Karlsruhe

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Karlsruhe
Kota Karlsruhe
Panorama Karlsruhe
Panorama Karlsruhe
Lambang Kota Karlsruhe
Peta Jerman, posisi Kota Karlsruhe ditunjukkan
Koordinat 49°1′0″LU 8°24′0″BT / 49,01667°LU 8,4°BT / 49.01667; 8.40000
Administrasi
Negara Jerman
Negara bagian Baden-Württemberg
Regierungsbezirk Karlsruhe
Distrik Distrik Urban
Pembagian kota 27 quarter
Wali kota Frank Mentrup (SPD)
Statistik dasar
Area 17.346 km2 (6,697 mil²)
Elevasi 115 m  (377 kaki)
Populasi  288.917  (31 Desember 2007)[1]
 - Kepadatan 1.666 /km2 (4.314 /mil²)
Didirikan 1715
Informasi lain
Zona waktu CET/CEST (UTC+1/+2)
Tanda nomor kendaraan bermotor KA
Kode pos 76131–76229
Kode wilayah 0721
Situs web www.karlsruhe.de

Karlsruhe adalah sebuah kota di Jerman. Karlsruhe terletak di Jerman Selatan, tepatnya negara bagian Baden-Württemberg yang berbatasan langsung dengan negara Perancis dan Swiss. Karlsruhe merupakan kota kedudukan Mahkamah Agung dan Pengadilan Tertinggi Jerman dan oleh sebab itu, Karlsruhe dikenal juga sebagai Kota Hukum di Jerman. Jarak Karlsruhe dari Stuttgart, ibu kota provinsi Baden-Württemberg, berkisar 80 km dan dari Mannheim sekitar 60 km.

Sudah sejak dahulu, Karlsruhe terkenal sebagai daerah inovasi di Jerman. Banyak orang terkenal dan penemu besar tinggal di sini, contohnya Karl Benz pendiri perusahaan mobil Mercedes Benz, Heinrich Rudolf Hertz yang namanya sekarang diabadikan sebagai satuan frekuensi, dan lain sebagainya.

Selain itu, Universitas Karlsruhe pada bulan Oktober 2006 terpilih sebagai universitas elite di Jerman, di samping Universitas Teknik München dan Universitas Ludwig Maximilians.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Istana Karlsruhe

Karlsruhe terletak di dataran rendah Oberrhein, di antara dua sungai kecil, Alb [sungai Pfinz|Pfinz]], dan Rhein. Di bagian timurnya berbatasan dengan Schwarzwald (Hutan Hitam) dan Kraichgau. Kotanya merupakan daerah pusat pemukiman di regional Karlsruhe dan Pforzheim.

Iklim[sunting | sunting sumber]

Karlsruhe termasuk salah satu kota terhangat (peringkat kedua setelah Freiburg im Breisgau)di Jerman, dengan temperatur rata-rata tahunan sekitar 10,7 °C. Selama musim panas, iklim di Karlsruhe sering panas lembap, kadang kala mencapai 40 °C, sementara selama musim dingin iklimnya termasuk relatif sejuk dan jarang di bawah titik beku. Rata-rata hari bersalju di Karlsruhe per tahun berkisar hanya 17,1 hari.

Kota tetangga[sunting | sunting sumber]

Sungai Alb di Karlsruhe

Berikut ini adalah beberapa kota dan desa yang berbatasan langsung dengan Karlsruhe:

Pembagian kota[sunting | sunting sumber]

Daerah kota Karlsruhe dibagi menjadi 27 kecamatan, yang kemudian dibagi lagi ke masing-masing kelurahan.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Karlsruhe dalam rencana

Seperti asal-muasal kota-kota lainnya yang memiliki legenda tersendiri, begitu pula dengan Karlsruhe. Dikatakan bahwa bangsawan Karl III Wilhelm dari Baden-Durlach pada suatu hari tidur di Hardtwald (hutan dekat Durlach) ketika sedang berburu. Ia bermimpikan satu istana yang megah yang memiliki bentuk seperti matahari sebagai pusat kotanya, dan sinar-sinar pancaraan mataharinya sebagai jalan-jalan di kotanya. Mimpi ini kemudian digambarkan olehnya di atas kertas dan kemudian diwujudkannya dengan nama Karlsruhe pada tanggal 17 Juni 1715, yang ditandai dengan peletakan batu pertama dari Istana Karlsruhe. Jalan-jalan yang berbentuk sinar matahari ini masih bisa dilihat juga sekarang ini dari peta kotanya. Istananya terletak di tengah dari sebuah lingkaran dan kemudian dengan sinar pancaran ke arah selatan yang berbentuk seperti kipas ke arah selatan dan jalan lurus ke arah utara melalui hutan Hardtwald. Oleh karena itu, Karlsruhe dikenal sebagai Fächerstadt (Kota Kipas).

