Ahmad Zahro

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Prof. Dr. H. Ahmad Zahro, MA.
Lahir(1955-06-07)7 Juni 1955
Bendera Indonesia Nganjuk
KebangsaanIndonesia
PekerjaanAhli Ilmu Fiqih
Ulama

Prof. Dr. H. Ahmad Zahro, MA (lahir di Nganjuk, Jawa Timur, 07 Juni 1955; umur 65 tahun) adalah seorang Guru Besar bidang Ilmu Fiqih (Hukum Islam) di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya dan salah satu Imam Besar Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya[1][2][3]. Selain itu, saat ini ia juga diamanahi sebagai Rektor Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum (Unipdu) Jombang serta Ketua IPIM (Ikatan Persaudaraan Imam Masjid Seluruh Indonesia)[4][5]. Prof. Zahro (sapaan akrabnya) juga merupakan seorang Da'i yang sering mengisi pengajian di berbagai tempat dan membina acara kajian di beberapa stasiun televisi dan radio, seperti JTV, Kiswah TV Diarsipkan 2016-11-07 di Wayback Machine., dan TV9 Surabaya serta Radio SAS FM[6].

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Pendidikan Formal Prof. Zahro dapat dituliskan sebagai berikut[7]:

  1. Sarjana Muda Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel di Tulungagung (1979)
  2. Sarjana Lengkap Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel di Malang (1983)
  3. Fakultas Adab Universitas al-Azhar (pagi) di Cairo, Mesir (1985)
  4. Takha}s}su}s Tafs>ir >Ay>at al-A}hk>am (spesialisasi tafsir ayat-ayat hukum) pada Majma‘ al-Bu}h>ut al-Isl>amiyyah li al-Azhar (sore) di Cairo, Mesir (1985)
  5. Diploma ‘A>ly pada Ma‘had al-Khurt>um ad-Dauly li al-Lughah al-‘Arabiyyah (Institut Bahasa Arab Internasional) di Khartoum, Sudan (1986)
  6. Magister pada Ma‘had al-Khurt>um ad-Dauly li al-Lughah al-‘Arabiyyah (Institut Bahasa Arab Internasional) di Khartoum, Sudan (1987)
  7. Doktor Hukum Islam pada Program Pascasarjana IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (2001), dengan disertasi berjudul: LAJNAH BAHTSUL MASAIL NAHDLATUL ULAMA 1926-1999 (Telaah Kritis Terhadap Keputusan Hukum Fiqh) dan telah diterbitkan dalam bentuk buku oleh LKiS Yogyakarta dengan judul TRADISI INTELEKTUAL NU

Pendidikan Non-Formal yang pernah ia ikuti di antaranya:

  • Menghafal al-Qur’an di Ponpes. Putera “al-Fattah” Mangunsari Tulungagung (1979)
  • Kursus Bahasa Inggris TOEFL di LIA (Lembaga Indonesia Amerika) Surabaya (1989)

Pengalaman[sunting | sunting sumber]

Prof. Zahro merupakan akademisi sekaligus Ulama' yang sangat aktif, baik di organisasi maupun dalam kegiatan sosial, berikut ini beberapa pengalamannya[7]:

