Parameswara
| Parameswara | |
|---|---|
| Raja Singapura Raja Malaka |
|
| Pemerintahan | Singapura: c.1399–1401 Malaka: c. 1405–1414 |
| Nama lengkap | Parameswara |
| Gelar | Sri Maharaja |
| Tempat lahir | Singapura |
| Tempat wafat | Malaka |
| Pendahulu | Sri Rama Wikrama |
| Dinasti | Sang Sapurba |
Parameswara merupakan pendiri Malaka dari Palembang[1] pada tahun 1405.[2] Ia mengunjungi Kaisar Cina pada tahun 1405 dan 1409 untuk mendapatkan legitimasi atas wilayah kedaulatannya serta perlindungan dari serangan Ayutthaya dan Majapahit.
Daftar isi |
[sunting] Etimologi
Parameswara (परमेश्वर) adalah sebuah nama yang berasal dari bahasa Sanskerta. Parama berarti "paling berkuasa", dan Iswara berarti "raja". Parameswara juga merupakan nama lain untuk Siwa, salah satu dewa utama dalam agama Hindu. Dalam Pararaton terdapat nama tokoh yang mirip yaitu Bhra Hyang Parameswara sebagai suami dari Ratu Majapahit, Ratu Suhita. Sementara Sulalatus Salatin juga ada menyebutkan bahwa selepas Batara Majapahit meninggal dunia, kedudukannya digantikan oleh putrinya. Kemudian Ratu Majapahit tersebut menikah dengan putra Raja Tanjungpura.
[sunting] Asal-usul keturunan
Berdasarkan kronik Cina masa Dinasti Ming disebutkan pendiri Malaka adalah Pai-li-mi-su-la (Parameswara), mengunjungi Kaisar Yongle di Nanjing pada tahun 1405 dan 1409. Sementara dalam Sulalatus Salatin, tidak dijumpai nama tokoh ini, namun kemudian beberapa sejarahwan merujuk tokoh ini dengan Raja Iskandar Syah, dalam Sulalatus Salatin disebutkan sebagai pendiri Malaka. Sebelumnya Raja Iskandar Syah merupakan Raja Singapura, namun karena serangan Jawa dan Siam menyebabkan Raja Singapura memindahkan pusat pemerintahannya ke Malaka.[3]
[sunting] Referensi
- ^ Cortesão, Armando, (1944), The Suma Oriental of Tomé Pires, London: Hakluyt Society, 2 vols
- ^ Gungwu, Wang, (2003), Only connect!: Sino-Malay encounters, Eastern Universities Press, ISBN 9812102434.
- ^ Raffles, T.S., (1821), Malay annals, (translated from the Malay language, by the late Dr. John Leyden)
[sunting] Pustaka
- (Belanda) Krom, Nicolaas Johannes (1931). Hindoe-javaansche geschiedenis. 's-Gravenhage, M. Nijhoff.
[sunting] Lihat pula
[sunting] Pranala luar
- (Melayu) Pemerintah Pertama Melaka:Parameswara Perpustakaan Negara Malaysia
- (Inggris) Royal Asiatic Society of Great Britain and Ireland (Situs web berbayar)
| Didahului oleh: tidak ada |
Sultan Malaka 1402-1414 |
Digantikan oleh: Megat Iskandar Syah |