Karlsruhe dibangun pada tahun 1715, sewaktu bangsawan Karl III Wilhelm dari Baden-Durlach (sekarang salah satu bagian kota dari Karlsruhe) memutuskan untuk membangun satu kota yang berkomposisi dan mempunyai arti "terbuka" yang berlawanan dengan kota asalnya Residenz Durlach yang bergaya zaman abad pertengahan. Bayangan Karl-Wilhelm untuk satu kota modern ini berdasarkan banyak pemikiran yang kemudian ia rangkup dalam satu dokumen historis, "Privilegienbrief". Dokumen ini menunjukkan banyak gambaran tentang kenegaraan dan manusia modern. Di samping itu, dalam dokumen ini dijelaskan juga perkembangan bangsa-bangsa Eropa dalam masa revolusinya berdasarkan urutan waktu, sampai abad ke-20, yang saat itu berjuang untuk hukum yang maju, termasuk di dalamnya: kebebasan pribadi, kebebasan ekonomis, persamaan derajat dalam hukum, dan perjanjian politik.

Dan oleh karena itu, banyak orang didatangkan dan berkumpul pada saat itu dari Perancis, Polandia, Italia, Swiss, dan Jerman, yang pada saat itu masih terdiri dari negara-negara kecil, untuk membangun satu kota, yang menunjukkan suatu nilai yang sesuai dengan keinginan bangsa Eropa pada abad ke-18. Wali kota pertama dari Karlsruhe pada saat itu adalah Johann Sembach, yang berasal dari Strasbourg (Perancis).

Sejak tahun 1717, Karlsruhe dijadikan residen dari bangsawan Baden-Durlach. Kemudian pada tahun 1771, residen dari persatuan bangsawan Baden-Durlach dan Baden-Baden. Dan pada tahun 1806 sebagai kadipaten Baden.

Pada tahun 1818, Karlsruhe mendeklarasikan konstitusi Baden, yang pada saat itu dinilai sebagai sangat liberal. Tahun 1822 untuk pertama sekali dibangun gedung parlemen di kawasan Jerman (pada saat itu negara Jerman belum berdiri). Kemudian pada tahun 1825, dibangun sekolah politeknik, yang merupakan bibit awal dari Universitas Karlsruhe oleh Adipati Agung Ludwig I dari Baden.

Pada tahun 1877, Karlsruhe membangun trem dalam kota pertama yang pada saat itu masih ditarik oleh kuda. Sementara pada tahun 1893, dibangun sekolah menengah wanita pertama di Jerman.

Dari Revolusi November 1918 sampai dengan akhir perang dunia kedua, Karlsruhe adalah ibu kota dari negara bebas Baden. Ketika perang dunia kedua, Baden dan Elsa (Perancis) digabung menjadi daerah Oberrhein. Dalam aksi Wagner-Bürckel, seluruh orang Yahudi di Karlsruhe dan seluruh daerah Baden diculik.

Setelah perang dunia kedua, Karlsruhe diikutkan ke dalam negara bagian Württemberg-Baden (nama negara bagian pada saat itu). Namun sejak diciptakannya negara bagian Baden-Württemberg, Karlsruhe termasuk di dalamnya juga.

Seiring dengan waktu, beberapa desa di sekitarnya bergabung dengan Karlsruhe. Pada tahun 1901, jumlah penduduk di Karlsruhe sudah melampaui 100.000 yang membuatnya menjadi setingkat kota besar. Kelurahan terakhir yang bergabung dengan Karlsruhe adalah Neureut, yakni pada tahun 1975, setelah terjadi perlawanan dari penduduk kelurahan tersebut. Namun akhirnya diputuskan oleh pengadilan tinggi negara dan sekarang Neureut menjadi bagian dari kota Karlsruhe.

