Institut Teknologi Nasional

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Institut Teknologi Nasional

Smart and Intelligent
Didirikan 4 Januari 1969
Jenis Perguruan Tinggi Swasta
Rektor Ir. Soeparno Djiwo, MT
Lokasi Malang, Jawa Timur, Bendera Indonesia Indonesia
Warna Biru Muda     
Julukan ITN MALANG
Maskot Ganesha
Situs web http://www.itn.ac.id
LOGO ITN Malang

Institut Teknologi Nasional Malang disingkat ITN Malang merupakan sebuah perguruan tinggi swasta bidang teknologi di Malang, Jawa Timur, Indonesia. Institut Teknologi Nasional Malang (1981) berawal dengan nama Akademik Teknik Nasional (ATN) Malang yang didirikan pada tahun 1969. ITN memiliki dua kampus, yaitu kampus lama seluas 4 hektare di Jl. Bendungan Sigura-gura No. 2 dan kampus baru seluas 35 hektare (luas lahan 65 hektare) di Jl. Raya Karanglo Km 2. Jarak antara dua kampus sekitar 7 km dan kedua Kampus berada dalam wilayah Malang.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Bermula dari Akademi Teknik Nasional (ATN) Malang yang didirikan oleh Yayasan Pendidikan Umum dan Teknologi Nasional Malang pada tahun 1969 dengan 2 Jurusan yaitu Teknik Mesin dan Teknik Sipil, dan pada tahun 1980 membuka jurusan baru antara lain : Teknik Elektro, Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Tekstil, Teknik Arsitektur. Dengan pertimbangan ingin memberikan pendidikan sampai dengan tingkat sarjana (S-1), pada tahun 1981, ATN Malang dikembangkan menjadi ITN Malang dengan keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 0104/0/1983 yang diterima pada tahun 1983 terdiri dari 2 Fakultas yaitu Fakultas Teknologi Industri (FTI) dan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP). FTI membawahi jurusan/program studi jenjang S-1 : Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Tekstil, dan jenjang D-III : Teknik Mesin, Teknik Elektro, dan Teknik Industri. Sedangkan FTSP membawahi jurusan/program studi jenjang S-1 : Teknik Sipil dan Teknik Arsitektur, untuk jenjang D-III : Teknik Sipil.

Pada awalnya ITN Malang menempati areal kampus seluas 4 Ha di Jalan Bendungan Sigura-gura No. 2 Malang. Dengan jumlah mahasiswa ITN Malang semakin meningkat, maka upaya pengembangan sarana dan prasarana dalam dalam mendukung proses pembelajaran terus dilakukan. Pada tahu 1998 ITN membangun kampus II yang dirancang sebagai kampus terpadu yang menempati areal seluas 35 Ha dari lahan seluas 65 Ha yang dimiliki ITN Malang. Pada Tahun 2000 Kampus II tersebut digunakan dan ditempati oleh jurusan/ program studi Teknik Mesin S1, Teknik Elektro S-1, Teknik Industri S1, Teknologi Tekstil S1, dan Teknik Elektro D-III.

Pada tahun 1982 ITN Malang membuka kembali jurusan/program studi baru, untuk di FTI menambah jurusan/program studi Teknik Gula, sedangkan di FTSP menambah jurusan/program studi Teknik Pengairan, Teknik Planologi, dan Teknik Geodesi. Untuk memenuhi kebutuhan Sarjana Teknik di Indonesia dari berbagai bidang keahlian, pada tahun 1985 ITN Malang menambah lagi jurusan/program studi baru, yaitu jurusan/program studi Teknik Elektronika S-1 di bawah FTI, dan jurusan/program studi Teknik Lingkungan di bawah FTSP.

Pada tahun 1985 ITN Malang pertama kali berhasil meluluskan Sarjana bergelar Insinyur yang terdiri dari 6 orang dari Jurusan Teknik Mesin dan 8 orang dari Jurusan Teknik Sipil, sedangkan lulusan pertama Magister Teknik Program Pascasarjana pada tahun 2002 terdiri dari 4 orang lulusan Manajemen Industri dan 1 orang lulusan Manajemen Konstruksi.

Pada tahun 2000, ITN Malang membuka Program Pascasarjana (S2) Magister Teknik berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi ( Dirjen DIKTI ) No. 75/Dikti/Kep/2000 dengan dua Program Studi yaitu Program Studi Teknik Industri Konsentarsi Manajemen Industri dan Program Studi Teknik Sipil Konsentrasi Manajemen Konstruksi.

