Api
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Api adalah zat panas yang ditimbulkan dari benda yang terbakar, berasal dari proses oksidasi sehingga berupa energi berintensitas yang bervariasi dan memiliki bentuk cahaya (dengan panjang gelombang juga di luar spektrum visual sehingga dapat tidak terlihat oleh mata manusia) dan panas yang juga dapat menimbulkan asap.
Api (warnanya-dipengaruhi oleh intensitas cahayanya) biasanya digunakan untuk menentukan apakah suatu bahan bakar termasuk dalam tingkatan kombusi sehingga dapat digunakan untuk keperluan manusia (misal digunakan sebagai bahan bakar api unggun, perapian atau kompor gas) atau tingkat pembakar yang keras yang bersifat sangat penghancur, membakar dengan tak terkendali sehingga merugikan manusia (misal, pembakaran pada gedung, hutan, dan sebagainya).
Penemuan cara membuat api merupakan salah satu hal yang paling berguna bagi manusia, karena dengan api, golongan hominids (manusia dan kerabatnya seperti kera) dapat aman dari hewan buas, memasak makanan, dan mendapat sumber cahaya serta menjaga dirinya agar tetap hangat.
[sunting] Lihat pula
- Api unggun
- Batu api
- Firewall (Dinding api)
- Ifrit
- Kebakaran hutan
- Merokok
- Pemadam kebakaran
- Prometheus
[sunting] Referensi
- Adams, C. (2002). The Straight Dope: What exactly is fire?. Retrieved Dec. 19, 2004.
[sunting] Pranala luar
- Apakah sebenarnya api itu? (dari The Straight Dope)
- Early human fire mastery revealed BBC article on archeological discoveries
- Parts of a candle flame
- Flames in microgravity
- Spiral flames in microgravity
- http://www.hkc22.com/fireprotection.html
| Artikel mengenai fisika ini adalah suatu tulisan rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia mengembangkannya. |