Di Jerman, Karlsruhe dikenal sebagai daerah residen dari Hukum, dan pada tahun 1950 pengadilan tertinggi negeri di Jerman dibangun di Karlsruhe. Kemudian pada tanggal 28 September 1951, Mahkamah Agung Jerman.

Salah satu partai politik terbesar di Jerman, Die Grünen, didirikan di Kongresszentrum, Karlsruhe pada tanggal 13 Januari 1980.

Email asli pertama Jerman diterima pada tanggal 2 Agustus 1984 di Rechenzentrum (pusat komputer) Universitas Karlsruhe.

Pada tanggal 13 Juni 1995, bandar udara Baden-Airport-GmbH didirikan.

Dan pada tahun 2003, di daerah Forchheim, Rheinstetten, Messe Karlsruhe (gedung pameran) dibuka.

Perkembangan penduduk[sunting | sunting sumber]

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, jumlah penduduk Karlsruhe mencapai 100.000 pada tahun 1901. yang membuatnya dimasukkan dalam kategori kota besar. Lima puluh tahun kemudian, jumlah penduduknya telah berkembang hingga 2 kali lipat dan kemudian pada tahun 1971, jumlah penduduknya mencapai 288.000-dengan status lingkup kota sekarang-yang merupakan rekor tertinggi dalam sejarah Karlsruhe. Setelah kehilangan jumlah penduduk sekitar 30.000 orang pada tahun 1987, jumlah penduduk Karlsruhe kemudian mencapai 285.263 pada akhir tahun 2005 yang berarti hampir mencapai rekor sejarahnya.

Seperti daerah lainnya di Jerman, perkembangan penduduk di Karlsruhe sudah lama dipengaruhi oleh jumlah kelahiran yang relatif rendah. Meskipun Karlsruhe kehilangan sebagian penduduknya yang berpindah tempat tinggal ke daerah sekitarnya, hal ini diatasi dengan jumlah orang asing dan orang Jerman yang pindah ke kota ini. Jumlah orang asing di Karlsruhe 38.941 orang, dan berdasarkan administratsi kota (31 Desember 2004): Turki (6.388), Italia (4.673), Serbia-Montenegro (2.507), Kroasia (2.465), Perancis (1.424), Polandia (1.353), Spanyol (1.057), Bosnia-Herzegovina (1.032) dan [bangsa Yunani|Yunani]] (873).

Agama[sunting | sunting sumber]

Gereja Christus

Pada tahun 1556 daerah kekuasaan bangsawan Baden-Durlach diterapkan pula Reformasi Luther. Karlsruhe, yang termasuk daerah bangsawan Baden-Durlach, sejak didirikan sudah sudah menjadi kota Protestan.

Untuk menarik jumlah penduduk ke kota ini, bangsawan Karl III Wilhelm menerapkan beberapa strateginya, di antaranya kebebasan beragama yang mengakibatkan datangnya orang-orang Katolik. Karl Friedrich dari Baden-Durlach mewarisi daerah kekuasaan Baden-Baden pada tahun 1771, yang merupakan daerah Katolik. Demikian seperti Karlsruhe, kebebasan beragama juga diterapkan di daerah kekuasaan barunya tersebut seperti Karl III Wilhelm.

Awal abad ke-19 Karlsruhe membangun gereja Katolik Roma, St. Stephan pada tahun 1814. Sekarang ini, jumlah penduduk beragama Protestan dan Katolik hampir sama.

Di samping Protestan dan Katolik, di Karlsruhe juga terdapat praktik agama-agama lain, seperti agama Yahudi, Islam, Buddha, dan agama lainnya.

Gambaran kota dan objek wisata[sunting | sunting sumber]

