Sugihrejo, Gabus, Pati

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Sugihrejo
Desa
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Tengah
Kabupaten Pati
Kecamatan Gabus
Kodepos 59173
Luas 257,270 Ha
Jumlah penduduk 3951 Jiwa
Gapuro Desa Sugihrejo

Sugihrejo adalah sebuah desa di kecamatan Gabus, Pati, Jawa Tengah, Indonesia. Desa ini terletak di sebelah barat pusat Kecamatan Gabus, yang berjarak kurang lebih 2 km dari simpang tiga jalan Pati-Gabus. Jumlah penduduk desa ini adalah 3951 jiwa, terdiri dari 1909 jiwa laki-laki dan 2042 jiwa perempuan.[butuh rujukan]


Geografi[sunting | sunting sumber]

1.        Batas Wilayah Desa :

a. Sebelah Utara                 :  Desa Plumbungan

b. Sebelah Timur                :  Desa Tambahmulyo dan Desa Gabus

c.Sebelah Barat                 :  Desa Sambirejo, Desa Mojolawaran dan Desa Koryokalangan

d.Sebelah Selatan              :  Desa Koryokalangan dan Desa Kedalingan

2.Luas Wilayah Desa : 257,270 Ha. terdiri dari :

a. Tanah Sawah                  :  189,125 Ha

b. Tanah Pekarangan          :  15,115 Ha.

c. Tanah lainnya                 :  53,03 Ha.

3.        Pembagian Wilayah Desa  :

Jumlah RW                        :  5  RW

Jumlah RT                          :  25 RT

DUKUH[sunting | sunting sumber]

Desa ini terbagi menjadi 4 perdukuhan yaitu :

Dukuh Popoh adalah bagian selatan dari Desa Sugihrejo. Di tengah dukuh ini melintas jalan raya Gabus-Tlogoayu, jalan yang biasa di jadikan jalan alternatif untuk mengurangi kesesakan lalu lintas di jalan Pantura di waktu mudik lebaran. Dukuh Popoh terdiri dari 1 RW dan 6 RT. Para pemuda sangat kompak dalam memajukan dukuh ini, mereka tergabung dalam persatuan pemuda pemudi popoh di beri nama GAREPO (gabungan remaja popoh)

  • Dukuh Kinjeng
  • Dukuh Pasinggahan
  • Dukuh Pakis

PERANGKAT DESA[sunting | sunting sumber]

Perangkat Desa Sugihrejo


Jumlah Aparat Pemerintahan Desa :  14  Orang

- Kepala Desa                    :  1  Orang

Bapak Tri Setyanto, S.E

- Sekretaris Desa               :  1  Orang

- Kepala Dusun                 :  2  Orang

- Kasi dan Kaur                 :  5  Orang

-   Staf Kasi dan Kaur         :  5  Orang

Jumlah Kepala Keluarga      :  1446 KK

Jumlah Lembaga Desa       :

- BPD                                :   11 Orang

- LPMD                             :   13 Orang

- PKK                                :   54 Orang

- RT                                   :   25 Orang

- RW                                  :   5   Orang.

PENDIDIKAN[sunting | sunting sumber]

SDN Sugihrejo 02
PAUD Desa Sugihrejo

Jumlah sarana Pendidikan :

- TK                                    :  1 buah  dengan guru 2 orang dan Kepala Sekolah 1 orang.

- SD Negeri                         :  3 buah  dengan jumlah guru 33 orang

- PAUD                              :  1 buah dengan guru 3 orang dan Kepala Sekolah 1 orang

- MTs                                  :  1 buah  dengan jumlah guru 9 orang

AGAMA[sunting | sunting sumber]

Masjid Jami Al Mubarok Dukuh Popoh Desa Sugihrejo


Jumlah sarana Peribadatan :

- Masjid                              :  5 buah

- Musholla                          :  15 buah

DEMOGRAFI[sunting | sunting sumber]

Penduduk Desa Sugihrejo sebagian berprofesi sebagai Petani, Peternak serta ada sebagian yang mendirikan usaha makanan ringan, pengkrajin kayu jati dll. Sebagian pemudanya bekerja menjadi TKI di Korea, Taiwan, Hongkong, Malaysia, Jepang. Sebagian lagi bekerja di desa sebagai Petani dan kuli bangunan

Desa ini sangat subur dan murah air

ADAT[sunting | sunting sumber]

Setiap Desa pasti ada adat istiadat tersendiri untuk melestarikan budaya leluhur.

  • Mubeng Punden

Desa Sugihrejo juga ada adat Mubeng Punden (keliling Punden pohon asem di Desa Koryokalangan). Di mana setiap ada pengantin yang baru selesai ijab qobul mempelai prianya di wajibkan mubeng punden. Adat ini di lakukan khususnya oleh warga dukuh popoh yang di percaya ada kaitannya dengan sejarah Desa Koryokalangan

  • Haul Mbah Nyai Slamet
Makam Mbah Nyai Slamet

Adat ini adalah sebuah ritual sedekah bumi/bersih desa yang di lakukan di dukuh Pasinggahan. Sebagai wujud rasa syukur warga Pasinggahan kepada sang pencipta yang telah memberikan rizki dan keselamat untuk warga setempat. Ritual ini di lakukan dengan mengarak nasi berkat/tumpeng keliling dukuh dan menuju makam mbah Nyai Slamet. Ratusan warga dari desa sekitar bahkan dari berbagai daerah di pulau jawa dan sumatra banyak yang datang untuk menyaksikan serta untuk mengikuti jalan nya acara tersebut.

Acara Haul Mbah Nyai Slamet

Setelah tumpeng sampai di makam mbah Nyai Slamet dan di bacakan doa oleh tokoh agama setempat, maka akan di perebutkan oleh semua pengunjung. Menurut kepercayaan warga sekitar, barang siapa yang mendapatkan nasi dari acara haul mbah Nyai Slamet akan mendapatkan berkah yang besar. WAALLAHUA'LAM.