Jagoi Babang, Bengkayang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Jagoi Babang
Kecamatan
Negara  Indonesia
Provinsi Kalimantan Barat
Kabupaten Bengkayang
Pemerintahan
 • Camat -
Luas - km²
Jumlah penduduk -
Kepadatan - jiwa/km²
Desa/kelurahan -

Jagoi Babang adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Indonesia. WIlayah ini terletak di perbatasan Kalbar-Serawak (batas sebelah timur, kurang lebih 1 jam ke Kota Serawak). Sebelah utara Kecamatan ini berbatasan dengan Lundu, Sarawak Malaysia,sebelah selatan berbatasan dengan kecamatan Seluas dan kecamatan Siding, sebelah timur berbatasan dengan Serikin, Sarawak Malaysia.

Di kecamatan ini terdapat enam desa, yaitu Desa Jagoi, Desa Sekida, Desa Sinar Baru, Desa Semunying Jaya, Desa Kumba, Desa Gersik. Jagoi Babang berjarak 115 km dari Kabupaten Bengkayang atau sekitar 2 jam dari Kantor Pemda Bengkayang. Kecamatan ini terdiri atas 6 Desa dan 14 dusun dengan jumlah KK 1679 dan 6948 jiwa.

Desa Jagoi terdiri atas 3 Dusun yaitu Dusun Jagoi Babang, Dusun Risau, dan Dusun Sei-Take (Dusun-dusun ini letaknya bersebelahan). Jumlah KK yaitu 549 KK dengan 2.495 jiwa (1.300 laki-laki dan 1.195 perempuan). Hampir seluruh penduduk Desa Jagoi adalah suku Dayak Bidayuh dan Dayak Iban. Kebanyakan penduduk adalah pedagang, pengrajin anyaman rotan, dan berkebun. Hal yang menjadi ciri khas dari kecamatan ini adalah kerajinan Bidai dan barang-barang yang terbuat dari rotan. Selain itu, adat istiadat yang masih cukup kental, masyarakat yang hangat dan masih sangat mengenal istilah gotong royong serta bangunan rumah adat yang masih berdiri, membuat kecamatan ini menjadi sebuah kecamatan yang unik dan penuh dengan kebudayaan yang khas.

1. Kehidupan Warga Jumlah dan komposisi penduduk

Desa Jagoi terdiri atas 3 Dusun yaitu Dusun Jagoi Babang, Dusun Risau, dan Dusun Sei-Take (Dusun-dusun ini letaknya bersebelahan). Jumlah KK yaitu 549 KK dengan 2.495 jiwa (1.300 laki-laki dan 1.195 perempuan). Hampir seluruh penduduk Desa Jagoi adalah suku Dayak Bedayuh.

Perekonomian dan mata pencaharian penduduk

Desa ini memiliki kurang lebih 102 KK yang termasuk keluarga perekonomian menengah ke bawah. Kebanyakan penduduk adalah pedagang, pengrajin anyaman rotan, berkebun dan jasa angkut.


Pendidikan, sarana dan prasarana pendidikan

Terdapat 3 SD, 2 SMP, 1 SMA, dan 1 TK.


Kesehatan, sarana dan prasarana kesehatan

Terdapat 1 puskesmas yang cukup besar lengkap dengan fasilitas rawat inap.


Fasilitas umum dan fasilitas sosial

Terdapat 1 buah Gedung/Balai adat, 3 buah gereja katolik, 3 gereja protestan, dan 1 Mushola.


Keamanan, sarana dan prasarana :

Terdapat Koramil dan perangkat desa.


2. Sumber dan potensi lokal yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan:

Pertanian dan perkebunan: Karet(Dominan), Padi, Sawit (Ada tapi belum banyak), dan Cocoa.

Kerajinan tangan  : Sentra Kerajinan Tangan yang membuat Bidai.

Kelembagaan masyarakat : Persekutuan gereja dan olahraga (volly dan Badminton)


Sumber : Hasil survey K2N UI 2012