Dengan demikian, sampai tahun 2004 di ITN Malang telah menyelenggarakan pendidikan di tingkat Program Pascasarjana (S-2) dengan 2 (dua) Program Studi, yaitu ; Program Studi Manajemen Industri dan Program Studi Manajemen Konstruksi. Di tingkat Sarjana (S-1) dan Diploma Tiga (D-III) dengan dua Fakultas yaitu ; Fakultas Teknologi Industri (FTI) membawahi 10 jurusan/ program studi, diantaranya ; Teknik Mesin S1, Teknik Elektro S1, Teknik Industri S1, Teknik Kimia S1, Teknik Tekstil S1, Teknik Gula dan Pangan S1, Teknik Elektronika S-1, Teknik Mesin D III, Teknik Elektro D III dan Teknik Industri D III. Sedangkan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) membawahi 8 jurusan/ program studi, yaitu Teknik Sipil S1, Arsitektur S1, Teknik Pengairan S1, Teknik Planologi S1, Teknik Geodesi S1, Teknik Lingkungan S1, Teknik Sipil D III dan Teknik Geodesi D III.

Dengan pertimbangan besarnya minat masyarakat yang belajar di bidang informatika, pada tahun 2008 ITN Malang membuka jurusan/program studi Teknik Informatika S-1, sedangkan konsentrasi Teknik Komputer dan Informatika yang ada di jurusan/program Teknik Elektro diubah menjadi konsentrasi Teknik Komputer. Disamping itu, sehubungan dengan terjadinya penurunan minat masyarakat yang belajar di jurusan/program studi Teknik Geodesi D-III, maka pada tahun 2008 dilakukan penutupan.

Pada tahun 2009 jurusan/program studi Teknik Elektro membuka konsentrasi Teknik Telekomunikasi. Jumlah mahasiswa ITN Malang sampai tahun 2011 mencapai 4572 orang mahasiswa yang berasal berbagai propinsi di seluruh Indonesia dan Negara Timor Leste, sedangkan lulusan atau alumni ITN Malang telah mencapai 29.652 orang, dan mereka telah bekerja di instansi pemerintah, swasta, serta industri.

Rencana pengembangan Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang mengacu pada Rencana Strategis (RENSTRA) 2002 – 2012 terevisi yang didasarkan pada HELTS 2003 – 2010 DIKTI dan prinsip Good University Governance (GUG). Rencana pengembangan jangka pendek, menengah, dan panjang ITN Malang diturunkan dari Visi, Misi, dan Renstra yang dijabarkan dalam peta jalan (road map) ITN Malang, yaitu : Fase 1 (2005 – 2010) Peningkatan Kapasitas dan Modernisasi, Fase II (2010 – 2015) Penguatan Pelayanan Prima untuk Pencapaian Daya Saing Nasional, Fase III (2015 2020) Pencapaian Daya saing Regional, dan Fase IV (2020 – 2025) Pencapaian Daya Saing Global dan tercapainya Entitlement/Word Class University. Setiap fase mempunyai keterkaitan yang koheren satu dengan lainnya, sehingga keberhasilan pada satu fase sangat ditentukan kinerja pada fase sebelumnya.

Pada saat ini ITN Malang memfokuskan pada rencana pengembangan Fase II (2010 – 2015), yaitu penguatan layanan prima untuk pencapaian daya saing nasional. Keberhasilan kinerja pada fase ini ditentukan oleh tercapainya : (a). Pengembangan Tata Kelola, (b). Penguatan Citra Institusi, (c). Pengembangan Good University Governance (GUG), dan Akreditasi Institusi.


Dalam mencapai sasaran Fase II dan berkelanjutan pada fase berikutnya, setiap akhir kegiatan semester, ITN Malang selalu memonitoring dan mengevaluasi kinerja yang dilakukan oleh masing-masing unit kerja, sehingga prinsip dasar yang menjadi rujukan pada saat ini (Fase II) akan dapat terealisasi sesuai dengan rencana.

Program Studi S-2 PascaSarjana[sunting | sunting sumber]

  • Teknik Industri, konsentrasi Manajemen Industri
  • Teknik Sipil, konsentrasi Manajemen Konstruksi; Manajemen Sumber Daya Air

Program Studi S-1 Fakultas Teknologi Industri[sunting | sunting sumber]

  • Teknik Mesin, konsentrasi Material Teknik; Manufaktur/Produksi; Konversi Energi
  • Teknik Elektro, konsentrasi Energi Listrik; Elektronika; Komputer; Telekomunikasi
  • Teknik Industri, konsentrasi Rekayasa Sistem Manufaktur; Teknologi dan Bisnis Tekstil
  • Teknik Kimia, konsentrasi Rekayasa Industri; Teknologi Gula & Pangan
  • Teknik Informatika

Program Studi S-1 Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan[sunting | sunting sumber]

  • Teknik Sipil, konsentrasi Struktur; Transportasi; Geoteknik; Manajemen Konstruksi
  • Teknik Sumber Daya Air (Teknik Pengairan)
  • Arsitektur
  • Teknik Planologi / Perencanaan Wilayah dan Kota
  • Teknik Geodesi
  • Teknik Lingkungan

