Ōuetsu Reppan Dōmei

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Aliansi Utara
Ōuetsu Reppan Dōmei
Standard-bearer in 2006 Aizu parade.JPG
Pembawa bendera Ōuetsu Reppan Dōmei pada pawai di Aizu tahun 2006
Tanggal pembentukan Musim semi 1868
Jenis Aliansi militer dan politik
Kantor pusat Shiroishi, Domain Sendai, Jepang
Jumlah anggota
31 domain di Jepang Utara
Bahasa resmi
Jepang
Meishu (ketua aliansi)
Pangeran Kitashirakawa Yoshihisa
Sotoku (gubernur jenderal)
Date Yoshikuni, Uesugi Narinori

Ōuetsu Reppan Dōmei (奥羽越列藩同盟) atau juga disebut Aliansi Utara (北部同盟, Hokubu Dōmei) adalah aliansi militer dan politik beranggotakan domain-domain di Tōhoku dan Hokuetsu semasa Perang Boshin tahun 1868 di Jepang. Ōuetsu adalah singkatan nama domain anggota aliansi: Ōshū (Provinsi Mutsu), Ushū (Provinsi Dewa), Esshū (Provinsi Echigo); Reppan berarti beberapa han. Aliansi Utara dibentuk untuk melawan Pemerintah Meiji yang baru dibentuk. Ketua aliansi dijabat oleh Pangeran Kitashirakawa Yoshihisa.

Aliansi ini mulanya hanya beranggotakan Domain Aizu dan Domain Shonai yang mendukung Keshogunan Tokugawa, dan awalnya dibentuk sebagai gerakan meminta pengampunan dari istana kekaisaran. Namun, pengampunan tidak pernah didapat. Domain Aizu dan Domain Shonai tetap dicap sebagai musuh kaisar, sehingga aliansi ini diubah menjadi aliansi militer. Ōuetsu Reppan Dōmei tidak pernah memiliki perjanjian formal di atas kertas. Tokoh pemikir di balik aliansi ini bernama Ōtsuki Bankei.

Latar belakang[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1868, Saigō Takamori dari Domain Satsuma yang mendukung pemerintah baru Meiji mengumpulkan ronin dari Satsuma di rumah kediaman resmi Domain Satsuma di Edo. Mereka memprovokasi keshogunan dengan cara membuat kerusuhan di Edo. Barak tentara Domain Shonai yang mendapat tugas melakukan patroli di Edo juga menjadi korban serangan mereka. Keshogunan Tokugawa lalu memerintahkan tentara Domain Shonai untuk membalas dengan serangan ke rumah kediaman resmi Domain Satsuma di Edo. Shogun Tokugawa Yoshinobu yang berada di Istana Osaka mendengar berita ini, dan mengirimkan pasukan ke ibu kota kekaisaran di Kyoto melalui jalan utama Toba dan Fushimi. Di pintu gerbang Kyoto, mereka dicegat oleh pasukan Domain Satsuma dan Domain Chōshū sehingga terjadi Pertempuran Toba-Fushimi.

Setelah kalah dalam Pertempuran Toba-Fushimi, Tokugawa Yoshinobu meninggalkan Istana Osaka dan melarikan diri ke Edo. Di Istana Edo, Shogun Yoshinobu bersekutu dengan pemerintah baru Meiji. Shogun mengeluarkan perintah pengusiran untuk Matsudaira Katamori (daimyo Domain Aizu, Provinsi Mutsu) dan Matsudaira Sadaaki (daimyo Domain Kuwana) yang tidak disenangi Domain Chōshū. Para pendukung Katamori dari Domain Aizu kecewa dengan pengusiran daimyo mereka, sehingga berangkat meninggalkan Edo untuk pulang ke Aizu. Katamori berusaha menunjukkan bahwa dirinya tunduk kepada pemerintah baru, tapi tidak diladeni. Pada saat yang bersamaan, Katamori juga memerintahkan tentara Aizu untuk siap berperang.[1]

