Avatar: The Legend of Aang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Avatar: The Last Airbender)
Langsung ke: navigasi, cari
Avatar: The Legend of Aang
(Avatar: The Last Airbender)
Avatar-TLAlogo.jpg
Nama lain Avatar: The Last Airbender
Avatar: The Bender of the Four Elements (Bulgaria)
Genre Petualangan
Fantasi
Format Animasi
Pembuat Michael Dante DiMartino
Bryan Konietzko
Penulis Michael Dante DiMartino
Bryan Konietzko
Aaron Ehasz
Tim Hedrick
Nick Malis
Sutradara Lauren MacMullan
Dave Filoni
Giancarlo Volpe
Ethan Spaulding
Joaquim Dos Santos
Pengisi suara Zach Tyler Eisen
Mae Whitman
Jack DeSena
Jessie Flower
Dante Basco
Mako
Greg Baldwin
Dee Bradley Baker
Grey DeLisle
Crawford Wilson
Olivia Hack
Cricket Leigh
Clancy Brown
Mark Hamill
Jason Isaacs
Komposer Jeremy Zuckerman
Negara  Amerika Serikat
Jumlah musim 3
Jumlah episode 61 (Daftar episode)
Produksi
Produser eksekutif Michael Dante DiMartino
Bryan Konietzko
Aaron Ehasz
Durasi 24 menit
Siaran
Saluran asli Nickelodeon
Format gambar NTSC 4:3 (480i)
Periode siaran 21 Februari 2005 (2005-02-21)–19 Juli 2008 (2008-07-19)
Kronologi
Dilanjutkan oleh The Last Airbender: Legend of Korra
Pranala luar
http://www.nick.com/all_nick/tv_supersites/avatar2

Avatar: The Legend of Aang (bahasa Indonesia: Avatar, pengendali angin terakhir; dikenal sebagai Avatar: The Last Airbender di Amerika Serikat dan beberapa negara) adalah sebuah serial animasi televisi Amerika yang ditayangkan oleh jaringan televisi Nickelodeon. Mengambil tempat di dalam dunia seni beladiri dan sihir unsur-unsur alam dengan pengaruh Asia, ceritanya mengikuti petualangan demi petualangan dari penerus gelar Avatar bernama Aang dan teman-temannya dalam perjalanan mereka menyelamatkan dunia dari Negara Api yang keji. Serial ini dituliskan dalam bentuk serial buku, dengan setiap episodenya dianggap sebagai sebuah "bab" (chapter) dan setiap musimnya disebut sebagai "buku" (book). Di Indonesia, film ini ditayangkan oleh Global TV.

Latar belakang[sunting | sunting sumber]

Avatar: The Legend of Aang mengambil tempat di sebuah dunia fantasi, tempat tinggal manusia, berbagai binatang fantastik, dan roh-roh. Peradaban manusia terbagi-bagi menjadi empat bangsa, Suku Air (Water Tribe), Kerajaan Bumi (Earth Kingdom), Pengembara Udara (Air Nomads), dan Negara Api (Fire Nation). Dalam setiap bangsa ada orang-orang yang dipanggil Bender (secara harfiah berarti "Pembengkok", namun dalam hal ini dianggap "Pengendali") yang memiliki kemampuan mengendalikan unsur alam sesuai bangsa mereka. Seni mengendalikan unsur alam ini merupakan perpaduan gaya seni beladiri dan sihir unsur alam.

Dalam setiap generasi, ada seseorang yang mampu mengendalikan setiap unsur, ialah yang dipanggil sebagai Avatar, roh dari planet yang menitis dalam bentuk manusia. Ketika seorang Avatar meninggal dunia, dia akan terlahir kembali di bangsa yang gilirannya selalu bergantian sesuai dengan siklus Avatar, yang seiring dengan musim: musim dingin untuk air, musim semi untuk tanah, musim panas untuk api, dan musim gugur untuk udara. Legenda mengatakan bahwa seorang Avatar harus mempelajari seni mengendalikan unsur sesuai dengan urutannya, dimulai dengan unsur asli bangsa sang Avatar, namun kadang-kadang urutan ini bisa dilewat jika keadaan memaksa. Mempelajari pengendalian unsur yang berlawanan dengan unsur asli bangsa seseorang adalah hal yang teramat sulit karena perbedaan gaya seni beladiri dan doktrin-doktrinnya.