Program Studi D-3 Fakultas Teknologi Industri[sunting | sunting sumber]

  • Teknik Mesin
  • Teknik Elektro
  • Teknik Industri

Program Studi D-3 Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan[sunting | sunting sumber]

  • Teknik Sipil

Laboratorium[sunting | sunting sumber]

  • Laboratorium Proses Produksi
  • Laboratorium Material Teknik
  • Laboratorium Pengecoran Logam
  • Laboratorium Otomasi Manufaktur (NC / CNC)
  • Laboratorium Mekatronika dan Robotika
  • Laboratorium Motor Bakar
  • Laboratorium Mesin Fluida
  • Laboratorium Pembangkit Uap
  • Laboratorium Mesin Pendingin
  • Laboratorium Fenomena Dasar Mesin
  • Laboratorium Metrologi Industri
  • Laboratorium Energi Surya dan Energi Alternatif
  • Laboratorium Pneumatik dan Hidrolik
  • Laboratorium Teknik Tenaga Listrik
  • Laboratorium Inovasi Mekanika
  • Laboratorium Sistem Kendali & Pusat Pelatihan PLC Schneider
  • Laboratorium Konversi Energi Elektrik
  • Laboratorium Simulasi Sistem Tenaga Elektrik
  • Laboratorium Transmisi dan Distribusi
  • Laboratorium Jaringan Komputer & Pusat Pelatihan CISCO
  • Laboratorium Komponen Elektronika dan Pengukuran Besaran Elektrik
  • Laboratorium Elektronika Analog, Digital dan Instrumentasi
  • Laboratorium Pemrograman Komputer dan Multimedia
  • Laboratorium Sistem Telekomunikasi
  • Laboratorium Rekayasa Perangkat Lunak dan Pemrograman Komputer
  • Laboratorium Sistem dan Jaringan Komputer
  • Laboratorium Sistem Informasi dan Database
  • Laboratorium Pencitraan Digital dan Multimedia
  • Laboratorium Mikrobiologi
  • Laboratorium OTK
  • Laboratorium Komputasi
  • Laboratorium Bahan Konstruksi
  • Laboratorium Mekanika Tanah
  • Laboratorium Komputer Rekayasa
  • Laboratorium Hidroulika
  • Laboratorium Fotogrametri dan Pengindraan Jauh
  • Laboratorium Ukur Tanah dan Geodesi Satelit
  • Laboratorium Sistem Informasi Geografi
  • Laboratorium Lingkungan
  • Laboratorium Komputer Teknik Arsitektur
  • Laboratorium Permodelan Teknik Lingkungan
  • Laboratorium Rekayasa Perangkat Lunak dan SIM
  • Laboratorium Analisa Perancangan Kerja dan Ergonomi
  • Laboratorium Statistik dan Permodelan Sistem
  • Laboratorium Sistem Produksi
  • Laboratorium Komputer dan Sistem Informasi Manajemen
  • Laboratorium Tekstil
  • Laboratorium Perancangan Kerja Bangku
  • Laboratorium Pengukuran dan Pneumatik Hidroulik
  • Laboratorium Logam dan Bahan
  • Laboratorium Piping, Plumbing Perawatan Dasar Mesin
  • Laboratorium Perkakas Pengelasan
  • Laboratorium Otomotif
  • Laboratorium Elektronika dan Komponen
  • Laboratorium Perawatan, Perbaikan dan Perancangan Elektronika
  • Laboratorium Ergonomi, Statistik, Manajemen Riset Operasi
  • Laboratorium Desain Mebel, Keramik, Produk
  • Laboratorium Pemrograman Komputer dan Multimedia Elektronika
  • Laboratorium Workshop Listrik
  • Laboratorium Pengukuran Elektrik
  • Laboratorium Komunikasi
  • Laboratorium Bahasa
  • Laboratorium Fisika
  • Laboratorium Kimia

Studio[sunting | sunting sumber]

  • Studio Menggambar Teknik / Mesin
  • Studio Komputer (CAD / Auto CAD)
  • Studio Perencanaan dan Rekayasa
  • Studio Perencanaan dan Tugas Akhir Arsitektur
  • Studio Arsitektur dan Teknologi
  • Studio Sains Arsitektur dan Lingkungan
  • Studio Perencanaan Perumahan dan Perkotaan
  • Studio Perencaan Wilayah dan Kota
  • Studio Perencanaan Pemukiman dan Perencanaan Lingkungan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota
  • Studio Olah Data dan SIP Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota
  • Studio Perencanaan, Manajemen Kota dan Wilayah Kepulauan

Fasilitas[sunting | sunting sumber]

  • Ruangan Amphi
  • Area Hotspot
  • Sarana Olahraga
  • Sarana Ibadah
  • Unit Kegiatan Mahasiswa dan Himpunan Mahasiswa Jurusan

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]