Lompat ke isi

Artemis 2

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Artemis II
Earthset
Diambil dari Artemis II karya Reid Wiseman
Nama
  • Artemis 2
  • Exploration Mission-2 (EM-2)
Jenis misiPenerbangan lintas bulan berawak
OperatorNASA
Situs webnasa.gov/mission/artemis-ii
Durasi misi9 hari, 1 jam, 32 menit dan 15 detik
Jarak tempuh694.481 mi (1.117.659 km; 603.487 nmi)[1]
Properti wahana
Wahana antariksa
Produsen
Massa luncur78.000 pon (35.000 kg)[2]:6
Massa mendarat20.500 pon (9.300 kg)[2]:12
Awak
Jumlah awak4
Awak
Awal misi
Tanggal luncur1 April 2026, 22:35:12 UTC (6:35:12 pm EDT)[3][4]
Roket peluncurSpace Launch System
Tempat peluncuranKennedy, LC-39B[5]
Akhir misi
Diperoleh kembali olehUSS John P. Murtha
Tanggal mendarat11 April 2026, 00:07:27 UTC (10 April 5:07:27 p.m. PDT)[6]
Tempat pendaratanSamudra Pasifik di sebelah barat Rosarito, Baja California, Meksiko (32°18′N 117°48′W / 32.3°N 117.8°W / 32.3; -117.8)
Pengorbit Bumi
Meninggalkan orbit2 April 2026[7]
Orbit2
Parameter orbit
Ketinggian Perigee119 mi (192 km; 103 nmi)
Ketinggian Apogee43,604 mi (70,174 km; 37,891 nmi)
Inklinasi28.5°
Terbang lintas Bulan
Posisi terdekat6 April 2026, 23:00 UTC
Jarak4.067 mi (6.545 km; 3.534 nmi)

Lambang misi

Potret resmi awak, searah jarum jam dari kiri: Koch, Glover, Hansen dan Wiseman 

Artemis II adalah misi terbang lintas bulan selama sepuluh hari dengan awak empat astronaut yang diluncurkan pada 1 April 2026. Ini adalah penerbangan berawak pertama dari program Artemis NASA dan penerbangan berawak pertama di luar orbit Bumi rendah sejak Apollo 17 pada tahun 1972. Artemis II adalah penerbangan kedua dari Space Launch System (SLS) dan misi berawak pertama dari pesawat ruang angkasa Orion, yang diberi nama Integrity oleh awaknya.

Misi ini merupakan penerbangan uji coba yang mendukung misi Artemis selanjutnya yang bertujuan untuk mengembalikan manusia ke permukaan bulan. Awalnya diberi nama Exploration Mission-2 (EM-2) dan dimaksudkan untuk mendukung Asteroid Redirect Mission yang kini telah dibatalkan, tujuannya direvisi setelah pembentukan program Artemis pada tahun 2017. Tujuan misi Artemis II serupa dengan tujuan Apollo 8 pada tahun 1968, penerbangan berawak pertama ke bulan selama program Apollo. Namun, lintasan kembali bebasnya lebih menyerupai lintasan yang dilalui oleh Apollo 13 pada tahun 1970.

Selama misi tersebut, Victor Glover (seorang Afrika-Amerika) menjadi orang kulit berwarna pertama, Christina Koch menjadi wanita pertama, astronaut Badan Antariksa Kanada Jeremy Hansen menjadi warga negara non-AS pertama, dan komandan Reid Wiseman menjadi orang tertua yang melakukan perjalanan melampaui orbit Bumi rendah dan mendekati Bulan. Selama penerbangan lintas Bulan, awak mencapai jarak terjauh yang pernah ditempuh manusia dari Bumi, yaitu 252.756 mil (406.771 km), memecahkan rekor Apollo 13 sebesar 248.655 mil (400.171 km).

Pengganti (berdiri kiri) dan awak utama Artemis II setelah jumpa pers pada bulan Desember 2024. Dari kiri ke kanan: Jenni Gibbons, Andre Douglas, Jeremy Hansen, Christina Koch, Victor Glover, Reid Wiseman
Awak Artemis II keluar dari Operations and Checkout Building, selang sebelum menaiki wahana antariksanya pada tanggal 1 April 2026
Pelatihan awak Artemis II dalam suatu pirsarupa Orion pada bulan Januari 2025

Awak utama

Posisi Antariksawan
Komandan Reid Wiseman, NASA
Penerbangan kedua
Penerbang Victor Glover, NASA
Penerbangan kedua
Ahli Misi 1 Christina Koch, NASA
Penerbangan kedua
Ahli Misi 2 Jeremy Hansen, CSA
Penerbangan pertama

Awak pengganti

Posisi Antariksawan
Ahli Misi Andre Douglas, NASA
Ahli Misi Jenni Gibbons, CSA

Artemis II diawaki oleh empat antariksawan: komandan Reid Wiseman, penerbang Victor Glover, dan ahli misi Christina Koch, semuanya dari Korps Astronaut NASA, serta ahli misi Jeremy Hansen dari Korps Astronaut Kanada.[8] Pada tanggal 22 November 2023, Jenni Gibbons ditunjuk sebagai pengganti Hansen,[9] dan tanggal 3 Juli 2024, Andre Douglas ditunjuk sebagai pengganti untuk ketiga antariksawan NASA. Glover kemudian menjadi orang kulit berwarna pertama, Koch wanita pertama, Wiseman orang tertua, dan Hansen warga non-Amerika pertama yang mengitari Bulan. Misi ini adalah penerbangan antariksa pertama Hansen dan Gibbons, keduanya berasal dari Kanada, dan diseleksi oleh Badan Antariksa Kanada sebagai bagian dari perjanjian tahun 2020[10] antara Amerika Serikat dengan Kanada yang memfasilitasi partisipasinya dalam program Artemis.[8][11][12] Misi ini memecahkan rekor sebagai orang terbanyak di luar angkasa-dalam (deep space) secara bersamaan, yang sebelumnya dipecahkan oleh tiga orang selama Apollo 8 bulan Desember 1968.

