4K

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Perbandingan Resolusi

4K adalah standar generik untuk layar atau konten yang memiliki resolusi horizontal sampai 4,000 piksel.[1] Diterima pada sebagian kecil resolusi 4K ada di lapangan televisi digital dan sinematografi. Di industri proyeksi film, Digital Cinema Initiatives (DCI) adalah standar 4K yang dominan

4K akhirnya mendapatkan nama yang bersahabat, yakni televisi Ultra High Definition (UHDTV), tetapi secara teknis itu bukan 4K. Resolusi 4K untuk konsumen, yaitu 3840x2160 (di 16:9, atau 1,78:1 rasio aspek) berbeda dari standar industri di 4096x2160 (di 1,91:1 rasio aspek)[2]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Kamera 4K pertama tersedia bagi konsumen untuk kebutuhan sinematografi adalah Dalsa Origin, dirilis tahun 2003.[3] YouTube mulai mendukung video 4K untuk mengunggah video di tahun 2010.[4] Pengguna bisa melihat video 4K dengan memilih "Original" dari bagian kualitas sampai Desember 2013. Pada November 2013 YouTube mulai menggunakan standar kompresi video VP9. Standar ini lebih cocok untuk 4K daripada High Efficiency Video Coding (HEVC). VP9 sedang dibuat oleh Google, yang memiliki YouTube[4]

Proyeksi film di resolusi 4K di bioskop dimulai tahun 2011.[5] Sony saat itu sedang menawarkan proyektor 4K dari awal tahun 2004.[6] Proyektor home theater 4K pertama dirilis oleh Sony di tahun 2012.[7]

Kini Kamera 4K tidak hanya tersedia pada kamera professional saja , namun pada beberapa smartphone seperti iPhone 6S , Google Nexus 5X , HTC One M9 , Motorola Moto X Force , LG G4 , OnePlus 2 , Samsung Galaxy S6 Edge+ , Sony Xperia Z5 dan beberapa smartphone lainnya sudah memiliki kamera dengan resolusi maksimal 4K

Sony adalah salah satu dari studio yang mempromosikan konten UHDTV, sejak tahun 2013 menawarkan sekurang-kurangnya 70 film dan judul televisi lewat unduh digital sampai ke player khusus yang menyimpan dan mendekode video. Ukuran file yang besar (~40GB), didistribusikan lewat koneksi broadband konsumen, meningkatkan konsern tentang limitasi data [8]

Pada 2014 Netflix memulai streaming House of Cards dan beberapa dokumentasi alam di 4K ke televisi yang cocok dengan decoder HEVC. Banyak televisi 4K yang dijual di tahun 2013 tidak dapat mendukung HEVC dengan sendirinya, dengan banyak produsen besar mengumumkan dukungan di 2014.[9] Amazon Studios memulai merekam seri orisinal penuh mereka dan pilot baru di resolusi 4K di 2014.[10]

Resolusi[sunting | sunting sumber]

Resolusi UHD adalah 3840 piksel x 2160 garis (8,3 megapixels, rasio aspek 16:9) dan merupakan salah satu dari dua resolusi dari televisi ultra high definition yang ditargetkan ke televisi konsumen. yang lainnya adalah UHD-2 yang resolusinya 7680 piksel x 4320 garis (33.2 megapixels). UHD memiliki dua kali resolusi horizontal dan vertikal dari resolusi 1080p format HDTV, dengan jumlah piksel 4 kali lebih banyak.[1] [11]

Televisi mampu menampilkan resolusi 4K yang dilihat oleh produsen elektronik sebagai tombol berikutnya untuk kayuhan terbaru karena sedikitnya ketertarikan konsumen di televisi 3D.[12]

Perekaman[sunting | sunting sumber]

Contoh Kamera 4K

Kelebihan utama dari merekam video di standar 4K adalah detail halus yang diselesaikan dengan baik.[3] Kontras dengan resolusi 2K yang detailnya ditampilkan dengan buruk. Jika kualitas akhir video dikurangi menjadi resolusi 2K dari rekaman 4K banyak detail yang berbeda dari yang dicapai dari rekaman 2K.[3] Meningkatnya kejernihan dan kontras ialah mungkin dengan keluaran ke DVD atau Blu-Ray.[13] Beberapa pencinta sinematografi memilih untuk merekam dengan resolusi 4K sewaktu menggunakan format film Super 35 untuk mengimbangi semua resolusi yang hilang yang mungkin terjadi dalam memproses video.[14]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b The Ultimate Guide to 4K and 8k Ultra HD UltraHDTV. Diterima 27 November 2013
  2. ^ Everything you need to know about 4K Ultra HD Digital Trends. Diterima 31 Mei 2014
  3. ^ a b c Cinematography for Directors Michael Wiese Productions. Halaman 199. Diterima 21 Januari 2014 Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; nama "c" didefinisikan berulang dengan isi berbeda
  4. ^ a b Video Test UHD HDTVTest. Diterima 24 Mei 2014
  5. ^ is already playing at a Theater near you but you probably didn't even notice Digital Trends. Diterima 24 Mei 2014
  6. ^ SONY UNVEILS NEW "4K" DIGITAL CINEMA PROJECTOR Projector Central. Diterima 24 Mei 2014
  7. ^ VP1 VW1000ES 4K Projector Gizmag. Diterima 24 Mei 2014
  8. ^ Sony Launches 4K Video Unlimited Download Service with 70 Titles DigitalTrends. Diterima 31 Mei 2014
  9. ^ Netflix Begins 4K Stream CNET. Diterima 30 Mei 2014
  10. ^ Studios to begin shooting original series in 4K CNET. Diterima 30 Mei 2014
  11. ^ 4K Specification ITU. Diterima 18 Agustus 2012
  12. ^ 4K Ultra HD TV faces bandwidth challange to get into homesVariety Media. Diterima 30 Mei 2014
  13. ^ Video ShooterCRC Press. Halaman 4-18. Diterima 21 Januari 2014
  14. ^ Filming the Fantastic: A Guide to Visual Effects CinematographyCRC Press. Halaman 114. Diterima 21 Januari 2014