Ikhtisar alur cerita[sunting | sunting sumber]

Peta empat bangsa

Seabad sebelum pembukaan cerita serial ini, Aang, seorang anak laki-laki pengendali angin berusia 12 tahun dari Kuil Udara Selatan milik kaum Pengembara Udara, diberitahu oleh para tetua bahwa ia adalah "Sang Avatar". Biasanya, seorang Avatar diberitahu jati dirinya sebagai seorang Avatar ketika ia beranjak 16 tahun, namun, para biksu takut akan perang yang terjadi di antara keempat bangsa akan segera terjadi dan dalam waktu singkat seorang Avatar akan diperlukan untuk menjaga keseimbangan dan kedamaian dunia. Hal ini membuat Aang sangat kebingungan dan tertekan. Singkat cerita, Aang kabur dari Kuil Udara Selatan, namun di tengah jalan ia bertemu dengan badai yang sangat besar dan ia bersama Appa (seekor banteng terbang raksasa miliknya) jatuh tenggelam ke dalam laut. Tetapi Aang segera membuat bola udara mengitari tubuhnya dan Appa sehingga ia tidak basah. Bola udara tersebut membekukan air di sekitarnya sehingga Aang dan Appa terkurung di dalam bongkahan es.

Dalam episode "The Boy in the Iceberg," dua remaja dari Suku Air Selatan yang bernama Katara – seorang pengendali air – dan kakaknya yang bernama Sokka, menemukan Aang dalam sebuah bongkahan es, kemudian mereka membebaskannya. Kemudian dari penjelasan mereka, Aang tahu bahwa selama ia menghilang, ketakutan para rahib akan terjadinya perang telah menjadi kenyataan. Bertahun-tahun selama ia kabur, Negara Api yang menjadi rumah para pengendali api, mengadakan perang menggempur tiga bangsa lainnya, yaitu Kerajaan Bumi, Suku Air, dan Pengembara Udara. Seluruh kuil udara dihancurkan, termasuk Pengembara Udara, semuanya dibantai supaya Avatar tidak bisa bereinkarnasi. Hal itu menyebabkan Aang menjadi pengendali udara terakhir di muka bumi. Merupakan kewajibannya untuk mempelajari pengendalian empat unsur, agar bisa mengalahkan Raja Api dan membawa kembali kedamaian dan keharmonisan di muka bumi. Untuk memikul tugas tersebut, Aang ditemani oleh Katara dan Sokka, bersama dengan dua hewan peliharaannya – Momo dan Appa – untuk mencari ahli pengendalian unsur-unsur dan belajar untuk menjadi seorang Avatar, dan pada saat yang sama mereka harus menghindari upaya penangkapan oleh pihak Negara Api.

Pengaruh[sunting | sunting sumber]

Gambar karakter Aang secara penuh yang ditampilkan dalam serial Avatar: The Legend of Aang, khususnya pada musim ke-3.

Pengaruh dari budaya[sunting | sunting sumber]

Serial Avatar banyak meminjam seni dan mitologi dari benua Asia untuk menciptakan sebuah dunia fiksi. Avatar juga mencampur filosofi, bahasa, agama, seni bela diri, pakaian, dan budaya dari negara-negara Asia seperti misalnya Cina, Jepang, Mongolia, Korea, India, dan Tibet. Penampilan Suku Air kelihatannya dipengaruhi oleh budaya Inuit. Secara terang-terangan dapat ditemukan pengaruh dari seni dan sejarah China, anime Jepang, Hinduisme, Taoisme, Buddhisme,[1] dan Yoga.[2] Staf produksi memperkerjakan konsultan budaya, Edwin Zane, untuk meninjau naskah cerita.

Arti dari istilah Avatar[sunting | sunting sumber]

Wan Shi Tong

Istilah Avatar berasal dari bahasa Sanskerta, yaitu Avatāra, yang berarti "turun". Dalam mitologi Hindu, para dewa memanifestasikan dirinya dengan turun menjelma ke dunia untuk mengembalikan keseimbangan di muka bumi setelah mengalami zaman kejahatan, dan mereka disebut Sang Avatar. Aksara Cina yang muncul di atas kata "Avatar" pada pembukaan cerita berarti "Perantara Tuhan yang turun ke dunia fana".[3]

Ketika Aang masih kecil, ia tahu bahwa dirinya adalah seorang Avatar saat memilih empat mainan di antara ribuan mainan lainnya. Empat mainan tersebut adalah mainan yang sama dengan yang dipilih oleh para Avatar dari generasi sebelumnya ketika masih kecil, dan membuktikan bahwa Aang adalah reinkarnasi dari Avatar. Ini merupakan ujian yang sama dengan yang dilakukan oleh anak-anak Buddha di Tibet untuk menguji apakah ia merupakan reinkarnasi Tulku Lama. Menurut buku "Keajaiban dan Misteri di Tibet" karya Alexandra David-Néel, “beberapa benda seperti misalnya jimat, peralatan upacara, buku, cangkir teh,[4] dan lain-lain ditaruh bersama-sama, dan sang anak akan mengambil benda-benda, yang mana merupakan kepunyaan Tulku terdahulu, dan hal tersebut menunjukkan bahwa ia mengenali ingatannya pada kehidupannya yang terdahulu”[5]. Situs resmi Avatar mengatakan, the successor is expected to show signs of continuity with the previous Avatar, such as being born within a week of the death.