Inti pusat kota Karlsruhe, yang masih terhitung kota relatif baru di Jerman, direncanakan sejak tahun 1715 bersamaan dengan pendirian kotanya. Tepat di tengah-tengah kota adalah menara istananya yang dikelilingi oleh taman istana. Istana ini kemudian dilingkari oleh sebuah jalan yang dinamakan "Zirkel" (Indonesia: Lingkaran). Dulunya, seluruh bangunan kota hanya boleh dibangun di sisi luar dari jalan "Zirkel" ini. Bangunan-bangunan di sekitar istana ini benar-benar dipantau secara saksama, khususnya yang berhubungan dengan ketinggian gedung, karena hal ini memengaruhi keseluruhan kesan kota. Di sebelah timur dari istana adalah kompleks Universitas Karlsruhe dan di sebelah barat dari istana terletak Mahkamah Agung Jerman. Di luar jalan lingkaran ini terpancar 32 jalan ke seluruh arah. yang semuanya berpusat pada menara istana. Hal ini membuat kesan, di dalam lingkaran ini adalah matahari, sementara ke-32 jalan-jalan ini adalah pancaran sinarnya. Sejak dibangun, pembangunan Karlsruhe lebih terkonsentrasi di bagian selatan dari istana, hal ini membuat kesan bagian selatan kotanya berbentuk seperti kipas. Di istana Karlsruhe sekarang ini menjadi Museum Negeri Baden.

Arsitek klasik dari kota Karlsruhe, Friedrich Weinbrenner sangat memengaruhi gambaran kota Karlsruhe pada awal abad ke-19. Banyak karyanya yang masih ditemukan di pusat kota pada saat ini. Lapangan pasar (Jerman: Marktplatz) dengan gereja kotanya (1807-1815) dan balai kota (1821-1825) terhitung sebagai salah satu lapangan klasik di Eropa. Gereja St. Stephan yang dibangun antara tahun 1808 dan 1814 bukan hanya salah satu gereja karya Weinbrenner, melainkan juga salah satu gereja klasik berkubah di Jerman selatan.

Pada tahun 1928, satu kompetisi diadakan di Karlsruhe untuk membangun bagian selatan dari Karlsruhe di Rüppurr, yang kemudian mulai akan dibangun pada pertengahan tahun 1929. Kompetisi ini dijuarai oleh Walter Gropius. Rencana pembangunannya dibentuk seperti kolom, dengan tujuan supaya setiap jendela penduduknya memperoleh sinar matahari langsung ke rumahnya. Akibat krisis ekonomi dunia tahun 1929, pembangunannya hanya dapat menyelesaikan 228 rumah. Meskipun demikian, hasil karya ini termasuk juga salah satu seni pembangunan modern di Jerman.

Setelah Perang Dunia II, banyak bagian dari Karlsruhe yang dihancurkan, kembali dibangun dengan bangunan beton. Selain itu, banyak juga kompleks rumah-rumah kecil dirobohkan pada tahun 1970-an, yang kemudian digantikan dengan bangunan besar dari beton.

Di Jalan Perang (Kriegsstraße) di Karlsruhe dibangun jalan dengan multijalur, dan pada tahun 1980-an, Jalan Kaisar (Kaiserstaße) secara berangsur-angsur dijadikan area pedistrian. Setelah Karlsruhe ditinggalkan oleh tentara Amerika dan Perancis pada tahun 1990-an, terjadi beberapa perubahan desain kotanya. Di pusat kota kemudian dibangun lagi beberapa kompleks perumahan baru, termasuk bagian tenggara kota yang dulunya stasiun barang dan di bagian utara yang dulunya tempat pemukiman Amerika. Di bagian barat laut kota, yang dulunya kompleks pabrik senjata kemudian dibangun satu kompleks bioskop, instansi pemerintah untuk tenaga kerja, kejaksaan negara, museum ZKM (Pusat Seni dan Media Karlsruhe) dan Universitas Seni dan Desain Karlsruhe. Pusat perbelanjaan Karlsruhe yang dulunya berpusat pada Kaiserstraße semakin meluas sejak dibukanya pusat perbelanjaan (mal) di Ettlinger Tor pada musim gugur tahun 2005 yang di dalamnya terdapat 130 toko.

Politik[sunting | sunting sumber]

Wali kota[sunting | sunting sumber]

Setelah selesai dibangunnya istana yang berdekatan dengan pemukiman di Karlsruhe, dipilih pula seorang bupati untuk mengaturnya. Pada tahun 1812, titel "Bupati" (Jerman: Bürgermeister) dinaikkan menjadi "Wali kota" (Ober-Bürgermeister), seiring dengan perkembangan Kota Karlsruhe.

Wali Kota Karlsruhe pada saat ini adalah Heinz Fenrich (CDU) yang sudah menjabat sejak tahun 1998. Pada tanggal 2 Juli 2006, ia terpilih kembali menjadi wali kota untuk 8 tahun ke depan. Wali Kota Karlsruhe didukung lagi oleh 4 orang bupati yang bertugas untuk bidang tertentu.

