Bambang Dwi Hartono

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Drs. Bambang Dwi Hartono, M.Pd.
Wakil Wali Kota Surabaya ke-6
Masa jabatan
28 September 2010 – 14 Juni 2013
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Gubernur Soekarwo
Didahului oleh Arif Afandi
Digantikan oleh Wisnu Sakti Buana
Wali Kota Surabaya ke-22
Masa jabatan
2005 – 2010
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Gubernur Imam Utomo
Soekarwo
Wakil Arif Afandi
Didahului oleh Chusnul Arifien Damuri (Pj.)
Digantikan oleh Tri Rismaharini
Wali Kota Surabaya ke-21
Masa jabatan
2002 – 2005
Presiden Megawati Soekarnoputri
Susilo Bambang Yudhoyono
Gubernur Imam Utomo
Wakil kosong ; tidak ada
Didahului oleh Sunarto Sumoprawiro
Digantikan oleh Chusnul Arifien Damuri (Pj.)
Wakil Wali Kota Surabaya ke-4
Masa jabatan
2000 – 2002
Presiden Abdurrahman Wahid
Megawati Soekarnoputri
Gubernur Imam Utomo
Didahului oleh Wardji
Digantikan oleh Kosong (2002-2005)
Arif Afandi
Informasi pribadi
Lahir 24 Juli 1961 (umur 52)
Bendera Indonesia Pacitan, Jawa Timur
Kebangsaan Indonesia
Partai politik PDI Perjuangan
Profesi Birokrat di Pemkot Surabaya
Agama Islam

Bambang Dwi Hartono atau sering disingkat Bambang D.H. (lahir di Desa Tegalombo, Pacitan, 24 Juli 1961; umur 52 tahun) adalah Wakil Walikota Surabaya dari 28 September 2010 hingga resmi mengundurkan diri pada 14 Juni 2013. Sebelumnya ia pernah menjabat sebagai Walikota sejak tahun 2002-2005 dan 2005-2010 (2 periode). Ia resmi mundur sebagai wakil wali kota pada 14 Juni 2013 karena maju sebagai calon gubernur Jawa Timur dari PDI Perjuangan berpasangan dengan Said Abdullah. Bambang D.H. dikenal sebagai Walikota yang visioner. Dia banyak menggarap isu populis, mulai menata drainase kota secara besar-besaran untuk antisipasi banjir, menata taman taman kota, memperbaiki sekolah, rumah sakit, dan terminal, hingga menggratiskan biaya sekolah dasar dan menengah.

Karier[sunting | sunting sumber]

Catatan Prestasi[sunting | sunting sumber]

  • Meninisiasi rencana pengembangan Kota Surabaya yang lebih humanis dengan jalur pedestrian yang lebar, membuka gorong-gorong peninggalan Belanda dan mencabut ijin belasan SPBU yang ada di jalur hijau.
  • Mengangkat Kepala Dinas di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya yang berusia muda.
  • Mempelopori pengembangan Kawasan Pantai Timur Surabaya (Pamurbaya) sebagai kawasan konservasi dalam kota terbesar di Indonesia.

Profil[sunting | sunting sumber]

  • Alamat Rumah: Jl. Walikota Mustajab 78 Surabaya
  • Alamat Kantor: Jl. Jimerto No.25-27 Surabaya

Kasus Korupsi[sunting | sunting sumber]

Pada 27 November 2013, Bambang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi gratifikasi DPRD-Pemkot Surabaya sebesar 720 juta rupiah oleh Polda Jawa Timur.[1] Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, dirinya tidak langsung ditahan oleh kepolisian dikarenakan Ia bersifat kooperatif dan tidak akan melarikan diri.[2]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Didahului oleh:
Arif Afandi
Wakil Wali Kota Surabaya
2010-2013
Diteruskan oleh:
Wisnu Sakti Buana
Didahului oleh:
Chusnul Arifien Damuri (Pj.)
Sunarto Sumoprawiro
Wali Kota Surabaya
2005-2010
2002-2005
Diteruskan oleh:
Tri Rismaharini
Chusnul Arifien Damuri (Pj.)
Didahului oleh:
Wardji
Wakil Wali Kota Surabaya
2000-2002
Diteruskan oleh:
Arif Afandi