Eksentrisitas orbit

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Sebuah orbit elips Kepler dengan eksentrisitas 0,7 (merah), orbit parabola Kepler (hijau) dan orbit hiperbola Kepler dengan eksentrisitas 1,3 (biru)

Eksentrisitas orbit suatu benda astronomi adalah jumlah ketika orbitnya melenceng dari lingkaran sempurna, 0 berarti lingkaran sempurna, dan 1,0 adalah parabola, dan tidak lagi berupa orbit tertutup. Namanya berasal dari parameter irisan kerucut, karena setiap orbit Kepler adalah irisan kerucut.

Definisi[sunting | sunting sumber]

Dalam masalah dua benda dengan gaya hukum kuadrat terbalik, setiap orbit adalah orbit Kepler. Eksentrisitas orbit Kepler ini merupakan jumlah positif yang menentukan bentuknya.

Eksentrisitas bisa terdiri dari nilai berikut:

Penghitungan[sunting | sunting sumber]

Eksentrisitas suatu orbit dapat dihitung dari vektor tetap orbit sebagai magnitudo vektor eksentrisitas:

e= \left | \mathbf{e} \right |

di mana:

Untuk orbit elips, eksentrisitas juga bisa dihitung dari jarak di apoapsis dan periapsis:

e={{r_a-r_p}\over{r_a+r_p}}
=1-\frac{2}{(r_a/r_p)+1}

di mana:

Eksentrisitas orbit elips dapat digunakan untuk mencari rasio periapsis terhadap apoapsis:

{{r_p}\over{r_a}}={{1-e}\over{1+e}}

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  • Prussing, John E., and Bruce A. Conway. Orbital Mechanics. New York: Oxford University Press, 1993.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]