Anggota balai kota[sunting | sunting sumber]

Anggota dewan perwakilan rakyat setingkat kota (Jerman: Gemeinderat) dari Karlsruhe dipilih terakhir pada tanggal 13 Juni 2004 terdiri dari sebagai berikut:

Partai Persen Kursi
CDU 37,2 19
SPD 23,8 12
Grüne 16,6 8
FDP/ Aufbruch 9,6 4
KAL 7,1 3
BüKa/ödp 3,0 1
PDS 2,6 1
Gesamt 48

Kota Mitra[sunting | sunting sumber]

Karlsruhe bekerja sama dengan beberapa kota lain di dalam dan luar Jerman, seperti:

Ekonomi dan Infrastruktur[sunting | sunting sumber]

Panorama dari Istana Karlsruhe 360°

Satu dari lima pabrik pencetak uang logam Jerman terdapat di Karlsruhe, yang di mana dicetak juga uang logam Euro. Uang logam yang dicetak di Karlsruhe memiliki tanda khusus yaitu tertera huruf "G". Pabrik pencetak logam di Karlsruhe berdiri sejak tahun 1827.

Transportasi[sunting | sunting sumber]

Jalan tol[sunting | sunting sumber]

Dari sisi timur kota terdapat pintu masuk dan keluar jalan tol A5 (Alsfeld-Basel). Jalan tol yang lebih panjang lagi adalah Bundesautobahn 8 (SaarbrückenRosenheim), di mana Karlsruhe merupakan titik cabang ke jalan tol A5.

Dari sisi sebelah lain dari Rhein terdapat Bundesautobahn 65 dari arah utara melalui Ludwigshafen dan bertemu Bundesautobahn 35 di Perancis ke arah barat laut sampai ke kota Strassburg (ada cabangnya juga ke arah Paris) dan kemudian Basel.

Beberapa jalan raya antara kota (federal) melalui daerah kota, misalnya Bundesstraße 3 yang menghubungkan Kota Heidelberg dan Freiburg im Breisgau, sementara Bundesstraße 10 menghubungkan Landau dan Stuttgart dan Bundesautobahn 36 menghubungkan Mannheim dan Lahr. Salah satu yang penting pula adalah simpul jalan yang bermula dari jalan tol A5, kemudian menghubungkan jalan federal B10 dan bertemu ke jalan tol A65, hal ini memungkinkan untuk mengganti dari jalan tol A5 ke A65.

Jalur kereta[sunting | sunting sumber]

Karlsruhe merupakan salah satu titik simpul dari rel kereta yang penting. Karlsruhe terletak di antara jalur kereta dari Mannheim ke Basel, salah satu jalur kereta yang paling ramai di Jerman. Selain itu, Karlsruhe juga terletak di jalur kereta antara Neustadt an der Weinstrasse dan Stuttgart.

Ke arah masa depan, Karlsruhe menjadi salah satu titik penting kereta seiring dengan perkembangan beberapa proyek kereta internasional. Untuk itu, jalur kereta Rheintal ke Basel, yang merupakan jalur dari utara yang membawa ke arah Terowongan Gotthard, sedang dibangun menjadi 4 jalur. Selain itu, Karlsruhe juga terletak di jalur kereta dari Paris (Perancis) ke Bratislava (Slowakia). Jalur ini direncanakan untuk menjadi jalur kereta cepat pada tahun-tahun mendatang.

Jalur kereta dalam kota (trem)[sunting | sunting sumber]

Jalur kereta di dalam Karlsruhe juga bagus. Seluruh bagian kota dapat dicapai dengan menggunakan tram dari pusat kota, yang terdiri dari 7 lini. Sementara di bagian pinggir kota, dapat dicapai dengan menggunakan jalur bus.

Selain itu, terdapat juga 3 jalur trem antarkota, yang menghubungkan Karlsruhe ke kota-kota di sekitarnya. Pengadaan trem antarkota ini berhasil menaikkan jumlah penumpang kereta trem. Sejak dibukanya jalur trem antara Karlsruhe-Bretten, mereka telah berhasil menaikkan jumlah penumpang sebesar 560%. Pada saat ini sedang didiskusikan untuk penggalian terowongan trem di bawah jalan Kaiserstraße yang bertujuan untuk membuat jalan ini bebas dari seluruh lalu lintas, baik mobil maupun trem. Semua tarif lalu lintas kereta diatur oleh perusahaan trem Karlsruhe KVV (Karlsruher Verkehrsverbundes).

