Pembicaraan:Salat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
ProyekWiki Islam (Dinilai Kelas-A, kepentingan Sangat penting)
Ikon ProyekWiki Artikel berada dalam lingkup ProyekWiki Islam, sebuah upaya untuk mendorong penyusunan yang lebih baik, distribusi isi, rujukan silang antar halaman yang berhubungan dengan Islam. Silahkan ikut serta dengan menyunting artikel Salat, atau mengunjungi halaman proyek untuk keterangan lebih lanjut. di Wikipedia. Anda diundang untuk berpartisipasi dan memperbaiki artikel ini.
 A  Artikel ini telah dinilai sebagai Kelas-A pada skala kualitas proyek.
 Top  Artikel ini telah dinilai sebagai Top (Sangat penting) pada skala kepentingan proyek.
 

KBBI Online ada ga? Yang bener tu shalat/sholat/solat yah? Wiendietry 16:07, 23 Maret 2006 (UTC)

Di KBBI hanya ada kata 'salat'. Tidak ada entri ketiga kata di atas. *drew 15:58, 29 Maret 2006 (UTC)
Menurut Ensiklopedi Islam (1993) juga hanya ada ejaan 'salat'. Meursault2004 13:44, 15 Agustus 2006 (UTC)
Maaf dulu saya yang memindahkan artikel ini dari salat ke shalat. Ejaan salat terasa agak kurang familiar apalagi transliterasi untuk huruf ﺺ biasanya memang menggunakan 'sh' Saya coba sedikit research dan mendapatkan kalau MUI [1], NU [2] dan Muhammadiyah [3] di situs resmi mereka menggunakan kata shalat. Jadi saya merasa lebih baik menggunakan sejaan yang berbeda dengan KBBI. Wiendietry Japri 05:08, 16 Agustus 2006 (UTC)
Ya saya kira nggak apa2 sih. Yang jelas tidak usah dieja 'sholat' sebab vokal yang mengikuti ﺺ shad memang selalu sudah menjurus ke ò. Meursault2004 07:48, 16 Agustus 2006 (UTC)
Saya sedikit heran mengapa ejaan KBBI dan Ensiklopedi Islam kok berbeda dengan ejaan MUI, NU, dan Muhammadiyyah. Meursault2004 12:25, 16 Agustus 2006 (UTC)
Mungkin penjelasannya sederhana, sudah penyakit kita (kbanyakan orang indo) untuk tidak mengedepankan koordinasi :) Wiendietry Japri 02:14, 18 Agustus 2006 (UTC)
Ada artikel menarik di KOMPAS hari ini ttg hal ini [4] Hayabusa future (bicara) 11:59, 6 Oktober 2006 (UTC)

Terima kasih! Menarik dan hal ini memperjelas situasi. Meursault2004 12:02, 6 Oktober 2006 (UTC)

Hmm :), fakta yang disajikan sangat menarik, namun opini penulis terasa agak sedikit berlebihan :D Wiendietry Japri 07:41, 7 Oktober 2006 (UTC)

Ejaan Salat[sunting | sunting sumber]

Karena di sini sudah dialihkan menjadi "Salat", maka seharusnya artikel WBI yang berjudul depan "Shalat" harus diganti dengan "Salat" sesuai dengan ejaan KBBI. Lagipula, sekarang sudah banyak yang menggunakan kata "Salat". Erik Anggara (bicara) 08:45, 13 Agustus 2010 (UTC)

Saya tidak sependapat bahwa Salat itu lebih umum atau lebih benar di masyarakat, meskipun KBBI menyatakan seperti itu. Pengalihan yang sudah dilakukan di sini dari Shalat ke Salat, menurut saya tidak sesuai dengan konsensus yang telah didiskusikan di bagian atas. Naval Scene (bicara) 07:45, 30 Agustus 2010 (UTC)

