Pembuluh nadi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Arteri)
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Pembuluh nadi
Artery.svg
Diagram pembuluh nadi.
Rincian
Pengenal
Bahasa LatinArteria (jamak: arteriae)
MeSHD001158
TAA12.0.00.003
A12.2.00.001
FMA50720
Daftar istilah anatomi
Potongan pada pembuluh nadi

Pembuluh nadi atau arteri adalah pembuluh darah berotot yang membawa darah dari jantung. Fungsi ini bertolak belakang dengan fungsi pembuluh balik yang membawa darah menuju jantung.

Sistem sirkulasi sangat penting dalam mempertahankan hidup. Fungsi utamanya adalah menghantarkan oksigen dan nutrisi ke semua sel, serta mengangkut zat buangan seperi karbon dioksida. Pada negara berkembang, dua kejadian kematian utama disebabkan oleh infark miokardium dan stroke pada sistem pembuluh nadi, misalnya arterosklerosis.

Struktur dan anatomi[sunting | sunting sumber]

Anatomi dinding pembuluh nadi.

Sistem sirkulasi arteri bisa dibagikan menjadi dua cabang — arteri sistemik, yang membawa darah mengandung oksigen dari jantung ke seluruh tubuh, dan arteri pulmonaris, yang membawa darah tanpa oksigen dari jantung ke paru-paru.

Lapisan terluar pembuluh nadi disebut tunica eksterna atau tunika adventitia yang tersusun dari serat kolagen dan jaringan elastis.

Di lapisan selanjutnya terdapat tunika media yang tersusun atas otot polos, serat kolagen dan jaringan elastis.

Lapisan terdalam adalah tunika intima yang tersusun atas sel endotelial dan lapisan kolagen yang kaya dengan elastin di arteri elastis. Darah mengalir di dalam rongga yang bernama lumen.

Jenis pembuluh nadi[sunting | sunting sumber]

Terdapat beberapa jenis pembuluh nadi pada tubuh:

Arteri pulmonaris[sunting | sunting sumber]

Pembuluh ini membawa darah yang telah dideoksigenasi yang baru saja dialirkan dari jantung ke paru-paru.

Arteri sistemik[sunting | sunting sumber]

Arteri sistemik membawa darah menuju arteriol dan kemudian ke pembuluh kapiler, di mana zat nutrisi dan gas ditukarkan.

Aorta[sunting | sunting sumber]

Aorta adalah pembuluh nadi terbesar dalam tubuh yang keluar dari ventrikel jantung dan membawa banyak oksigen.

Arteriol[sunting | sunting sumber]

Arteriol adalah pembuluh nadi terkecil yang berhubungan dengan pembuluh kapiler.

Pembuluh kapiler[sunting | sunting sumber]

Pembuluh ini bukan pembuluh nadi sesungguhnya. Di sinilah terjadinya pertukaran zat yang menjadi fungsi utama sistem sirkulasi. Pembuluh kapiler adalah pembuluh yang menghubungkan cabang-cabang pembuluh nadi dan cabang-cabang pembuluh balik yang terkecil dengan sel-sel tubuh. Pembuluh nadi dan pembuluh balik itu bercabang-cabang, dan ukuran cabang-cabang pembuluh itu semakin jauh dari jantung semakin kecil. Pembuluh kapiler sangat halus dan berdinding tipis.

Fungsi[sunting | sunting sumber]

Arteri adalah bagian dari sistem sirkulasi yang mengantarkan darah mengandung oksigen dari jantung ke seluruh tubuh. Arteri koroner membawa darah ke jantung, supaya otot jantung bisa memompa darah ke seuluruh tubuh.

Arteri mempunyai tekanan darah yang lebih tinggi dari bagian-bagian sirkulasi sistem yang lain. Tekanan darah dalam arteri selalu berbeda selama siklus jantung. Tekanan darah tertinggi adalah saat jantung berkontraksi, dan terendah ketika jantung merileks. Variasi tekanan menghasilkan denyut nadi, yang bisa dirasakan di berbagai tubuh seperti di nadi radial. Arteriol mempunyai pengaruh terbesar pada aliran darah lokal dan keseluruhan tekanan darah.

Tekanan darah arteri bisa disesuaikan tergantung kebutuhan badan. Kombinasi curah jantung dan resistensi vaskuler sistemik (resistensi yang diproduksi oleh semua arteriol) menentukan tekanan darah arteri pada saat tertentu.

Penggambaran[sunting | sunting sumber]

Sistem pembuluh nadi memiliki bagian tekanan yang tinggi pada sistem sirkulasi. Tekanan darah biasanya menunjukkan tekanan pada pembuluh nadi utama. Tekanan pada saat jantung mengembang dan darah masuk ke jantung disebut diastol. Tekanan sistol berarti tekanan darah saat jantung berkontraksi dan darah keluar jantung. Tekanan darah ini dapat dikur dengan tensimeter atau sfigmomanometer.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala Luar[sunting | sunting sumber]