Triton (satelit)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Triton
Triton moon mosaic Voyager 2 (large).jpg
Penemuan
Penemu William Lassell
Tanggal ditemukan 10 Oktober 1846
Penamaan
Nama alternatif Neptunus I
Ciri-ciri orbit
Sumbu semi-mayor 354 759 km
Eksentrisitas 0,000 016[1]
Periode orbit −5,877 hari
(retrograde)
Inklinasi 129,812° (terhadap ekliptika)
156,885° (terhadap ekuator Neptunus)[2]
129,608° (terhadap orbit Neptunus)
Satelit bagi Neptunus
Ciri-ciri fisik
Jari-jari rata-rata 1353,4 ± 0,9 km[3] (0.2122 Earths)
Luas permukaan 23 018 000 km²[a]
Volume 10 384 000 000 km³[b]
Massa 2,14×1022 kg (0,003 59 massa Bumi)[c]
Massa jenis rata-rata 2,061 g/cm³[3]
Gravitasi permukaan di khatulistiwa 0,779 m/s²[d]
Kecepatan lepas 1,455 km/s[e]
Periode rotasi sinkron
Hari sideris 5 h, 21 j, 2 m, 53 d[4]
Kemiringan sumbu 0
Albedo 0,76[3]
Suhu 38 K[4]
Magnitudo tampak 13,47[5]
Magnitudo mutlak (H) −1,2[6]
Atmosfer
Tekanan permukaan 1,4–1,9 Pa[4]
(1/70 000 kali tekanan atmosfer di permukaan Bumi)[7]
Komposisi nitrogen; metan.[8]

Triton (pengucapan: /ˈtraɪtən/.</ref> Bahasa Yunani Τρίτων)[9] adalah satelit alami terbesar dari Planet Neptunus, ditemukan pada 10 Oktober 1846 oleh William Lassell. Triton adalah satu-satunya satelit berukuran besar di Tata Surya yang bergerak dalam orbit retrograde, yaitu berlawanan arah dengan rotasi planet induknya. Dengan diameter 2706 km, Triton adalah satelit terbesar ketujuh dalam Tata Surya. Triton mengandung 99,5% seluruh massa yang diketahui mengorbit Neptunus, termasuk cincin dan 12 satelit lainnya.

Karena orbitnya yang retrogade (unik untuk obyek sebesar dirinya) dan komposisi yang sama dengan Pluto, Triton diperkirakan adalah obyek Sabuk Kuiper yang ditangkap oleh Neptunus.[10] Kerak Triton terdiri dari nitrogen beku di atas lapisan mantel es yang membungkus intinya yang terdiri dari batuan dan logam.[4] Inti Triton mengandung dua per tiga dari seluruh massa total. Triton memiliki kerapatan rata-rata 2,061 g/cm3[3] dan mengandung kira-kira 15–35% air dalam wujud es.[4]

Triton adalah salah satu dari sedikit satelit di Tata Surya yang diketahui aktif secara geologi. Keraknya ditandai dengan titik-titik geyser yang dipercaya meletus mengeluarkan nitrogen.[7] Konsekuensinya, permukaannya relatif muda, dengan sejarah geologi yang kompleks menampakkan bentang tektonik yang berliku-liku dan misterius.[4] Triton memiliki atmosfer nitrogen yang tipis kurang dari 1/70 000 tekanan atmosfer Bumi pada permukaan laut.[7]

Penemuan dan penamaan[sunting | sunting sumber]

William Lassell, penemu Triton

Triton ditemukan oleh astronom Britania, William Lassell pada 10 Oktober 1846,[11] hanya 17 hari setelah Neptunus ditemukan oleh astronom Jerman, Johann Gottfried Galle dan Heinrich Louis d'Arrest.