Asal-usul kata salat[sunting | sunting sumber]

salam kenal akhi2...mo masukin asal usul kata salat ya

Kata “salat” itu sendiri dalam bahasa Arab, serumpun dengan kata “tzelota” dalam bahasa Aram (Suriah), yaitu bahasa yang digunakan oleh Isa Almasiah sewaktu hidup di dunia. Umat Kristen Ortodoks Arab, yaitu umat Kristen Ortodoks yang berada di Mesir, Palestina, Yordania, Lebanon, dan daerah Timur Tengah lainnya, menggunakan kata “tzelota” tadi dalam bentuk bahasa Arab yaitu “shalat”, sehingga doa “Bapa kami” oleh umat Kristen Ortodoks Arab disebut sebagai “Shalat al Rabbaniyah”. Jauh sebelum ajaran Islam muncul, istilah “salat” untuk menunaikan ibadah telah digunakan oleh kaum Kristen Ortodoks, tentu saja dalam penghayatan yang berbeda.

mohon koreksi jika informasi di atas salah... Yuvaarsie (bicara) 14:54, 27 Desember 2010 (UTC)

Sebuah input yang bagus! Apakah Bung Yuvaarsie ada rujukannya? Apabila ada, maka input anda tersebut berarti bukan pendapat pribadi, melainkan tambahan yang baik untuk isi artikel ini dan sudah sesuai persyaratan Wikipedia (Lihat: Wikipedia:Pemastian). Oh iya, apakah anda juga ada rujukan mengenai penggunaan kata "shalat" oleh selain kaum Kristen Ortodoks dan Islam, misalnya oleh kaum Arab Yahudi dan Arab paganis pra-Islam lainnya? Salam, Naval Scene (bicara) 06:25, 28 Desember 2010 (UTC)

ya...ada info bahwa kata tertua itu dari shemma menjadi sela ato tselota(ibrani) artinya sujud...sama dgn salat yg juga 'sujud' sedang saya godok yg lbh lngkap...supaya informasi ini sifatnya ttp netral, dan berpijak pada sejarah umum, thanx.. yuvaarsie 112.78.133.220

Ya bagus, ditunggu hasil "penggodokannya". Yang penting bukan riset asli dan ada rujukannya dari sumber sekunder. "Kenetralan" dapat terbentuk dari penampilan berbagai pendapat (bahkan bila bertentangan) yang disampaikan seilmiah mungkin. Tetap semangat! Salam, Naval Scene (bicara) 03:27, 29 Desember 2010 (UTC)

Mohon maaf, ada baiknya artikel ini direview ulang, karena adanya penambahan2 diluar konteks Kepercayaan Islam. bisa dilihat memunculkan Sholat tujuh waktu diberbagai tempat membuat seolah2 Sholat tujuh waktu adalah bagaian dari solat dalam Islam. Thanks!– komentar tanpa tanda tangan oleh 118.99.67.97 (bk) .

Sebagai wikipedian yang juga aktif di wikipedia-english, saya hendak memberikan pandangan saya. Saya pikir istilah shalat-tselota adalah masalah lingusitik (kebahasaan) saja, bahwa benar bahasa Arab memang berkerabat dengan bahasa Aramaik (dan juga bahasa Ibrani) yang sama-sama rumpun Semitik, tapi tradisi keagamaannya dan aqidahnya walaupun ada kemiripan tetapi tetap berbeda. Sebaiknya dipisahkan saja daripada membuat rancu. Sama halnya dengan orang muslim Indonesia yang menyebut Shalat dengan istilah "Sembahyang" (berasal dari kata menyembah Hyang) yang merupakan istilah Hindu-Buddha pra-Islam Nusantara. Ini hanya masalah kedekatan dan kenyamanan bahasa saja. Secara internasional di wikipedia bahasa Inggris tidak ada artikel "Orthodox Christianity Salah/Salat" tapi yang ada adalah "Canonical hours" (Ibadah harian (Kristen)). Di wikipedia Inggris sendiri sudah disepakati: Ṣalāh or Ṣalāt (Arabic: صلاة‎; pl. ṣalawāt) is the practice of formal prayer in Islam. Istilah dan artikel Sholat tujuh waktu itu membuat rancu, sebaiknya merger (disatukan) saja dengan Ibadah harian (Kristen) karena aqidah dan akar tradisinya sama persis, berupa pembacaan liturgi harian berdasarkan waktu-waktu tertentu. (Gunkarta (bicara) 19:08, 20 April 2011 (UTC)).