  1. Ketua Umum Himpunan Alumni Timur Tengah se Jawa Timur (1992-sekarang).
  2. Pengurus Wilayah LPTQ Propinsi Jawa Timur (1996-sekarang)
  3. Penasihat Jam‘iyyatul Huffadh (Himpunan Para Penghafal al-Qur’an) Mahasiswa se Surabaya (1997-sekarang)
  4. Dewan Hakim MTQ tingkat Nasional, dalam Majlis Musabaqah Hifdhil Qur’an 30 juz dan Musabaqah Tafsir al-Qur’an (sejak 1999)[8]
  5. Direktur Lembaga Studi Islam dan al-Qur’an (el-SIQ) al-Qadr di Sidoarjo (2002-sekarang)
  6. Pengawas Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Multazam Surabaya (2003-sekarang)
  7. Ketua Jaringan Kyai Muda dan Gus (JKM&G) se Jawa Timur (2003-sekarang)
  8. Ketua Penasehat Lajnah Ta’lif Wan Nasyr PWNU Propinsi Jawa Timur (2007-2012)
  9. Pembina Jaringan Intelektual Muslim Indonesia (JIMI) se Jawa Timur, Bali dan NTB (2004-sekarang)
  10. Direktur Program Pascasarjana IAIN Sunan Ampel Surabaya (2005-2009)
  11. Direktur Imarah-Ijtima’iyah Masjid Nasional al-Akbar Surabaya (2006-2010)
  12. Rektor Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (UNIPDU) di Jombang (2009-2014 / 2014-2018 / 2018-2023)

Karya[sunting | sunting sumber]

Berikut ini beberapa karya ilmiah yang telah dipublikasikan[7]:

  • Feminisme dan Fiqih Perempuan
  • Fiqih, Perspektif Ilmiah dalam Bingkai Ukhuwwah
  • Fundamentalisme Antara Barat dan Dunia Islam(Telaah Fiqih Politik)
  • Hifdh Al-Qur’an dan Beberapa Dimensinya
  • Ijtihad Jaringan Islam Liberal
  • Ijtihad Pendidikan: Rekonstruksi Sistem Pendidikan
  • Islam dan Kebangsaan (Telaah Fiqih Siyasah)
  • Kompromi Ber-‘Iedul Fithriy
  • Konsep Maslkahah Ath-Thufiy
  • Metode dan Prosedur Istinbaat Hukum Islam
  • Shalat dalam Perspektif Fiqih (Shalat Formal) dan Shalat Spiritual
  • Ulama Sebagai Perekat Ukhuwwah
  • Desakralisasi Kitab Fiqih Sebagai Upaya Reformasi Pemahaman Hukum Islam
  • Tradisi Intelektual NU
  • Fiqh Kontemporer “Menjawab 111 Masalah”

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Imam Besar Masjid Al Akbar Surabaya Tausyiah di Masjid Agung Palembang (Foto)". Sriwijaya Post. Diakses tanggal 2016-11-07. 
  2. ^ "Ceramah Sholat Isya & Tarawih Jamaah di Masjid Al-Akbar Surabaya (MAS) - 1434H - Penyelam Qur'an". Penyelam Qur'an (dalam bahasa Inggris). 2013-08-08. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-11-07. Diakses tanggal 2016-11-07. 
  3. ^ "Guru Besar UIN Surabaya: patenkan Halalbihalal - ANTARA News". www.antaranews.com. Diakses tanggal 2016-11-07. 
  4. ^ https://plus.google.com/108882960828994321016. "Ini Pendapat Para Tokoh Soal Peninstaan Agama". nasional.harianterbit.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-11-07. Diakses tanggal 2016-11-07. 
  5. ^ "Prof. Dr. H. Ahmad Zahro : Perbedaan Merupakan Rahmat - Damailah Indonesiaku". damailahindonesiaku.com. Diakses tanggal 2016-11-07. 
  6. ^ KISWAH PROF AHMAD ZAHRO Narkoba, Terorisme, Kewajiban Memilih Pemimpin Muslim, diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-11-07, diakses tanggal 2016-11-07 
  7. ^ a b c "Biodata Singkat Prof. Dr. H. Ahmad Zahro, MA". rektor.unipdu.ac.id. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-11-07. Diakses tanggal 2016-11-07. 
  8. ^ "Guru Besar Ilmu Fikih UINSA Sebut Pembacaan Qira'ah Langgam Jawa Tinggalkan Identitas Al-Qur'an - Hidayatullah.com". Hidayatullah.com (dalam bahasa Inggris). 2015-05-21. Diakses tanggal 2016-11-07.