Gubernur Jenderal Penaklukan Ōshū dan Ushū Kujō Michitaka tiba di Matsushima, Sendai. Michitaka memerintahkan Domain Sendai dan domain-domain di Ōshū dan Ushū untuk menyerbu ke Aizu, tetapi perintah tersebut tidak didengar mereka. Sebaliknya, Domain Sendai, bersama domain-domain Ōshū dan Ushū mengajukan petisi agar Domain Aizu diampuni dan tidak diserang. Penasihat dari kantor kegubernuran pemerintah baru Meiji, Shūzō Sera yang menolak petisi itu dibunuh oleh samurai Domain Sendai. Peristiwa tersebut menyebabkan dibentuknya sebuah aliansi bernama Ōuetsu Reppan Dōmei oleh enam domain di Ōshū, Ushū, dan Esshū. Aliansi dibentuk sebagai persiapan menghadapi serangan pasukan pemerintah baru Meiji.[1]

Aliansi ini kadang-kadang disebut Aliansi Utara yang berintikan domain-domain di Tōhoku dan Hokuetsu. Markas besar aliansi ini berada di Istana Shiroishi. Pangeran Kitashirakawa Yoshihisa yang menjabat ketua aliansi pernah menjadi biksu Kuil Kan'eiji di Edo. Setelah Edo diambil alih oleh pasukan Aliansi Satsuma-Chōshū yang pendukung kekaisaran, ia melarikan diri ke Jepang utara dan mengangkat diri sebagai "Kaisar Tobu" bersama Date Yoshikuni dari Sendai sebagai pemimpin. Aliansi ini terdiri dari kombinasi tentara tradisional dan tentara modern, dan memobilisasi kira-kira 50.000 prajurit. Aliansi ini memberi dukungan secara militer kepada Domain Aizu yang bersama Shōnai secara formal tidak menjadi anggota aliansi.

Meski secara teknis bukan sebuah domain, tentara dari klan Hayashi dari Domain Jōzai juga berperang atas nama aliansi.

Pembentukan aliansi ini merupakan tindakan berani sekaligus inovatif dalam menggabungkan kekuatan militer dari sejumlah besar domain. Namun, aliansi tidak pernah berfungsi sebagai organisasi tunggal yang terpadu. Aliansi ini bubar setelah jatuhnya Domain Sendai dan Aizu.

Anggota Ōuetsu Reppan Dōmei[sunting | sunting sumber]

Pasukan dari Sendai setelah dimobilisasi pada April 1868. Mereka bergabung dengan Aliansi Utara melawan tentara kekaisaran pada Mei 1868.
Bendera Ōuetsu Reppan Dōmei
Domain Klan penguasa Provinsi
Matsumae Matsumae Ezo
Akita Satake Dewa
Morioka Nanbu Mutsu
Yonezawa Uesugi Dewa
Nihonmatsu Niwa Mutsu
Hirosaki Tsugaru Mutsu
Shinjō Tozawa Dewa
Tanagura Abe Mutsu
Sōma Sōma Mutsu
Sendai Date Mutsu
Ichinoseki Tamura Mutsu
Miharu Akita Mutsu
Yamagata Mizuno Dewa
Kaminoyama Matsudaira Dewa
Iwakidaira Ando Mutsu
Fukushima Itakura Mutsu
Honjo Rokugo Dewa
Moriyama Matsudaira Mutsu
Izumi Honda Mutsu
Kameda Iwaki Dewa
Hachinohe Nanbu Mutsu
Tendō Oda Dewa
Yunagaya Naito Mutsu
Shimotedo Tachibana Mutsu
Yajima Ikoma Dewa
Shibata Mizoguchi Echigo
Nagaoka Makino Echigo
Murakami Naito Echigo
Muramatsu Hori Echigo
Mineyama Makino Echigo
Kurokawa Yanagisawa Echigo

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b "戊辰戦争・奥羽越列藩同盟". Aizuwakamaysu City. Diakses tanggal 2013-02-02. 

Referensi[sunting | sunting sumber]

  • Keene, Donald (2005). Emperor of Japan: Meiji and His World, 1852–1912. Columbia University Press. ISBN 0-231-12341-8. 
  • Hoshi, Ryoichi (1995). Ouetsu Reppan Domei: Higashi Nihon seifu juritsu no yume. Chuo Koronsha. ISBN 4-12-101235-6. 
  • Ravina, Mark (2004). The Last Samurai: The Life and Battles of Saigō Takamori. Wiley. ISBN 0-471-08970-2.