Episode[sunting | sunting sumber]


Galeri[sunting | sunting sumber]

Penghargaan dan nominasi[sunting | sunting sumber]

Tahun Penghargaan Kategori Penerima Status Ref.
2005 Pulcinella Awards Best Action Adventure TV Series N/A Menang [6]
Best TV Series N/A Menang [6]
33rd Annie Awards Best Animated Television Production N/A Nominasi [7]
Storyboarding in an Animated Television Production Lauren MacMullan for "The Deserter" Menang [7]
Writing for an Animated Television Production Aaron Ehasz and John O’Bryan for "The Fortuneteller" Nominasi [7]
2006 34th Annie Awards Character Animation in a Television Production Yu Jae Myung for "The Blind Bandit" Menang [8]
Directing in an Animated Television Production Giancarlo Volpe for "The Drill" Menang [8]
2007 36th Annie Awards Best Animated Television Production for Children N/A Menang [9]
Directing in an Animated Television Production Joaquim Dos Santos for "Sozin's Comet, Part 3: Into the Inferno" Menang [9]
Genesis Awards Outstanding Children's Programming "Appa's Lost Days" Menang [rujukan?]
59th Primetime Emmy Awards Outstanding Animated Program "City of Walls and Secrets" Nominasi [10]
Outstanding Individual Achievement in Animation "Sang-Jin Kim" for "Lake Laogai" Menang [10]
2008 Nickelodeon Kid's Choice Awards Favorite Cartoon N/A Menang
Annecy International Animated Film Festival TV series Joaquim Dos Santos for "The Day of Black Sun, Part 2: The Eclipse" Nominasi [11]
56th Golden Reel Awards Best Sound Editing in a Television Animation "Sozin's Comet, Part 4: Avatar Aang" Nominasi [12]
Peabody Awards N/A N/A Menang [13]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Interview With The Creators". NickSplat.com. 2005-10-12. Diakses 2006-12-02. 
  2. ^ Mark Lasswell (2005-08-25). "Article On Avatar: The Last Airbender". NY Times. Diakses 2006-12-02. 
  3. ^ KTChong. "Calligraphy Writing In Avatar". Distant Horizon. Diakses 2006-12-02. 
  4. ^ “Each Tibetan owns a private bowl in which he alone drinks tea. The bowl may be the wooden one of the poor or the costly jade one with golden saucer and cover of the rich, or any of the intermediate kinds, but it is never lent to anyone to drink in.” (David-Neel 1971: 124)
  5. ^ David-Neel, Alexandra. Magic and Mystery in Tibet. New York: Dover Publications, Inc., 1971 (ISBN 0-486-22682-4)
  6. ^ a b Ball, Ryan (May 3, 2005). "Cartoons on the Bay Picks Winners". Animation Insider. Diarsipkan dari aslinya pada tanggal December 11, 2007. 
  7. ^ a b c "Annie Awards: Legacy – 33rd Annual Annie Awards". International Animated Film Society. February 9, 2005. Diarsipkan dari aslinya pada tanggal May 17, 2008. Diakses 2008-04-26. 
  8. ^ a b "Annie Awards: Legacy – 34th Annual Annie Awards". International Animated Film Society. February 9, 2006. Diarsipkan dari aslinya pada tanggal May 9, 2008. Diakses 2008-04-26. 
  9. ^ a b "2008 Annie Awards: For Your Consideration". Annie Awards. Diarsipkan dari aslinya pada tanggal December 2, 2008. 
  10. ^ a b "Avatar:The Last Airbender awards". Internet Movie Database. Diakses 2013-04-11. 
  11. ^ "Annecy 2008 – Official Selection". Annecy 2008. March 14, 2009. Diarsipkan dari aslinya tanggal March 14, 2009. Diakses 2008-05-07. 
  12. ^ "56th Golden Reel Awards Television Nominees". Motion Picture Sound Editors. 2009. Diarsipkan dari aslinya pada tanggal January 30, 2009. Diakses 2009-01-31. 
  13. ^ "2008 Peabody". Peabody Awards. Diarsipkan dari aslinya tanggal June 8, 2009. Diakses 2009-06-20. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]