Herodotos

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Herodotos
AGMA Hérodote.jpg
Diduga pahatan kepala Herodotos
Lahir ~484 SM
Halikarnassos, Karia, Asia Kecil
Meninggal ~425 SM (sekitar 60 tahun)
Thurii, Kalabria atau Pella, Makedonia
Pekerjaan Sejarawan

Herodotos (Yunani: Hēródotos Ἡρόδοτος; bahasa Inggris: Herodotus) adalah sejarawan Yunani Kuno yang lahir di Halikarnassos, Karia (Bodrum, Turki modern) dan hidup pada abad ke-5 SM (sekitar 484 SM - 425 SM). Dia disebut sebagai "Bapak Sejarah " karena ia adalah sejarawan pertama yang diketahui mengumpulkan bahan-bahannya secara sistematis, menguji akurasinya sampai batas tertentu, dan menyusunnya dalam bentuk narasi yang terstruktur secara jelas.[1] Historia - mahakarya sekaligus satu-satunya karyanya yang diketahui - merupakan catatan "penyelidikan"-nya tentang sejarah Perang Yunani-Persia. Catatannya meliputi informasi geografi dan etnografi. Meski beberapa tulisannya tidak akurat, dia mengklaim bahwa dia hanya menuliskan apa yang telah diceritakan kepadanya. Tidak banyak yang diketahui mengenai kehidupan pribadinya.


Tempat dalam sejarah[sunting | sunting sumber]

Fragmen dari Historia buku VIII pada Papirus Oxyrhynchus 2099, awal abad ke-2 M

Herodotus mengumumkan ukuran dan lingkup karyanya pada permulaan tulisannya Historia:[2]

Ini merupakan pernyataan penelitian Herodotus dari Halicarnassus, sehingga apa yang terjadi pada manusia tidak luntur dengan waktu maupun segala perbuatan besar dan menakjubkan, baik dari orang Yunani maupun bangsa barbar, tidak dilupakan kemuliaannya; dan semua ini juga termasuk apa yang menyebabkan mereka saling berperang.

Catatannya atas prestasi orang-orang lain merupakan suatu prestasi tersendiri, meskipun masih diperdebatkan nilainya. Tempatnya pada sejarah dan nilai pentingnya dapat dipahami menurut tradisi masa kerjanya. Karyanya merupakan salah satu prosa Yunani tertua yang terlestarikan utuh. Namun, Dionysius dari Halicarnassus, seorang kritikus sastra dari Augustan Rome, menulis daftar tujuh pendahulu Herodotus, menggambarkan karya-karya mereka sebagai kisah yang sederhana, tanpa bumbu, yang unik termasuk kota-kota serta orang-orang, baik Yunani atau asing, termasuk legenda populer, kadangkala melodramatik dan naif, seringkali mengesankan yang dapat ditemui dalam karya Herodotus sendiri.[3] Sejarawan modern menganggap kronologinya tidak pasti. Menurut kisah kuno, para pendahulunya ini termasuk Dionysius dari Miletus, Charon dari Lampsacus, Hellanicus dari Lesbos, Xanthus dari Lydia dan, yang paling dapat dibuktikan dari semuanya, Hecataeus dari Miletus. Dari semua ini hanya sejumlah fragmen karya Hecataeus yang terlestarikan (dan keasliannya masih diperdebatkan)[4] tetapi memberikan sedikit gambaran tradisi pada masa Herodotus menulis Historia, sebagaimana pada kata pengantar karya Hecataeus, Genealogia:[5]

Hecataeus orang Milesia berbicara demikian, Aku menulis hal-hal ini sebagaimana yang benar menurutku; karena cerita-cerita yang disampaikan orang Yunani sangat beragam dan menurut pendapatku tidak masuk akal.

Historia[sunting | sunting sumber]

"Historia", atau dikenal sebagai "Penelitian" atau "Pertanyaan", oleh editor Aleksandria dibagi menjadi sembilan buku, dinamai "Sembilan Muse" - di mana "Muse Sejarah," Clio, mewakili buku pertama, diikuti oleh Euterpe, Thaleia, Melpomene, Terpsichore, Erato, Polymnia, Ourania dan Calliope masing-masing merupakan buku 2-9. Pada tingkat yang paling sederhana dan makna luas, Historia ini disusun sebagai sejarah dinasti dari empat raja-raja Persia:


Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ New Oxford American Dictionary, "Herodotos", Oxford University Press
  2. ^ Dalam bahasa Yunani: Ἡροδότου Ἁλικαρνησσέος ἱστορίης ἀπόδεξις ἥδε, ὡς μήτε τὰ γενόμενα ἐξ ἀνθρώπων τῷ χρόνῳ ἐξίτηλα γένηται, μήτε ἔργα μεγάλα τε καὶ θωμαστά, τὰ μὲν Ἕλλησι, τὰ δὲ βαρβάροισι ἀποδεχθέντα, ἀκλεᾶ γένηται, τὰ τε ἄλλα καὶ δι 'ἣν αἰτίην ἐπολέμησαν ἀλλήλοισι.
  3. ^ A.R. Burn, Herodotus: The Histories, Penguin Classics, 1972, page 23, citing Dionysius On Thucydides
  4. ^ A.R. Burn, Herodotus: The Histories, Penguin Classics, 1972, page 27
  5. ^ FGH I, F.I

Pranala luar[sunting | sunting sumber]