Bandar Udara Internasional Kinshasa

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
  1. ALIH Templat:Infobox airport

Bandar Udara Internasional N'Djili (IATA: FIH, ICAO: FZAA) dikenal juga sebagai Bandar Udara Internasional Kinshasa merupakan sebuah bandar udara di Republik Demokratik Kongo yang terletak di Kinshasa. Bandar udara ini merupakan lapangan terbang terbesar di negara ini. Bandara ini menjadi hub bagi Hewa Bora Airways dan Wimbi Dira Airways. Pada tahun 2004, bandar udara ini melayani 516.345 penumpang.

Bandara ini menjadi titik pendaratan alternatif bagi pesawat ulang alik NASA.

Bandara ini mengalami perbaikan dan renovasi besar-besaran untuk meningkatkan bangunan dan fasilitas bandara yang berumur lebih dari 50 tahun. Bandara ini sebelumnya hanya mengalami sedikit perbaikan dan peningkatan dan masih menggunakan insfrastruktur yang dibangun Belgia pada masa kolonial.[1] Bandara ini menawarkan akses internet tanpa kabel.

Maskapai dan destinasi[sunting | sunting sumber]

Penumpang[sunting | sunting sumber]

Maskapai Tujuan
Afriqiyah Airways Tripoli
Air France Paris-Charles de Gaulle
Air Mali Abidjan, Bamako
Benin Golf Air Cotonou, Pointe-Noire
Brussels Airlines Brussels
Compagnie Africaine d'Aviation Entebbe, Goma, Kananga, Kindu, Kisangani, Lubumbashi, Mbandaka, Mbuji-Mayi
Congo Express Lubumbashi, Mbuji-Mayi
Ethiopian Airlines Addis Ababa, Brazzaville
Ethiopian dioperasikan oleh ASKY Airlines Brazzaville, Cotonou, Douala, Lagos, Lomé
Kenya Airways Nairobi
Royal Air Maroc Casablanca, Douala
RwandAir Kigali
South African Airways Johannesburg
TAAG Angola Airlines Luanda
Zambezi Airlines Lusaka

Kargo[sunting | sunting sumber]

Maskapai Tujuan
Avient Aviation Sharjah
Cargolux Luxembourg
Ethiopian Airlines Addis Ababa

Insiden dan kecelakaan[sunting | sunting sumber]

  • Pada 18 Agustus 1968, Douglas DC-3D 9Q-CUM milik Air Congo terbakar dan hancur.[2]
  • Pada 28 Agustus 1984, Vickers Viscount 9Q-CPD milik Zaire Aero Service jatuh setelah lepas landas.[3]
  • Pada 15 April 1997, sebuah Douglas DC-3 dibajak di Bandar Udara N'djili. Terdapat enam hingga delapan pembajak.[4]
  • Pada 4 Oktober 2007, Antonov An-26 9Q-COS milik Africa One jatuh sesaat setelah lepas landas dari Bandar Udara N'djili, menewaskan sedikitnya 51 orang dan melukai 30 orang lainnya.
  • Pada 2 Januari 2010, Boeing 727-231F 9Q-CAA milik Compagnie Africaine d'Aviation mengalami kerusakaan saat tergelincir ke samping landasan pacu.[5]
  • Pada 21 Juni 2010, Hewa Bora Airways Penerbangan 601, yang dioperasikan menggunakan McDonnell Douglas MD-82 9Q-COQ mengalami pecah ban saat lepas landas. Sistem hidaulik dan mesin belakang mengalami kerusakan dan roda depan tidak dapat diturunkan saat pesawat kembali ke N'djili. Semua 110 orang di dalam pesawat terhindar dari cedera. Maskapai menganggap landasan pacu menjadi penyebab kecelakaan, namun penyidik tidak menemukan masalah di landasan pacu.[6]
  • Pada 4 April 2011, sebuah Canadair CRJ-100ER 4L-GAE milik Georgian Airways yang dioperasikan di awah misi PBB sebagai penerbangan 834 dari Bandar Udara Internasional Bangoka, Kisangani menuju Kinshasa melewati landasan pacu di Kinshasa. Pesawat kebudian pecah dan terbakar. Hanya satu orang dari 29 penumpang dan 4 awak yang dilaporkan selamat. Bandara sedang mengalami hujan deras dan jarak pandang terbatas pada saat kecelakaan.[7]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ http://www.cinqchantiers-rdc.com/English/interview6.html
  2. ^ "9Q-CUM Accident description". Aviation Safety Network. Diakses 24 July 2011. 
  3. ^ "Accident description". Aviation Safety Network. Diakses 8 October 2009. 
  4. ^ "Hijacking description". Aviation Safety Network. Diakses 25 June 2010. 
  5. ^ "Accident description". Aviation Safety Network. Diakses 2 January 2010. 
  6. ^ Hradecky, Simon (21 June 2010). "Accident: Hewa Bora MD82 at Kinshasa on Jun 21st 2010, burst tyre on takeoff, hydraulic failure, runway excursion on landing". The Aviation Herald. Diakses 16 July 2011. 
  7. ^ "Georgian Airways CRJ1 at Kinshasa on Apr 4th 2011, missed the runway and broke up". The Aviation herald. Diakses 5 April 2011. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]