Kumbang badak jepang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
?Kumbang badak jepang
Kabutomushi-JapaneseBeetle-July2004.jpg
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Animalia
Filum: Arthropoda
Kelas: Insecta
Ordo: Coleoptera
Upaordo: Polyphaga
Superfamili: Scarabaeoidea
Famili: Scarabaeidae
Upafamili: Dynastinae
Genus: Trypoxylus
Spesies: T. dichotomus
Nama binomial
Trypoxylus dichotomus
(Linnaeus, 1771)

Kumbang badak jepang (Trypoxylus dichotomus) adalah salah satu spesies kumbang badak dari genus Trypoxylus keluarga Scarabaeidae. Serangga ini berasal Jepang, Korea, Taiwan, dan Cina. Orang Jepang menyebutnya kabutomushi (カブトムシ serangga kabuto?) karena imago jantan memiliki sebuah antena berbentuk seperti tanduk di bagian kepala seperti halnya kabuto. Dalam bahasa Inggris, kumbang ini disebut rhinoceros beetle (kumbang badak) karena antena yang dikatakan mirip tanduk badak.

Stadium imago berlangsung pada musim panas. Anak-anak Jepang senang bermain dengan imago serangga ini. Dua ekor kumbang badak jepang jantan diadu bergulat sumo hingga salah satunya terlontar, terdorong, atau melarikan diri dari arena. Di Jepang, kumbang ini ditangkap atau dibeli untuk dipelihara sebagai hewan timangan atau diternakkan. Kumbang badak betina berharga murah karena tidak memiliki antena.

Morfologi[sunting | sunting sumber]

Larva instar III (terakhir)

Anatomi[sunting | sunting sumber]

Panjang tubuh jantan 30–54 mm (tidak termasuk tanduk), panjang tubuh betina 30–52 mm. Dulunya kumbang ini merupakan serangga terbesar di Jepang sebelum ditemukannya Cheirotonus jambar di Pulau Okinawa. Selain sebuah antena di bagian kepala, imago jantan memiliki satu antena pendek di bagian dada yang sebenarnya adalah sebagian dari eksoskeleton yang mencuat ke luar. Kegunaannya sebagai senjata ketika berkelahi memperebutkan pakan dan betina. Panjang antena bervariasi bergantung besar ukuran tubuh. Keadaan pakan dalam stadium larva memengaruhi ukuran tubuh stadium dewasa.

Kumbang badak jepang giat di permukaan dahan yang vertikal dari pohon berkayu keras. Ujung cakar pengait dipakai untuk menempel di permukaan kulit kayu. Ketika berkelahi, kumbang ini menggunakan prinsip pengungkit hingga lawan terlontar akibat cakar pengait lawan terlepas dari kulit kayu. Lawan yang kalah tidak berusaha dikejar. Dalam perkelahian kumbang badak jepang tidak ada saling bunuh atau melukai.

Metamorfosis[sunting | sunting sumber]

Kumbang badak jepang menjalani metamorfosis sempurna: telur, larva, kepompong, dan imago. Larva mengalami tiga instar dan berganti kulit dua kali.

Jenis[sunting | sunting sumber]

  • Trypoxylus dichotomus septentrionalis Kono, 1931
Hokkaido (diternakkan), Honshu, Shikoku, Kyushu, Pulau Iki, Pulau Tsushima, Kepulauan Gotō, Pulau Hirado, Tanegashima, Kuchinoerabujima, Yakushima, Amami Ōshima, Pulau Okinawa (diternakkan).
  • Trypoxylus dichotomus takarai Kusui, 1976
Pulau Okinawa
  • Trypoxylus dichotomus inchachina Kusui, 1976
Pulau Kumejima
  • Trypoxylus dichotomus tuchiyai Nagai, 2006
  • Trypoxylus dichotomus tunobosonis Kono, 1931
Taiwan
  • Trypoxylus dichotomus politus Prell, 1934
Thailand
  • Trypoxylus kanamorii Nagai, 2006

Daftar pustaka[sunting | sunting sumber]

  • "Kabutomushi / Moriue Nobuo". Iro uro tamago zukan (Buku Bergambar Aneka Telur) (dalam bahasa bahasa Jepang). Tokyo: Poplar. 2 2005. ISBN 4-591-08554-6. 
  • Gakken no Zukan Kabutomushi. Gakken. 1979. 
  • Yoshida, Kenji (2006). Genshoku Zukan & Shiiku: Kuwagatamushi, Kabutomushi Kanzen Book. Seibido Shuppan. ISBN 4-415-03031-9. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]