalu kuda dikorbankan.[1]

Kerajaan[sunting | sunting sumber]

Kerajaan yang tercatat pernah melaksanakan upacara Aswamedha, yaitu:[3]

  1. Raja Samudragupta, pemimpin Kerajaan Gupta
  2. Raja Sagara, Pemimpin Kerajaan Kosala
  3. Raja Aswawarman, Pemimpin Kerajaan Kutai

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d Aswamedha diakses 25 juni 2015
  2. ^ a b c d e Hassan Sadhily. Ensiklopedi Indonesia. Jakarta: Ichtiar Baru-Van Hoeve.
  3. ^ Kerajaan Hindu Budha Indonesia diakses 25 juni 2015