Jalur sepeda[sunting | sunting sumber]

Karlsruhe, yang termasuk kota dengan rata permukaannya, banyak memiliki jalan luas dan lurus. Hal ini menciptakan kondisi yang optimal untuk bersepedaan. Di Karlsruhe, pertama sekali ditemukan oleh Karl Drais sepeda beroda dua, yang banyak dipakai pada sekarang ini.

Pelabuhan kapal[sunting | sunting sumber]

Dengan adanya pelabuhan Rhein (Rheinhafen) yang berjarak relatif dekat dengan Mannheim, menjadikan Karlsruhe sebagai salah satu kota pelabuhan domestik (pelabuhan sungai) terpenting di Baden-Württemberg dan satu dari lima kota pelabuhan domestik terbesar di Jerman. Total pengiriman tahun 2004 berkisar 6,7 juta ton. Dari pelabuhan ini, kita dapat mencapai kota lain seperti Straßburg, Speyer dan tujuan lainnya.

Bandar udara[sunting | sunting sumber]

Karlsruhe terletak di posisi yang optimal dari 3 bandara udara internasional, yakni 135 km dari Bandar Udara Frankfurt am Main, 80 km dari Bandar Udara Stuttgart, dan 85 km dari Bandar Udara Strasbourg.

Sejak akhir tahun 1996, Karlsruhe memiliki bandara udara regional sendiri dengan Baden-Baden, yakni Baden-Airpark. Bandara udara ini terletak di Rheinmünster-Söllingen/Hügelsheim, sekitar 45 km dari Karlsruhe. Sejak tahun 2003, Ryanair berlandas juga di Baden-Airprak, yang merupakan bandara udara terbesar kedua di Baden-Württemberg. Baden Airpark ini juga dapat dicapai dengan menggunakan bus. Pada tahun 2005, Baden Airpark telah mencapai 712.000 penumpang.

Selain itu, Karlsruhe memiliki lapangan terbang kecil di Forcheim yang berjarak sekitar 8 km selatan dari Karlsruhe.

Perusahaan[sunting | sunting sumber]

Yang termasuk perusahaan-perusahaan Karlsruhe adalah antara lain dm-drogerie markt, EnBW (Energie Baden-Württemberg), perusahaan perabot Mann Mobilia, perusahaan pharma Dr. Willmar Schwabe, dan banyak perusahaan lainnya. Selain itu, banyak pula perusahaan-perusahaan yang bercabang di Karlsruhe misalnya Pfizer, L'Oréal, Stora Enso, Michelin, dan lain-lain.

Salah satu bidang yang berkembang di Karlsruhe adalah bidang komputer. Dua anak perusahaan jasa di bidang internet dari United Internet, yakni Web.de dan Schlund + Partner juga bertempat di sini. Perusahaan-perusahaan lainnya adalah seperti Fiducia IT AG, Map & Guide GmbH (Routenplaner) dan YellowMap AG.

Begitu pula di bidang keuangan, misalnya L-Bank (Landeskreditbank Baden-Württemberg), Landesbausparkasse Baden-Württemberg, Badenia Deutsche Bausparkasse, BBBank eG (dulunya Bädische Beamtenbank), dan perusahaan-perusahaan asuransi, antara lain Bädischer Gemeinde-Versicherungs-Verband, Bädische Allgemeine Versicherung AG, Karlsruher Versicherungen, juga cabang dari Allianz Lebensversicherung AG (asuransi jiwa Allianz).

Karlsruhe juga menghasilkan bir. Pabrik-pabrik bir terbesar di Karlsruhe adalah seperti Hoepfner, Moninger, dan Wolf. Salah satu pabrik bir tertua di Jerman Vogelbräu juga di Karlsruhe.

Kawasan industri[sunting | sunting sumber]

Salah satu kawasan industri yang terbesar dan tertua yang maju dari Siemens AG adalah Siemens Industriepark Karlsruhe. Kawasan industri ini khususnya bergerak di bidang High-tech dan jasa. Selain itu, di Karlsruhe timur juga terdapat pabrik teknologi yang dulunya pabrik mesin jahit dan sebuah kawasan industri teknologi (Technologiepark Karlsruhe).

