Balapulang, Tegal

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Balapulang
Kecamatan
Locator Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal.png
Peta lokasi Kecamatan Balapulang
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Tengah
Kabupaten Tegal
Desa/kelurahan 20

Balapulang adalah sebuah kecamatan yang terletak ±13 km di sebelah selatan Slawi Kabupaten Tegal, Jawa Tengah dengan pusat pemerintahan di Balapulang Kulon dan terdiri dari 20 desa. Sebelah timur berbatasan dengan kecamatan Lebaksiu dan Jatinegara, barat dengan kecamatan Margasari, selatan dengan kecamatan Bumijawa dan Bojong, utara dengan kecamatan Pagerbarang. Balapulang mempunyai kode pos 52464 dan kode area telepon 0283.

Pembagian Administratif[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Balapulang terdiri dari 20 desa yaitu :

  1. Balapulang Kulon
  2. Balapulang Wetan
  3. Banjar Anyar
  4. Batuagung
  5. Bukateja
  6. Cenggini
  7. Cibunar
  8. Cilongok
  9. Danareja
  10. Danawarih
  11. Harjowinangun
  12. Kalibakung
  13. Kaliwungu
  14. Karangjambu
  15. Pagerwangi
  16. Pamiritan
  17. Sangkanjaya
  18. Sesepan
  19. Tembongwah
  20. Wringin Jenggot

Geografi[sunting | sunting sumber]

Balapulang dilewati oleh kendaraan yang melintas dari Tegal / Slawi ke arah Purwokerto, jalan yang melintasi wilayah Balapulang bagus dengan pemandangan yang indah. Jalan raya ini adalah penghubung pantai utara dan pantai selatan Jawa Tengah bagian barat. Wilayah Balapulang terdiri dari dataran rendah yang bercuaca panas sampai daerah pegunungan yang bercuaca sejuk. Dan merupakan daerah yang sangat subur sebagian merupakan lahan persawahan, ladang pertanian dan hutan jati serta pinus. Karena sebagian wilayahnya merupakan hutan produksi (jati & pinus) di Balapulang terdapat Kesatuan Pemangku Hutan ( KPH ) Balapulang yang membawahi wilayah sebagian Tegal barat/ selatan dan Brebes. Balapulang juga dilewati oleh rel kereta api lintas cabang Tegal Prupuk, dan masih digunakan untuk mengangkut BBM (Solar, HSD & Premium) dari Maos Cilacap menuju Depo Pertamina UPPDN IV Jawa Tengah di Tegal. Stasiun kereta api Balapulang didirikan oleh Javasche Spoorweg Mij Belanda pada tahun 1885-1886.

Mata Pencaharian[sunting | sunting sumber]

Masyarakatnya sebagian berprofesi menjadi petani, peternak, pengrajin furniture kayu jati, pedagang, pegawai negeri/ TNI/ Polisi/ wiraswasta dan sebagian merantau ke kota besar lainnya di Indonesia.

Bahasa[sunting | sunting sumber]

Dalam kehidupan sehari hari masyarakat Balapulang tidak beda jauh dengan masyarakat Tegal pada umumnya yaitu menggunakan Bahasa Jawa Banyumasan logat/ dialek Tegal. biasanya dikenal dengan dialek 'nyong' yang artinya aku, semakin ke selatan datarannya makin tinggi, bahasanya pun semakin beragam, intonasinya semakin panjang. seperti berbicara "aja kaya kue..."(intonasi panjang).

Di beberapa daerah Balapulang, Bahasa Sunda Brebes juga dituturkan oleh penduduk keturunan Sunda yang kebanyakan menetap di wilayah selatan kecamatan ini.

Makanan Khas[sunting | sunting sumber]

Makanan khas Balapulang sama seperti makanan khas di daerah Tegal, Slawi dan sekitarnya. Ada makanan yg lebih khas di Balapulang yaitu nasi PONGGOL.