Misinformasi

[sunting | sunting sumber]

Di media sosial, banyak teoretikus konspirasi membagikan video-video Artemis II yang dihasilkan oleh AI dan yang lainnya mengklaim bahwa misi ini adalah palsu.[13][14][15] Sebuah foto Bulan yang diambil pada bulan Agustus 2025 oleh seorang astrofotografer amatir Ukraina Ildar Ibatullin disebar secara daring, secara salah dianggap berasal dari awak Artemis II.[16]

Panggilan bangun

[sunting | sunting sumber]

NASA memulai tradisi memainkan musik kepada para antariksawan pada program Gemini, dan pertama kali musik digunakan untuk membangunkan awak terbang adalah pada Apollo 15. Setiap lagu dipilih secara spesifik, sering kali oleh keluarga para antariksawan, dan biasanya memiliki arti yang istimewa pada anggota individual dari awak, atau yang sesuai dengan aktivitas harian mereka.[17]

Artemis II menjadi misi NASA pertama yang lagu-lagu panggilan bangunnya disusun menjadi suatu daftar putar resmi Spotify.[18] Selain itu, salam-salam prarekam oleh mantan antariksawan Apollo Charlie Duke dan Jim Lovell juga disiarkan kepada awak. Lovell merekam pesannya selang sebelum kematiannya pada bulan Agustus 2025.

Hari Terbang Lagu Pemusik Salam
Hari ke-1 "Sleepyhead" (Nyanyian ulang Passion Pit) Young & Sick
Hari ke-2 "Green Light" John Legend, André 3000
Hari ke-3 "In A Daydream" Freddy Jones Band
Hari ke-4 "Pink Pony Club" Chappell Roan
Hari ke-5 "Working Class Heroes (Work)" CeeLo Green Charlie Duke
Hari ke-6 "Good Morning" Mandisa, TobyMac Jim Lovell (anumerta, rekaman dibuat bulan Agustus 2025)
Hari ke-7 "Tokyo Drifting" Denzel Curry, Glass Animals
Hari ke-8 "Under Pressure" Queen, David Bowie
Hari ke-9 "Lonesome Drifter" Charley Crockett
Hari ke-10 "Run to the Water" Live
"Free" Zac Brown Band Zac Brown (mengirim pesan singkat yang mendampingi lagunya)

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Artemis II Flight Day 10: Crew Sets for Final Burn, Splashdown - NASA" (dalam bahasa American English). 10 April 2026. Diakses tanggal 10 April 2026.
  2. 1 2 "Orion Reference Guide" (PDF). NASA. 10 November 2022. Diakses tanggal 7 April 2026.
  3. "Artemis II Mission Availability PDF" (PDF). nasa.gov (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 10 Januari 2026. Diakses tanggal 10 Januari 2026.
  4. Clark, Stephen (21 Februari 2026). "NASA says it needs to haul the Artemis II rocket back to the hangar for repairs". Ars Technica (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 22 Februari 2026.
  5. Hill, Bill (Maret 2012). "Exploration Systems Development Status" (PDF). NASA Advisory Council. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 Februari 2017. Diakses tanggal 21 Juli 2012. Artikel ini memuat teks dari sumber tersebut, yang berada dalam ranah publik.
  6. Navias, Rob (11 April 2026). NASA’s Artemis II Crew Comes Home (Video) (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 11 April 2026 via YouTube. …we talked to flight dynamics and received a more official touchdown time, a splashdown time as it were, of 7:07 and 27 seconds PM Central Time…That would equate to a mission elapsed time of 9 days, 1 hour, 32 minutes and 15 seconds.
  7. McDowell, Jonathan. "Jonathan's Space Report No. 855". planet4589.org. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 6 April 2026. Diakses tanggal 8 April 2026.
  8. 1 2
  9. Nassar, Hana Mae (22 November 2023). "Canadian astronauts receive new assignments". citynews.ca. Vancouver. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 November 2023. Diakses tanggal 22 November 2023.
  10. "View Treaty – Canada.ca". www.treaty-accord.gc.ca. Diakses tanggal 20 Januari 2026.
  11. ""Meet the astronauts on NASA's Artemis II moon mission"". NBC News.
  12. "6 major records the Artemis II astronauts will smash as NASA returns to the moon". Live Science. 30 Maret 2026. Diakses tanggal 30 Maret 2026.
  13. Norman, Lianna; Lagatta, Eric; Sangalang, Jennifer (7 April 2026). "Did we really land on the moon? Artemis II photos, conspiracies debunked". Florida Today. Diakses tanggal 11 April 2026.
  14. "Fact Check: FAKE Artemis II Photo Shows Earth With Identical Cloud Patterns To Apollo 8 Photo From 1968". Yahoo News. 9 April 2026. Diakses tanggal 11 April 2026.
  15. Werth, Timothy Beck (8 April 2026). "Fake AI videos of Artemis II's moon flyby are going viral". Mashable. Diakses tanggal 11 April 2026.
  16. "Photos of a colorful Moon are going viral online. Is it really like that?". Nasha Niva. 9 April 2026. Diakses tanggal 11 April 2026.
  17. "Chronology of Wakeup Calls". NASA. 2 Agustus 2005. Diakses tanggal 5 April 2010.
  18. Daftar putar Spotify Artemis II

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]