Tempat pameran[sunting | sunting sumber]

Messe Karlsruhe

Di bagian selatan dari Karlsruhe, di Rheinstetten, berdekatan dengan jalan federal B36, terdapat tempat pameran Karlsruher Messe- und Kongress- GmbH yang baru dibangun November 2003. Selain itu di dm-arena, terdapat juga tempat pameran yang bisa memuat sampai 14.000 pengunjung.

Media[sunting | sunting sumber]

Radio: Südwestrundfunks (SWR)-studio Karlsruhe, radio RPR (Rheinland-Pfälzischer Rundfunk) yang dimiliki oleh pemerintah. Selain itu, terdapat juga pemancar radio privat seperti Hit1 – das Reporterradio.

TV: SWR-studio TV Karlsruhe, R.TV (sejak 2003) pemancar TV regional.

Koran: Badische Neueste Nachrichten (BNN)

Pendidikan dan Penelitian[sunting | sunting sumber]

Universitas Karlsruhe (TH Karlsruhe), Elite Universitas 2006
  • Universitas Karlsruhe (Universitas Teknik); didirikan tahun 1825 sebagai "Sekolah Tinggi Politeknik", Universitas Karlsruhe (TU Karlsruhe) memiliki reputasi di beberapa bidang khususnya teknik mesin, informatika, teknik elektro, dan teknik industri. Universitas Karlsruhe adalah universitas teknik pertama di Jerman dan tahun 2006 dinobatkan sebagai universitas elite Jerman (Eliteuniversität)
  • Sekolah Tinggi Karlsruhe - Teknik dan Ekonomi, didirikan pada tahun 1878. Pada tahun 1971, dulunya dikenal sebagai Universitas Sains Terapan. Sejak tahun 2005, diubah statusnya menjadi Sekolah Tinggi Karlsruhe.
  • Sekolah Tinggi Keguruan Karlsruhe, didirikan pada tahun 1958 sebagai Sekolah Keguruan. Status Sekolah Tinggi diperoleh sejak tahun 1965.
  • Akademi Seni Rupa Negeri Karlsruhe, didirikan pada tahun 1854 sebagai Akademi Lukis.
  • Sekolah Tinggi Negeri Desain Karlsruhe (HfG), didirikan pada tanggal 15 April 1992.
  • Sekolah Tinggi Musik Karlsruhe, didirikan pada tahun 1812.
  • ANKA- Laboratorium untuk Penelitian Pancaran Synchrotron
  • Sekolah Akademi Ekonomi dan Teknik Karlsruhe, didirikan pada tahun 1979
  • Institut Fraunhofer bidang Penangangan Data dan Informasi
  • Institut Fraunhofer bidang Sistem dan Peneleitian Inovasi
  • Institut Penelitian bidang Bahan Pangan
  • Pusat Penelitian Teknologi Informasi (FZI)
  • Pusat Penelitian Karlsruhe (FZK)
  • Akademi Pusat Provinsi Baden-Württemberg
  • Institut Negeri bidang Penelitian Agragria
  • Institut Max-Reger
  • Instansi Negeri bidang Penelitian Kimia dan Vetenary
  • Sekolah Tinggi Merkur Internasional (swasta)

Perpustakaan[sunting | sunting sumber]

  • Perpustakaan Negeri Baden (Jerman: Badische Landesbibliothek)
  • Perpustakaan Universitas Karlsruhe

Pengadilan[sunting | sunting sumber]

Dua pengadilan negeri terpenting di Jerman, yakni Mahkamah Agung dan Pengadilan Tertinggi Jerman terletak di Karlsruhe. Selain itu, 2 pengadilan tingkat daerah dan 1 pengadilan tingkat provinsi juga terletak di Karlsruhe. Di samping itu, terdapat juga pengadilan-pengadilan lainnya seperti pengadilan tenaga kerja dan sosial, dan lain sebagainya.

