Air tajin

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari

Air tajin merupakan cairan putih ketika kita memasak beras. Karena mengandung partikel ????, air tajin mengandung protein. Dahulu, biasa diberikan kepada bayi sebagai pengganti susu pada keluarga miskin, tetapi pada jaman dahulu pemberian air tajin dipraktekan semua kalangan di berbagai pelosok Nusantara. meskipun kandungan gizinya jauh di bawah susu hewan ataupun ASI. Air tajin juga dianggap sangat baik untuk membantu mengatasi dehidrasi pada bayi ketika mengalami diare.

Pakar beras yang juga merupakan peneliti pengolahan hasil pertanian, profesor Djoko Said Damardjati mengatakan pada dasarnya air bekas rebusan beras memiliki banyak zat dan vitamin yang bermanfaat bagi tubuh. khususnya beras yang belum melalui proses sosoh atau dibersihkan hingga kulit arinya. Kandungan yang ada dalam air tajin diantaranya adalah enzim, mineral, antioksidan, serta Vitamin B dan Vitamin E.  Selain itu ada mikro selenium yang sangat bermanfaat untuk tubuh, khususnya bayi.

Pembuatan air tajin[sunting | sunting sumber]

Bahan :[sunting | sunting sumber]

Cara membuat :[sunting | sunting sumber]

  1. Cuci beras sampai bersih kemudian tiriskan
  2. Masukkan dalam panci, tambahkan air dan rebus hingga mendidih
  3. Aduk sesekali hingga kental
  4. Angkat kemudian saring, pisahkan beras dari airnya
  5. Air tajin siap diminum

Manfaat Air Tajin[sunting | sunting sumber]

Air tajin yang dibuat dari bahan dasar berupa beras biasa atau beras merah memilik banyak manfaat yang terkandung di dalamnya. Berikut adalah manfaat atau khasiat dari air tajin baik itu dari beras biasa ataupunberas merah.

  1. Dapat mencegahnya terjadinya kanker
  2. Mengobati panas dalam
  3. Meningkatkan kesehatan kulit wajah
  4. Mampu mencerahkan bibir
  5. Mampu mengurangi obesitas
  6. Mampu mengobati penyakit akibat infeksi
  7. Melengkapi kebutuhan nutrisi untuk bayi
  8. Meningkatkan kesehatan jantung
  9. Dapat menjaga kadar kolesterol
  10. Dapat melindungi kulit dari sinar matahari
  11. Mencegah terjadinya pikun atau alzheimer
  12. Mengatasi permasalahan pada organ pencernaan
  13. Dapat meningkat energi

Pranalar luar[sunting | sunting sumber]