Ali Musthafa Ya'qub

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Prof. Dr. KH.
Ali Musthafa Ya'qub
Imam Besar Masjid Istiqlal ke-4
Masa jabatan
Desember 2005 – 22 Januari 2016[1]
Didahului oleh K.H. Nasrullah Djamaluddin
Digantikan oleh Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA
Guru Besar Madya Ilmu Hadis Institut Ilmu Al Qur'an ke-1
Masa jabatan
September 1999 – 28 April 2016
Khadim Ma'had Pondok Pesantren Luhur Ilmu Hadis Darus Sunnah ke-1
Masa jabatan
September 1999 – 28 April 2016
Didahului oleh tidak ada
Digantikan oleh tidak ada
Informasi pribadi
Lahir 2 Maret 1952
Bendera Indonesia Batang, Jawa Tengah, Indonesia
Meninggal 28 April 2016 (umur 64)
Bendera Indonesia Jakarta, Indonesia
Kebangsaan Indonesia
Alma mater Universitas Hasyim Asy'ari
Universitas Imam Muhammad bin Saud
Universitas Nizamia Hyderabad
Profesi Guru Besar Madya Ilmu Hadis Institut Ilmu alQur'an
Agama Islam
Media sosial
Situs web www.darussunnah.net

Prof. Dr. KH. Ali Mustafa Yaqub, MA (lahir di Batang, Jawa Tengah, 2 Maret 1952 – meninggal di Jakarta, 28 April 2016 pada umur 64 tahun)[2] adalah seorang Imam Besar Masjid Istiqlal. Cita-citanya untuk belajar di sekolah umum tidak terlaksana, karena setelah tamat SMP ia harus mengikuti arahan orangtuanya, belajar di Pesantren. Maka dengan diantar ayahnya, pada tahun 1966 ia mulai nyantri di Pondok Seblak Jombang sampai tingkat Tsanawiyah 1969. Kemudia ia nyantri lagi di Pesantren Tebuireng Jombang yang lokasinya hanya beberapa ratus meter saja dari Pondok Seblak. Di samping belajar formal sampai Fakultas Syariah Universitas Hasyim Asy’ari, di Pesantren ini ia menekuni kitab-kitab kuning di bawah asuhan para kiai sepuh, antara lain al-Marhum KH. Idris Kamali, al-Marhum KH. Adlan Ali, al-Marhum KH. Shobari dan al-Musnid KH. Syansuri Badawi. Di Pesantren ini ia mengajar Bahasa Arab, sampai awal 1976.

Tahun 1976 ia menuntut ilmu lagi di Fakultas Syariah Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud, Riyadh, Saudi Arabia, sampai tamat dengan mendapatkan ijazah license, 1980. Kemudian masih di kota yang sama ia melanjutkan lagi di Universitas King Saud, Jurusan Tafsir dan Hadis, sampai tamat dengan memperoleh ijazah Master, 1985. Tahun itu juga ia pulang ke tanah air dan kini mengajar di Institut Ilmu al-Quran (IIQ), Institut Studi Ilmu al-Quran (ISIQ/PTIQ), Pengajian Tinggi Islam Masjid Istiqlal, Pendidikan Kader Ulama (PKU) MUI, Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STIDA) al-Hamidiyah, dan IAIN Syarif Hidayatullah. Tahun 1989, bersama keluarganya ia mendirikan Pesantren “Darus-Salam” di desa kelahirannya.

Mantan Ketua Umum Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Riyadh yang aktif menulis ini, kini juga menjadi Sekjen Pimpinan Pusat Ittihadul Muaballighin, Anggota Komisi Fatwa MUI Pusat, Ketua STIDA al-Hamidiyah Jakarta, dan sejak Ramadhan 1415 H/Februari 1995 ia diamanati untuk menjadi Pengasuh/Pelaksana Harian Pesantren al-Hamidiyah Depok, setelah pendirinya KH. Achmad Sjaichu wafat 4 Januari 1995. Terakhir ia didaulat oleh kawan-kawannya untuk menjadi Ketua Lembaga Pengkajian Hadis Indonesia (LepHi).

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ http://www.kemenag.go.id/index.php?a=berita&id=325170/ Menag Kukuhkan Imam Besar dan Pengurus BP2M Istiqlal, diakses 28 April 2016
  2. ^ "Mantan Imam Besar Masjid Istiqlal KH Ali Mustafa Yaqub Wafat". detiknews. 28 April 2016. Diakses tanggal 28 April 2016. 


Barack Obama (tengah) dan Michelle Obama (kanan) mengunjungi Masjid Istiqlal dipandu oleh Imam Besar Masjid Istiqlal K.H. Ali Mustafa Yaqub (kiri) pada tanggal 10 November 2010.