Internet[sunting | sunting sumber]

Karlsruhe memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan dunia internet, bahkan sampai hari ini juga. Pada tahun 1984, e-mail pertama di Jerman diterima di Universitas Karlsruhe, di samping itu pada tahun 1994 sampai 1998, seluruh domain internet di Jerman diadministrasi di situ juga. Begitu pula, hubungan internet pertama ke Republik Tiongkok dilakukan.

Satu perusahaan di Karlsruhe merupakan pusat komputer terbesar di Eropa. Lebih kurang 40% dari seluruh Website Jerman diadministrasi di Karlsruhe. Dalam ruang lingkup Universitas Karlsruhe, terdapat sekitar 2.500 perusahaan internet dan telekomunikasi, oleh karena itu, Karlsruhe itu dinobatkan sebagai ibu kota Internet Jerman

  • Stadtwiki

Karlsruhe juga memiliki wikipedia sebagai ensiklopedia Kota Karlsruhe, yang dikenal juga sebagai Stadtwiki. Stadtwiki Karlsruhe merupakan ensiklopedia kota terbesar di dunia pada saat ini.

Kultur[sunting | sunting sumber]

Warga Kehormatan Karlsruhe[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah beberapa warga kehormatan yang pernah diberikan oleh kota Karlsruhe:

  • Dr. med. h.c. Dr. rer. pol. h. c. Dr. Ing. E. h. Heinrich Franz Köhler, politikus (1947)
  • Dr. med. h. c. Adam Remmele, politikus (1948)
  • Prof. Albert Kessler, politikus (1963)
  • Dr. h. c. Heinrich Lübke, presiden antara tahun 1959-1969 (1964)
  • Prof. Dr. rer. nat. h. c. Hermann Veit, politikus (1965)
  • Dr. theol. Julius Bender, teolog dan Uskup Kristen (1965)
  • Kunigunde Fischer, politikus (1965)
  • Prof. Dr. jur. Dr. med. h. c. Siegfried Kühn, Ahli hukum dan Politikus (1965)
  • Dr. Pierre Wéber , Walikota Nancy, Perancis (1966)
  • Wilhelm Baur, politikus (1969)
  • Gustav Heller, politikus (1969)
  • Günther Klotz, Walikota Karlsruhe (1970)
  • Dr. Franz Gurk, politikus (1981)
  • Prof. Dr. Dr. Alexander Möller, Menteri Keuangan Jerman 1969–1971 (1981)
  • Otto Dullenkopf, Walikota Karlsruhe (1986)
  • Hanne Landgraf, Politikus (1993)
  • Toni Menzinger, Politikus (1993)
  • Dr. André Rossinot, Walikota Nancy, Perancis (1995)
  • Prof. Dr. Gerhard Seiler, Walikota Karlsruhe (1998)
  • Dieter Ludwig, Dirut KVV 1993–2006 (2006)

Olahraga[sunting | sunting sumber]

Selain kultur, Karlsruhe juga memiliki beberapa klub olahraga, khususnya di bidang:

Literatur[sunting | sunting sumber]

Literatur tentang Karlsruhe dapat dibaca dalam bahasa Jerman, yakni:

  • Hubert Doerrschuck, Herbert Meininger: Karlsruhe. Stadtgeschichte und Bilddokumentation. G. Braun, Karlsruhe 1984, ISBN 3-7650-8041-1
  • Stadt Karlsruhe Stadtarchiv (Hrsg.): Karlsruhe. Die Stadtgeschichte. Badenia, Karlsruhe 1998, ISBN 3-7617-0353-8
  • Erich Keyser: Badisches Städtebuch. Kohlhammer, Stuttgart 1959 (Deutsches Städtebuch. Handbuch städtischer Geschichte., Band IV 2)
  • Landesarchivdirektion Baden-Württemberg (Hrsg.): Regierungsbezirk Karlsruhe. Kohlhammer, Stuttgart 1976 (Das Land Baden-Württemberg. Amtliche Beschreibung nach Kreisen und Gemeinden., Band V), ISBN 3-17-002542-2
  • Jens M. Möller: Mythos einer Sonnenstadt Gmelin, 1995 ISBN 3-926253-91-6

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Landesinformationssystem (LIS) - Übersichts- und Vergleichsdaten I (Gebiet, Bevölkerung) Karlsruhe, Stadt" (dalam bahasa German). Statistisches Landesamt Baden-Württemberg. 2009. Diakses 2009-03-27. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Wikidata: Karlsruhe