Lassel adalah seorang pedagang dan pembuat bir. Ia mulai membuat cermin-cermin untuk teleskop amatirnya pada 1820. Ketika John Herschel mendapat kabar mengenai penemuan Neptunus, ia menulis kepada Lassel untuk mencari kemungkinan adanya satelit-satelit. Lassell melakukannya dan menemukan Triton delapan hari kemudian.[12][11] Lassell juga mengklaim telah menemukan cincin. Namun demikian, walaupun kemudian Neptunus dikonfirmasi memiliki cincin, cincin tersebut sangat redup sehingga klaim awal dia dipertanyakan.[13]

Triton dinamai berdasarkan dewa laut Yunani Triton (Τρίτων), putra dari Poseidon (dewa Yunani yang disamakan dengan dewa Romawi Neptunus). Nama tersebut pertama kali diusulkan oleh Camille Flammarion dalam bukunya terbitan tahun 1880 Astronomie Populaire,[14] meskipun tidak diadopsi secara resmi hingga beberapa dekade kemudian.[15] Hingga penemuan satelit kedua Nereid pada 1949, Triton hanya dinamai sebagai "satelit Neptunus". Lassel tidak menamai penemuannya, meskipun beberapa tahun kemudian ia menyarankan nama pada penemuannya terhadap satelit kedelapan Saturnus(Hyperion). Satelit ketiga dan keempat Uranus (Ariel dan Umbriel), yang ditemukan Lassell pada 1851, dinamai oleh John Herschel.[16]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ David R. Williams (23 November 2006). "Neptunian Satellite Fact Sheet". NASA. Diakses 2008-01-18. 
  2. ^ Jacobson, R.A. (2008) NEP078 - JPL satellite ephemeris
  3. ^ a b c d "Planetary Satellite Physical Parameters". Solar System Dynamics. Diakses 2006-05-10. 
  4. ^ a b c d e f William B. McKinnon, Randolph L Kirk (2007). "Triton". In Lucy Ann Adams McFadden, Lucy-Ann Adams, Paul Robert Weissman, Torrence V. Johnson. Encyclopedia of the Solar System (ed. 2nd). Amsterdam; Boston: Academic Press. hlm. 483–502. ISBN 0120885891. 
  5. ^ "Classic Satellites of the Solar System". Observatorio ARVAL. Diakses 2007-09-28. 
  6. ^ Daniel Fischer (12.2.2006). "Kuiperoids & Scattered Objects". Argelander-Institut für Astronomie. Diakses 2008-07-01. 
  7. ^ a b c "Neptune: Moons: Triton". NASA. Diakses 2007-09-21. 
  8. ^ A L Broadfoot, S K Bertaux, J E Dessler et al. (December 15, 1989). "Ultraviolet Spectrometer Observations of Neptune and Triton". Science 246: 1459–1466. doi:10.1126/science.246.4936.1459. ISSN 0036-8075. PMID 17756000. Diakses 2008-01-15. 
  9. ^ "Theogonia Heseodou". Neoteron Enkuklopaidikon Lexikon. Diakses 2008-02-19. 
  10. ^ Craig B Agnor, Douglas P Hamilton (May 2006). "Neptune's capture of its moon Triton in a binary–planet gravitational encounter". Nature 441 (7090): 192–194. doi:10.1038/nature04792. Diakses 2006-05-10. 
  11. ^ a b William Lassell (November 12 1847). "Lassell's Satellite of Neptune". Monthly Notices of the Royal Astronomical Society 8 (1): 8. 
  12. ^ William Lassell (November 13, 1846). "Discovery of Supposed Ring and Satellite of Neptune". Monthly Notices of the Royal Astronomical Society 7 (9): 157. 
  13. ^ Robert W. Smith, Richard Baum (1984). "William Lassell and the Ring of Neptune: A Case Study in Instrumental Failure". Journal of History of Astronomy 15 (42): 1–17. 
  14. ^ Flammarion, Camille (1880). "Astronomie populaire, p. 591". Diakses 2007-04-10. 
  15. ^ "Camile Flammarion". Hellenica. Diakses 2008-01-18. 
  16. ^ "Planet and Satellite Names and their Discoverers". International Astronomical Union. Diakses 2008-01-13.